Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Quality of Broiler Chicken Meat Sold in Traditional Market of Jember Regency: Escherichia coli Bacteria Contamination Rate, TPC Test, Water Content, and pH Value Dharwin Siswantoro; Imam Busthomi; Ujang Suryadi; Agus Hadi Prayitno; Satria Budi Kusuma
JURNAL TRITON Vol 14 No 2 (2023): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v14i2.466

Abstract

The goal of this study was to assess whether the broiler chicken meat sold in Jember Regency's traditional markets complied with the Indonesian National Standard's (SNI) level for Escherichia coli contamination. Sixteen samples of broiler chicken meat were randomly selected (random sampling) from eight traditional markets that met the Jember Regency's requirements for traditional markets. Escherichia coli was examined by inoculating the bacteria on L-EMBA media and then performing a microscopic examination. The parameters of this study were the Escherichia coli bacteria content test, the TPC test, the water content, and the pH value of broiler chicken meat. The binomial test and descriptive analysis were utilized in this study's data analysis. Sixteen samples of broiler chicken meat from traditional markets in the Jember Regency were subjected to binomial tests, and none of the findings revealed the presence of the bacteria Escherichia coli. However, the TPC findings from 16 samples of broiler chicken meat revealed that every one of them above the 1x106 cfu/ml according to SNI requirements. With an average water content of 75.07% and an average pH of 6, broiler chicken meat is an ideal environment for microbial development. Based on the research that has been carried out, it can be concluded that broiler chicken meat in Jember Regency is free from contamination of Escherichia coli bacteria, but the number of TPC is still above the standard.
Implementasi Pakan Wafer dengan Selenium Organik pada Domba Cross Merino Kelompok Ternak Sido Makmur Jember Mira Andriani; Nurkholis Nurkholis; Dharwin Siswantoro; Theo Mahiseta Syahniar
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1813

Abstract

Abstrak Selenium (Se) merupakan mikro mineral penting yang sering ditambahkan dalam pakan ternak domba untuk meningkatkan efisiensi reproduksi. Selenium organik memiliki keunggulan karena dapat tersimpan dalam jaringan tubuh sehingga berperan lebih optimal dalam mendukung produktivitas ternak. Selain kandungan nutrisi, bentuk pakan juga memengaruhi efektivitas dan efisiensi pemberian pakan. Pakan dalam bentuk wafer memiliki kelebihan dalam kemudahan penanganan, penyimpanan, serta menjamin keseimbangan nutrisi sesuai komposisi pakan, sehingga dapat mengoptimalkan produktivitas ternak. Pemberian pakan wafer dengan penambahan selenium organik diharapkan mampu meningkatkan reproduktivitas induk domba Cross Merino sekaligus menurunkan tingkat mortalitas.Implementasi pakan wafer dengan selenium organik juga menjadi solusi dalam pemanfaatan bahan pakan lokal serta menjaga kualitas pakan agar dapat tersedia sepanjang tahun. Metode kegiatan pengabdian meliputi sosialisasi, pelatihan dan praktik, penerapan teknologi, pendampingan, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peternak Kelompok Ternak Sido Makmur mengalami peningkatan pemahaman mengenai penggunaan selenium organik sebesar 0,2 mg/kg pakan yang diaplikasikan dalam bentuk pakan wafer menggunakan teknologi hydraulic press. Peningkatan pemahaman ini menjadi indikator keberhasilan kegiatan pengabdian. Dengan demikian, teknologi pakan wafer berbasis selenium organik berpotensi diterapkan secara berkelanjutan untuk menurunkan mortalitas ternak dan mendukung keberlanjutan usaha ternak domba di Kelompok Ternak Sido Makmur.