Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PELATIHAN SENI CUTTERISTIC SEBAGAI PELUANG USAHA INDUSTRI KREATIF PADA PONDOK PESANTREN AL- QUDS PEKANBARU Roza Linda; Sabarno Dwirianto; Khairunsyah Purba; Afrinaldy Rustam
Azam Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024): Jurmas Azam Insan Cendikia
Publisher : Yayasan Azam Insan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62833/pkm.v3i1.69

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang seni cutteristic sebagai peluang usaha industri kreatif. Metode kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode caramah, tanya jawab dan praktek. Dalam mengevaluasi hasil yang dicapai dalam pengabdian ini menggunakan lembar observasi yang diberikan diawal dan diakhir kegiatan. Lembar observasi berisikan tentang motivasi dan minat, kerjasama dan kolaborasi, pengetahuan dan keterampilan, serta keberlanjutan pembuatan seni cutteristic secara mandiri. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada para santriwati di Pondok Pesantren Al- Quds Pekanbaru yang terdiri dari 50 orang santriwati dan 5 orang pengajar perempuan. Setelah berakhirnya kegiatan pengabdian masyarakat, peserta pelatihan memiliki pengetahuan dan ketrampilan mengenai pembuatan seni cutteristic sebagai peluang usaha industri kreatif. Dari hasil angket yang disebar sebanyak 43 orang atau sebesar 98 % setuju bahwa seni cutterstic dapat dikembangkan menjadi peluang usaha.
SOSIALISASI TENTANG PERLINDUNGAN HAK CIPTA KARYA TULIS ILMIAH PADA GURU DI LINGKUNGAN YAYASAN RUSQAH PEKANBARU Roza Linda; Sabarno Dwirianto
Azam Insan Cendikia Vol. 3 No. 2 (2024): Jurmas Azam Insan Cendikia
Publisher : Yayasan Azam Insan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62833/pkm.v3i2.79

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai pentingnya perlindungan hukum atas hak cipta karya tulis bagi guru di lingkungan Yayasan Rusqah Pekanbaru. Kegiatan pengabdian masyarakat menggunakan metode sosialisasi dan observasional dengan menjelaskan bahwa keberadaan Undang-Undang Hak Cipta Nomor 28 Tahun 2014 yang dapat memberikan perlindungan hukum kepada pencipta karya tulis dengan tujuan dapat terlindungi hasil karya cipta yang diciptakan dari hasil ide, pemikiran dan daya pikir tertinggi yang tak terhingga nilainya. Dalam mengevaluasi hasil yang dicapai dalam pengabdian ini menggunakan lembar observasi yang diberikan melalui pretest dan postest. Lembar angket berisikan pertanyaan untuk mengukur sejauh mana pengetahuan mengenai hak cipta. Diharapkan setelah berakhirnya kegiatan pengabdian masyarakat, para peserta pelatihan memiliki pengetahuan mengenai perlunya perlindungan hukum atas hak cipta. Berdasarkan hasil evaluasi pre dan postest maka sosialisasi tentang perindungan hak cipta karya tulis pada guru di lingkungan Yayasan rusqah memberikan hasil yang signifikan. hasil postest peserta menjawab benar 100 % bahwa karya tulis guru merupakan karya ilmiah yang dapat dilindungi.
PENGENALAN SEJARAH DAN KEARIFAN LOKAL (LOCAL WISDOM) PADA GENERASI MUDA MELALUI WISATA EDUKASI KOTA PEKANBARU Roza Linda; Sabarno Dwirianto; Zulhaida Zulhaida; Mahyarni Mahyarni; Ayu Liyana
Azam Insan Cendikia Vol. 4 No. 2 (2025): Jurmas Azam Insan Cendikia
Publisher : Yayasan Azam Insan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62833/pkm.v4i2.195

