Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Nilai Pendidikan Tradisi Lisan Katak Sara Lalok Dato pada Pembelajaran Muatan Lokal di SMAN Wederok Marianus Teti; Clotilde Seran
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam tradisi lisan Katak Sara Lalok Dato masyarakat Fehan serta relevansinya dalam pembelajaran Muatan Lokal di SMAN Wederok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis literatur, yaitu menelaah secara sistematis sumber teks Katak Sara Lalok Dato yang di dapat dari hasil wawancara. Analisis dilakukan melalui tahapan identifikasi literatur, pembacaan kritis, pengelompokan tema, dan sintesis konsep untuk memperoleh pemahaman komprehensif mengenai bentuk, struktur, konteks, dan nilai pendidikan yang terkandung dalam tradisi lisan tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa Katak Sara Lalok Dato merupakan tradisi lisan ritual yang sarat dengan simbol budaya dan pesan moral, serta mengandung nilai-nilai pendidikan seperti penghormatan kepada orang tua dan pemimpin adat, kesadaran ketuhanan, etos kerja, tanggung jawab sosial, kejujuran, dan kesantunan berbahasa. Nilai-nilai tersebut selaras dengan tujuan pendidikan karakter dan sangat relevan untuk diintegrasikan dalam pembelajaran Muatan Lokal sebagai sumber belajar berbasis kearifan lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tradisi lisan Katak Sara Lalok Dato memiliki potensi besar sebagai sumber pendidikan nilai yang kontekstual dan autentik, serta dapat memperkuat identitas budaya peserta didik apabila dimanfaatkan secara sistematis dalam pembelajaran di sekolah
Pembelajaran Sejarah Bermuatan Kearifan Lokal Tenun Ikat Melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Lokal di SMA Negeri Alkani Matilda Bau; Antonius Bere; Augusta De Jesus Magalhaes; Clotilde Seran
Kajang: Jurnal Teknopedagogi Nusantara Vol. 1 No. 2 (2026): Kajang: Jurnal Teknopedagogi Nusantara
Publisher : Susilo Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67200/kajang.v1i2.15

Abstract

Kurikulum merdeka belajar merupakan terobosan terbaru dalam dunia pendidikan yang dapat mengikuti perkembangan zaman dengan mengintegrasikan penggunaan kearifan lokal tenun ikat sehingga menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif, relevan dan bermakna bagi peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji integrasi proses pembelajaran sejarah bermuatan kearifan lokal tenun ikat pada konsep kurikulum belajar di SMA Negeri Alkani. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber literatur berupa artikel jurnal, prosiding dan laporan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa integrasi penggunaan pembelajaran sejarah bermuatan kearifan lokal tenun ikat pada konsep kurikulum merdeka belajar tidak hanya memperkaya pengalaman belajar, tetapi dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih holistik, inklusif dan bermakna. Selain itu, integrasi kearifan lokal semakin memperkuat pilar-pilar pendidikan seperti: (1) pilar karakter, (2) pilar kognitif, (3) pilar emosional dan sosial, serta (4) pilar estetika. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat menjadikan individu peserta didik dapat menjadi pribadi yang kuat dalam berkarakter kebudayaan, berpengetahuan yang luas dan berdaya saing di era globalisasi.