Karnadi Karnadi
Universitas Esa Unggul

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI CASHLESS GOVERNMENT UNTUK PENINGKATAN AKUNTABILITAS BELANJA NEGARA STUDI KASUS PADA KPPN TIPE A1 JAKARTA III Ary Nugroho; Yahya Rachmana Hidayat; Harits Hijrah Wicaksana; Karnadi Karnadi
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 3 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i3.21649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan cashless government dalam meningkatkan akuntabilitas belanja negara dengan studi kasus pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A1 Jakarta III. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap proses transaksi non-tunai. Analisis data dilakukan dengan mengacu pada model implementasi kebijakan Edward III yang meliputi aspek komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem pembayaran non-tunai di KPPN Tipe A1 Jakarta III telah berjalan cukup efektif, didukung oleh regulasi yang jelas, kesiapan infrastruktur teknologi, serta komitmen pimpinan dan pegawai. Namun demikian, masih terdapat kendala berupa keterbatasan literasi digital di sebagian satuan kerja, resistensi terhadap perubahan budaya kerja, serta permasalahan teknis sistem yang bersifat insidental. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan cashless government mampu mempercepat proses transaksi, meningkatkan keterlacakan keuangan, serta mengurangi potensi kecurangan sehingga berkontribusi terhadap penguatan transparansi dan akuntabilitas belanja negara. Temuan penelitian ini terletak pada pengungkapan dinamika implementasi kebijakan cashless government di tingkat operasional KPPN melalui pendekatan kualitatif berbasis teori implementasi Edward III, yang masih jarang dikaji dalam penelitian sebelumnya.Kata Kunci : Cashless Government, Implementasi Kebijakan, Akuntabilitas, Birokrasi,  Belanja Negara.
EVALUASI ATAS PENERAPAN SISTEM MONITORING DAN EVALUASI KINERJA ANGGARAN (STUDI KASUS PADA DIREKTORAT JENDERAL BIMBINGAN MASYARAKAT ISLAM, KEMENTERIAN AGAMA) Muchammad Nuh; Karnadi Karnadi; Agung Edi Rustanto; Harits Hijrah Wicaksana
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.10394

Abstract

ABSTRACT The monitoring and evaluation sistem for budget performance is an essential instrument in performance-based budgeting to ensure effectiveness, efficiency, and accountability in the management of the State Budget. This sistem is implemented under the Regulation of the Minister of Finance Number 62 of 2023, which integrates monitoring and evaluation into budget planning and implementation. This study aims to evaluate the policy implementation of the budget performance monitoring and evaluation sistem at the Directorate General of Islamic Community Guidance, Ministry of Religious Affairs. The study employs a qualitative approach using the Context, Input, Process, and Product evaluation model. Data were collected through document analysis and in-depth interviews and analyzed using interactive data analysis techniques, with validity ensured through source and method triangulation. The findings indicate that, from the context aspect, the monitoring and evaluation sistem is aligned with performance-based budgeting policies, regulatory frameworks, and organizational needs. From the input aspect, several challenges remain, including regulatory inconsistencies, duplication of assessment indicators, and limitations in information sistems. From the process aspect, the monitoring and evaluation activities have been implemented adequately through periodic monitoring and inter-unit coordination. However, from the product aspect, evaluation results have mainly been used for rewards and sanctions and have not been optimally utilized in formulating subsequent budget policies. ABSTRAK Sistem monitoring dan evaluasi kinerja anggaran merupakan instrumen penting dalam penganggaran berbasis kinerja untuk menjamin efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Penerapan sistem ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 62 Tahun 2023 yang mengintegrasikan monitoring dan evaluasi pada tahap perencanaan dan pelaksanaan anggaran. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kebijakan penerapan sistem monitoring dan evaluasi kinerja anggaran pada Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan model evaluasi Context, Input, Process, dan Product. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data interaktif serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek konteks, sistem monitoring dan evaluasi telah selaras dengan kebijakan penganggaran berbasis kinerja, regulasi, dan kebutuhan organisasi. Dari aspek input, masih ditemukan kendala berupa ketidaksinkronan regulasi, duplikasi indikator penilaian, serta keterbatasan sistem informasi. Dari aspek proses, pelaksanaan monitoring dan evaluasi berjalan cukup baik melalui pemantauan berkala dan koordinasi antarunit. Sementara itu, dari aspek produk, hasil evaluasi telah dimanfaatkan untuk pemberian penghargaan dan sanksi, namun belum optimal dalam mendukung penyusunan kebijakan anggaran tahun berikutnya.