Abstract

Kegiatan Wisata Eduksi yang di selenggarakan oleh para dosen Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Unversitas Islam Sultan Syarif Kasim Riau yang menghadirkan pengalaman langsung pengenalan Sejarah dan kearifan lokal melalui wisata edukasi bagi generasi muda. Adapun agenda wisata edukasi dimulai dari Mesjid Raya Pekanbaru kemudian dilanjutkan ke Makam Marhum Pekan, Kota lama, Titik Nol Pekanbaru, Rumah Tenun Kampung Bandar dan terakhir tujuan wisata edukasi ke rumah singgah Tuan kadi. Melalui kunjungan ini, mereka dapat belajar langsung tentang sejarah, budaya, dan warisan bangsa, serta meningkatkan pemahaman dan apresiasi terhadap nilai-nilai sejarah. Manfaat yang didapat dari kunjungan ke cagar budaya tersebut generasi muda dapat belajar sejarah secara lebih interaktif dan menarik, membangun kesadaran akan pentingnya warisan budaya, serta mengembangkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap identitas nasional. Kegiatan yang melibatkan sejarah secara aktif merupakan upaya yang efektif dalam pengenalan sejarah dan kearifan lokal pada generasi muda. Keterlibatan generasi muda dalam kegiatan wisata edukasi juga merupakan salah satu cara untuk terus melestarikan warisan budaya dan membentuk generasi penerus yang peduli terhadap nilai-nilai tradisional.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH (DPRD) KABUPATEN PELALAWAN Nur Islami; Sabarno Dwirianto
Jurnal Ekonomi Manajemen Bisnis Syariah dan Teknologi Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ekonomi, Manajemen Bisnis, Syariah dan Teknologi
Publisher : Yayasan Azam Insan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62833/embistek.v2i3.64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Budaya Organisasi dan Komunikasi terhadap Kinerja Pegawai Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pelalawan. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Jumlah sampel dalam penelitian ini 48 (Empat puluh delapan) responden yang menggunakan pendekatan non probability sampling dengan teknik sampling jenuh/sensus. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada responden. Data penelitian di analisis menggunakan program SPSS Versi 25. Hasil penelitian ini menunjukan Budaya Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan Komunikasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil pengujian secara bersama-sama menunjukkan bahwa Budaya Organisasi dan Komunikasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pelalawan. Nilai R2 sebesar 0,624 atau 62,4% hal ini menunjukkan bahwa variabel Budaya Organisasi dan Komunikasi secara keseluruhan memberikan pengaruh sebesar 62,4% terhadap variabel Kinerja Pegawai. Sedangkan sisanya sebesar 37,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. POS INDONESIA (PERSERO) BANGKINANG KABUPATEN KAMPAR Ahmad Muzfar; Sabarno Dwirianto
Jurnal Ekonomi Manajemen Bisnis Syariah dan Teknologi Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ekonomi, Manajemen Bisnis, Syariah dan Teknologi
Publisher : Yayasan Azam Insan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62833/embistek.v2i3.66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di PT. Pos Indonesia (Persero) Bangkinang Kabupaten Kampar, baik secara parsial ataupun simultan. Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan di PT. Pos Indonesia (Persero) Bangkinang Kabupaten Kampar sebanyak 37 orang menggunakan teknik sampling jenuh (sensus). Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja dan disiplin kerja berpengaruh secara parsial terhadap kinerja sedangkan secara simultan memiliki pengaruh lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pada PT. Pos Indonesia (Persero) Bangkinang Kabupaten Kampar. Hasil R square menjelaskan bahwa variabel lingkungan kerja dan disiplin kerja secara keseluruhan memberikan pengaruh sebesar 62,3% terhadap kinerja karyawan, sedangkan sisanya 37,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
PENGARUH INSENTIF DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA TENAGA PENDIDIK PADA YAYASAN WAQAF AL FADLAH MINAS KABUPATEN SIAK Azhariah Fatia; Sabarno Dwirianto
Jurnal Ekonomi Manajemen Bisnis Syariah dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ekonomi, Manajemen Bisnis, Syariah dan Teknologi
Publisher : Yayasan Azam Insan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62833/embistek.v3i2.126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh insentif dan motivasi kerja terhadap kinerja tenaga pendidik pada Yayasan Waqaf Al-Fadlah Minas Kabupaten Siak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang menggambarkan variabel secara apa adanya didukung dengan data-data berupa angka yang dihasilkan dari keadaan sebenarnya. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Adapun populasi dalam penelitian ini berjumlah 36 orang dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 36 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa insentif berpengaruh terhadap kinerja tenaga pendidik, begitu juga dengan motivasi kerja berpengaruh terhadap tenaga pendidik pada Yayasan Waqaf Al-Fadlah Minas Kabupaten Siak. Insentif dan motivasi kerja berpengaruh terhadap tenaga pendidik pada Yayasan Waqaf Al-Fadlah Minas Kabupaten Siak. Adapun besaran pengaruhnya ditunjukan dengan Koefisien determinasi sebesar 0,372 atau sebesar 37,2% hal ini menunjukan bahwa 37,2% Kinerja tenaga pendidik dipengaruhi oleh insentif dan motivasi Kerja dan 62,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
PENGARUH PELATIHAN KERJA DAN FASILITAS KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. NUBIKA JAYA KEBUN TANJUNG MEDAN Dwi Suci Asni Darma Hasibuan; Sabarno Dwirianto
Jurnal Ekonomi Manajemen Bisnis Syariah dan Teknologi Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ekonomi, Manajemen Bisnis, Syariah dan Teknologi
Publisher : Yayasan Azam Insan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62833/embistek.v3i3.133

