Antonius Bere
STKIP Sinar Pancasila

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembelajaran Sejarah Bermuatan Kearifan Lokal Tenun Ikat Melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Lokal di SMA Negeri Alkani Matilda Bau; Antonius Bere; Augusta De Jesus Magalhaes; Clotilde Seran
Kajang: Jurnal Teknopedagogi Nusantara Vol. 1 No. 2 (2026): Kajang: Jurnal Teknopedagogi Nusantara
Publisher : Susilo Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67200/kajang.v1i2.15

Abstract

Kurikulum merdeka belajar merupakan terobosan terbaru dalam dunia pendidikan yang dapat mengikuti perkembangan zaman dengan mengintegrasikan penggunaan kearifan lokal tenun ikat sehingga menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif, relevan dan bermakna bagi peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji integrasi proses pembelajaran sejarah bermuatan kearifan lokal tenun ikat pada konsep kurikulum belajar di SMA Negeri Alkani. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber literatur berupa artikel jurnal, prosiding dan laporan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa integrasi penggunaan pembelajaran sejarah bermuatan kearifan lokal tenun ikat pada konsep kurikulum merdeka belajar tidak hanya memperkaya pengalaman belajar, tetapi dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih holistik, inklusif dan bermakna. Selain itu, integrasi kearifan lokal semakin memperkuat pilar-pilar pendidikan seperti: (1) pilar karakter, (2) pilar kognitif, (3) pilar emosional dan sosial, serta (4) pilar estetika. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat menjadikan individu peserta didik dapat menjadi pribadi yang kuat dalam berkarakter kebudayaan, berpengetahuan yang luas dan berdaya saing di era globalisasi.
Peran Guru Sejarah Dalam Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Bermuatan Kearifan Lokal Sebagai Upaya Penguatan Identitas Budaya Lokal Peserta Didik di SMA Swasta Cendana Boas Yanriani Aquina Asa; Augusta De Jesus Magalhaes; Antonius Bere; Yohanis Kristianus Tampani
Kajang: Jurnal Teknopedagogi Nusantara Vol. 1 No. 2 (2026): Kajang: Jurnal Teknopedagogi Nusantara
Publisher : Susilo Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67200/kajang.v1i2.16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru sejarah dalam implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bermuatan kearifan lokal, khususnya unsur budaya lokal (pangan lokal), sebagai strategi penguatan identitas budaya peserta didik di SMA Swasta Cendana Boas. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, P5 menjadi media penting untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila melalui pendekatan berbasis proyek yang relevan dengan lingkungan sosial dan budaya peserta didik. Guru sejarah memainkan peran strategis sebagai perancang, pelaksana, sekaligus pembimbing dalam mengintegrasikan nilai-nilai sejarah dan budaya lokal ke dalam kegiatan pembelajaran. Melalui metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menemukan bahwa keterlibatan guru dalam menghadirkan tema-tema lokal seperti kepercayaan tradisional, praktik adat, dan narasi sejarah lokal mampu meningkatkan kesadaran budaya peserta didik serta memperkuat jati diri mereka sebagai bagian dari komunitas budaya lokal. P5 yang dikemas dengan muatan kearifan lokal terbukti efektif dalam membentuk pelajar yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta menjunjung nilai-nilai toleransi dan keberagaman.