Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Proses Pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung di Lingkungan Masyarakat Perkotaan Makassar Tri Amartha Wiranata; Husnirrahman J; Muh. Aryanugraha Ismajaya; Moeh. Kay Muddin Asnur; Ahnaf Riyandirga Ariyansyah Putra Helmy
Journal of Engineering Service and Innovation Volume 1, Issue 1 (Agustus) 2025
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) adalah instrumen perizinan baru yang wajib dipenuhi sebelum mendirikan atau merenovasi bangunan, menggantikan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan PBG dengan IMB maupun prosedur pengurusannya, sehingga sering terjadi pelanggaran aturan pembangunan (Kementerian PUPR, 2022) Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai PBG, mulai dari dasar hukum, tahap pengajuan, hingga manfaat PBG dalam menjamin legalitas dan keselamatan bangunan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, simulasi pengisian dokumen, serta evaluasi melalui tanya jawab langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dan munculnya inisiatif untuk segera mengurus PBG pada bangunan mereka. Temuan ini diharapkan dapat mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang tertib, aman, dan berkelanjutan (Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 16, 2021). Ke depan, kegiatan serupa disarankan dilakukan secara rutin di tingkat komunitas agar semakin banyak masyarakat memahami pentingnya pengurusan PBG.
PEMBERDAYAAN KOMUNITAS MELALUI PENANAMAN TOGA BERBASIS KESEHATAN DAN LINGKUNGAN Husnirrahman J; Armiwaty Armiwaty; Raeny Tenriola Idrus
Jurnal Pengabdian Masyarakat : BAKTI KITA Vol. 7 No. 1 (2026): Nopember - April
Publisher : LPPM Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/baktikita.v7i1.11543

Abstract

This community engagement program was carried out at MTs Nurfadhilah, Somba Opu District, Gowa Regency, an educational environment with strong ecological potential yet underutilized for the development of Family Medicinal Plants (TOGA). The presence of unmanaged open spaces reflects limited greening initiatives and low levels of knowledge among students and the surrounding community regarding TOGA as a means of promoting self-care and natural health practices. The primary issues include insufficient education on medicinal plants, limited skills in basic cultivation and herbal processing, and low awareness of environmental stewardship. The program addressed these challenges through a series of activities: dissemination of information on the benefits of TOGA, training in sustainable and accessible cultivation techniques—such as vertical gardens and simple hydroponics—workshops on processing herbal products (tea, jamu, and simplicia), and continued mentoring for transforming school land into a functional TOGA garden. Simple technological applications, including QR codes on plants, were introduced to enhance digital herbal literacy. The implementation methods consisted of outreach, training, appropriate technology application, mentoring, and evaluation. The program is expected to improve participants’ knowledge and skills, optimize school spaces as productive green landscapes, and foster a culture of self-reliant health practices rooted in the use of herbal plants.