Siti Rohimah
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Optimalisasi Strategi Promosi Bimbingan dan Konseling di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Cigugur Siti Rohimah; Uman Suherman
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6215

Abstract

Strategi promosi bimbingan dan konseling penting untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat sekolah tentang pentingnya layanan BK dan mendorong mereka untuk aktif memanfaatkannya di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi promosi yang digunakan guru BK untuk meningkatkan manfaat layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Instrumen pengumpulan data yang digunakan termasuk observasi, dokumentasi, dan wawancara. Fokus penelitian adalah guru bimbingan dan konseling yang bekerja di SMAN 1 Cigugur. Analisis data menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sumber triangulasi digunakan untuk menguji validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru bimbingan dan konseling di SMAN 1 Cigugur telah menggunakan strategi promosi berbasis digital dalam mempromosikan bimbingan dan konseling, namun terkendala minimnya personel untuk mengelola kegiatan promosi. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa dukungan dan sinergitas masyarakat sekolah menjadi faktor pendukung keberhasilan pelaksanaan promosi bimbingan dan konseling di sekolah. Kata kunci: manajemen bimbingan dan konseling, bimbingan dan konseling, guru bimbingan dan konseling
Validitas dan Pengembangan Instrumen Skala Inventori Kemampuan Menjalin Relasi Pertemanan Siswa Sekolah Menengah Atas: Analisis RASCH Model Siti Rohimah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6257

Abstract

Kemampuan menjalin relasi pertemanan menjadi krusial di masa remaja agar remaja memiliki hubungan pertemanan yang sehat dan bermakna dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen kemampuan menjalin relasi pertemanan siswa SMA yang teruji secara psikometrik baik dari sisi uji validitas maupun uji reliabilitas instrumen menggunakan metode analisis RASCH model. Instrumen penelitian telah diujicobakan kepada 350 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari uji validitas instrumen dengan analisis RASCH model pada nilai Outfit MNSQ, Outfit ZSTD dan Pt Measure Corr, dari 65 item yang dikembangkan, total item yang memenuhi standar psikometrik berjumlah 58 item. Adapun reliabilitas instrumen pada nilai alpha Cronbach berada pada kriteria bagus sekali, bahkan secara person reliability berada pada kategori bagus sekali dan item reability berada pada ketegori istimewa. Oleh karena itu, instrumen kemampuan menjalin relasi pertemanan siswa SMA telah memenuhi syarat psikometrik dan dapat digunakan sebagai instrumen untuk mengukur kemampuan menjalin relasi pertemanan siswa SMA. Kata kunci: pertemanan, siswa, instrumen, SMA
Profile of Adolescent Friendship Relationships in West Java Province, Indonesia, and Implications for Guidance and Counseling Siti Rohimah; Syamsu Yusuf; Ipah Saripah; Eka Sakti Yudha
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 02 (2026): April 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i02.7329

Abstract

This research is motivated by the need for adolescents to be accepted by their social environment. Environmental and peer influences largely shape the formation of adolescent social attitudes and behaviors. These peer relationships facilitate adolescents’ ability to establish friendships. This study aims to collect empirical data on the profile of friendship relationship skills of high school students and their implications for guidance. High School students and their impact on guidance and counseling. The results indicate that the level of friendship-building skills among high school students falls within the low category, with a mean of 208.083 and a standard deviation of 26.411 across interaction skills, empathy, self-disclosure, emotional support, and trust. The profile of male students' ability to establish friendships indicates a lower level of mastery than that of female students. Keywords: adolescent, friendship, guidance and counseling
Developing a Digital Wellbeing Scale Instrument for High School Students: Rasch Model Analysis Siti Rohimah; Eka Sakti Yudha; Ipah Saripah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 04 (2026): October 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i04.8120

Abstract

Digital wellbeing is an individual's subjective condition in managing the impact of digital technology in a balanced manner. This study developed a Digital Wellbeing Scale instrument for high school students and tested its validity and reliability using Rasch model analysis, filling a literature gap that has only been available at the university level. The instrument was tested on 236 high school students with validity results based on the criteria of Outfit MNSQ (0.5–1.5), ZSTD (-2.0–+2.0), and Pt Measure Corr (0.4–0.85), where all 48 items met the standard. The instrument's reliability was classified as good (Cronbach's alpha = 0.86), with a person reliability of 0.84 (good) and an item reliability of 0.99 (excellent). This instrument can be used by guidance and counseling teachers to map students' digital wellbeing profiles and design programs to prevent the negative impact of technology. This research contributes to achieving Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 3 (Good Health and Wellbeing) by promoting mental health and preventing digital addiction among adolescents, SDG 4 (Quality Education) by providing schools with evidence-based tools to support student development, and SDG 10 (Reduced Inequalities) by ensuring equitable access to digital wellbeing assessment across diverse student populations. Keywords: adolescent mental health, digital wellbeing, educational assessment, instrument, Rasch model, senior high school, student