Abstract

Abstrak. PT. Nubika Jaya Kebun Tanjung Medan merupakan salah satu anak perusahaan dari Permata Hijau Group (PHG) yang berdiri pada tahun 1997 dan beroperasi di Desa Tanjung Medan, Provinsi Sumatera Utara, dan bergerak di bidang kelapa sawit. PT. Nubika Jaya Kebun Tanjung Medan cenderung memiliki jumlah karyawan yang fluktuatif. Berdasarkan studi pendahuluan, PT. Nubika Jaya Kebun Tanjung Medan telah melakukan pelatihan kerja dan pemberian fasilitas kerja, untuk meningkatkan kinerja karyawannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan kerja dan fasilitas kerja terhadap kinerja karyawan PT. Nubika Jaya Tanjung Medan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang menggambarkan variabel dengan data-data berupa angka. Populasi penelitian ini sebanyak 164 orang. Jumlah sampel yang digunakan adalah 116 orang karyawan. Metode penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode random sampling. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah metode regresi linear berganda dengan menggunakan program SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel fasilitas kerja berpengaruh secara parsial terhadap kinerja karyawan. Serta pelatihan dan fasilitas kerja berpengaruh secara simultan terhadap karyawan. Hasil koefisien determinasi sebesar 0,614, hal ini menunjukkan bahwa variabel pelatihan kerja dan fasilitas kerja berpengaruh 61,4% terhadap kinerja karyawan. Sedangkan sisanya sebesar 38,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) PROVINSI RIAU Nadhila Ridarman; Sabarno Dwirianto
Jurnal Ekonomi Manajemen Bisnis Syariah dan Teknologi Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ekonomi, Manajemen Bisnis, Syariah dan Teknologi
Publisher : Yayasan Azam Insan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62833/embistek.v3i3.134

Abstract

Penilaian kinerja pegawai pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau memiliki banyak faktor yang mempengaruhi agar kinerja yang dihasilkan dapat optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan beban kerja terhadap kinerja pegawai Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang menggambarkan variabel secara apa adanya didukung dengan data-data berupa angka yang dihasilkan dari keadaan sebenarnya. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Adapun populasi dalam penelitian ini berjumlah 36 (tiga puluh enam) orang dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 36 (tiga puluh enam) orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai, begitu juga beban kerja yang berpengaruh terhadap kinerja pegawai Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau. Adapun besaran pengaruhnya ditunjukkan dengan koefisien determinasi sebesar 0,383 atau sebesar 38,3% hal ini menunjukkan bahwa 38,3% kinerja pegawai dipengaruhi oleh lingkungan kerja dan beban kerja dan 61,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
DIGITALISATION OF LOCAL GOVERNMENT ASSET MANAGEMENT: EVALUATING FIVE TECHNOLOGICAL INNOVATIONS AT THE RIAU PROVINCIAL DEPARTMENT OF ENVIRONMENT AND FORESTRY Jingga Putri Fakar; Dedi Kusuma Habibie; Sabarno Dwirianto
Jurnal Ekonomi Manajemen Bisnis Syariah dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ekonomi, Manajemen Bisnis, Syariah dan Teknologi
Publisher : Yayasan Azam Insan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62833/embistek.v5i2.280

Abstract

Persistent deficiencies in public sector asset governance represent a critical challenge for regional government accountability in Indonesia, as evidenced by recurring Qualified Opinions (WDP) issued by BPK RI. This study evaluates the effectiveness of five simultaneous digital asset management innovations implemented by the Riau Province Department of Environment and Forestry (DLHK) in 2024: drone mapping with geotagging, IoT-based patrol vehicle tracking, blockchain land archive digitization, inter-UPT asset sharing via SiLADU, and RFID smart labeling for laboratory equipment. Employing a qualitative descriptive-evaluative design with an embedded case study strategy, data were collected through documentary analysis, in-depth interviews with seven key informants, and non-participant observation, analyzed using Miles et al.'s (2014) interactive model. Findings reveal that pre-innovation asset management maturity stood at 1.8 (Aware level, IAM 2015), with KIB A accuracy of 61%, 1,200-hectare cadastral discrepancy, 30% equipment utilization, and 45% vehicle downtime. Post-innovation, maturity advanced to 3.1 (Competent), KIB A accuracy reached 98.9%, equipment utilization rose to 78%, and audit opinion improved from WDP to WTP — generating positive ROI within two years from a Rp1.2 billion investment. Results confirm that integrated multi-technology deployment, underpinned by New Public Governance collaboration and ISO 55000 frameworks, constitutes a replicable institutional model for transforming public asset governance accountability.