Transformasi budaya digital menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya bagi pelaku usaha Generasi X yang menghadapi tantangan adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran transformasi budaya digital dalam meningkatkan kinerja UMKM Generasi X di Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap lima pelaku UMKM Generasi X pada sektor kuliner, kerajinan, dan fesyen, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi budaya digital mendorong perubahan pola pikir dan praktik bisnis dari sistem konvensional menuju pemanfaatan media sosial, aplikasi komunikasi, dan platform digital sebagai sarana pemasaran serta interaksi dengan pelanggan. Perubahan tersebut berkontribusi terhadap perluasan jangkauan pasar, peningkatan visibilitas produk, efisiensi operasional, dan potensi peningkatan penjualan. Namun demikian, tingkat keberhasilan transformasi dipengaruhi oleh kemampuan literasi digital, kesiapan beradaptasi, serta konsistensi pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi. Temuan ini menegaskan bahwa transformasi budaya digital merupakan proses adaptasi yang berperan penting dalam meningkatkan kinerja dan daya saing UMKM Generasi X.