Ayunda Sayyidatul Ifadah
Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Universitas Muhammadiyah Gresik

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Keterampilan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun pada Kegiatan Pembuka Pembelajaran Dwi Rizky Amalia; Fitri Ayu Fatmawati; Ayunda Sayyidatul Ifadah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7434

Abstract

Guru memiliki peranan strategis dalam menstimulasi dan mengembangkan keterampilan ini, terutama melalui kegiatan pembuka pembelajaran. Pada tahap ini, anak-anak diberi ruang untuk mengungkapkan pendapat, menjawab pertanyaan, dan berinteraksi secara verbal dengan guru maupun teman sebaya. Penelitian ini dilakukan di TK Alam Yaa Bunayya Gresik dengan tujuan untuk menganalisis sejauh mana keterampilan berbicara anak berkembang melalui aktivitas pembuka pembelajaran. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek pada penelitian ini adalah anak berjenis kelamin laki-laki yang berjumlah 1 (satu) anak yang berusia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Indikator keterampilan berbicara yang dianalisis meliputi pengucapan, pengembangan kosakata, pembentukan kalimat, isi bicara, keberanian, kelancaran berbicara. Hasil observasi menunjukkan bahwa anak tersebut mengalami kesulitan dalam menyampaikan kalimat secara runtut dan lancar serta sering mengulang kata yang sama saat ingin menyampaikan jawaban. Kegiatan pembuka pembelajaran dipilih karena menjadi momen krusial untuk menumbuhkan keterlibatan dan interaksi verbal anak sejak dini. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi guru pada kegiatan pembuka pembelajaran dapat menjadi sarana efektif dalam mengoptimalkan keterampilan berbicara pada anak usia dini.
Transformasi Teori ke Praktik dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini melalui Peran Guru Diva Farah Tsani; Ayunda Sayyidatul Ifadah; Fitri Ayu Fatmawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7454

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi peran guru dalam membentuk karakter anak usia dini. Tujuan utama penelitian adalah mendeskripsikan strategi guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam kegiatan pembelajaran, sekaligus mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang memungkinkan eksplorasi mendalam terhadap praktik pendidikan karakter di kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi pembiasaan, keteladanan, dan penguatan positif untuk menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, serta empati. Kolaborasi dengan orang tua menjadi faktor kunci dalam menjaga kesinambungan pembentukan karakter, sehingga nilai-nilai moral dapat diterapkan secara konsisten baik di sekolah maupun di rumah. Pendidikan karakter terbukti lebih efektif apabila dilaksanakan secara sistematis, berkelanjutan, dan melibatkan semua pihak yang terkait. Kontribusi penelitian ini terletak pada integrasi teori pendidikan karakter dengan praktik empiris yang kontekstual, sehingga dapat dijadikan rujukan akademis sekaligus pedoman praktis dalam pengembangan pendidikan karakter anak usia dini.
Peran Interaksi Orang Tua dalam Perkembangan Bahasa Anak Usia Dua Tahun Putri Sukma Nabila; Ayunda Sayyidatul Ifadah; Fitri Ayu Fatmawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7558

Abstract

Perkembangan bahasa anak usia dini dipengaruhi oleh paparan bahasa lisan dan kualitas interaksi dengan orang dewasa. Namun, pada anak usia dua tahun, bentuk serta intensitas interaksi orang tua yang paling efektif dalam menstimulasi perkembangan bahasa masih jarang dikaji secara mendalam dalam konteks kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran interaksi orang tua dalam mengembangkan kemampuan berbahasa anak usia dua tahun. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas satu anak berusia dua tahun dan orang tuanya. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama tiga bulan, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan data menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi verbal yang intensif, responsif, serta konsisten melalui percakapan, bermain, dan bernyanyi berkontribusi positif terhadap perkembangan kosakata dan kemampuan berbicara anak usia dua tahun.
Perkembangan Motorik pada Anak Speech Delay Fina Rohmatika; Ayunda Sayyidatul Ifadah; Rr.Agustin Lilawati
Journal of Education Research Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i4.3102

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan motorik kasar dan halus pada anak usia 4–5 tahun dengan speech delay. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada satu subjek di TK Muslimat NU 27 Yosowilangun, data dikumpulkan melalui observasi partisipan terbatas, dokumentasi, dan klarifikasi dengan guru, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan motorik anak berada pada kategori Mulai Berkembang, dengan peningkatan yang tampak setelah latihan berulang dan pendampingan guru. Hambatan bahasa memengaruhi pemahaman instruksi, perhatian, dan kemampuan menirukan gerakan, sehingga berdampak pada koordinasi, keseimbangan, dan kontrol motorik halus. Temuan ini menegaskan bahwa speech delay tidak hanya memengaruhi komunikasi, tetapi juga perkembangan motorik, sehingga menekankan perlunya intervensi pedagogis terstruktur, stimulasi motorik, dan penggunaan instruksi visual yang disesuaikan kemampuan anak. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan pemahaman interaksi dinamis antara bahasa dan motorik dalam perkembangan anak usia dini, sekaligus memberikan dasar bagi strategi pembelajaran yang holistik dan responsif terhadap kebutuhan anak dengan speech delay.
Pola Asuh Orang Tua terhadap Perkembangan Kreativitas Anak Faaiz Nur Hayati; Ayunda Sayyidatul Ifadah; Rr. Agustien Lilawati
Journal of Education Research Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i4.3274

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan fase krusial dalam pembentukan kreativitas sebagai kompetensi abad ke-21. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pola asuh orang tua terhadap perkembangan kreativitas anak di TK Alam Yaa Bunayya Gresik yang menerapkan pendidikan alam berbasis tauhid. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik. Data dikumpulkan dari enam anak usia 5–6 tahun dengan tingkat kreativitas berbeda, orang tua, dan guru melalui observasi partisipan pasif, wawancara mendalam, serta dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis dan responsif yang berorientasi pada proses mampu mendorong kreativitas anak dalam aspek visual-spasial, naratif, dan pemecahan masalah. Sebaliknya, pola asuh otoriter, overprotektif, dan minim stimulasi cenderung menghambat kelancaran, fleksibilitas, dan orisinalitas ide anak. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara sekolah dan keluarga dalam pengasuhan anak. Secara praktis, penelitian ini berkontribusi sebagai dasar pengembangan program parenting berbasis sekolah alam dan nilai-nilai Islam untuk mengoptimalkan potensi kreatif anak usia dini.