Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Ornamental Landscape yang Berkelanjutan untuk Mengurangi Surface Urban Heat Island di Masjid Asy-Syifaa Kota Kendari Nurgiantoro; Bahdad Bahdad; Jamal Harimuddin; Armayanti Aris; Muhammad Iqbal Kusumabaka Rianse; Fina Aulia; Muhammad Syafii; Reffi Anggriani; Riyan Fansuryah; Siti Nursakinah
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 3 (2024): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.10.3.333-343

Abstract

Revegetation based on the ornamental landscape is one of the efforts to reduce the surface of urban heat islands (SUHI), the intensity of which is always influenced by land surface temperature (LST). The focus of the PBM scheme community service program in the scope of PKM is disaster mitigation due to climate change, significantly reducing the risk of disasters due to LST. The program aims to reduce SUHI through vegetation modification using edible and ornamental plants as elements forming the landscape with a public education approach and revegetation actions. The results of PBM-PKM in public education activities show the high enthusiasm of the community in participating in activities and show that the level of partner understanding of the concept of revegetation has reached 100%. As a result of revegetation activities, as many as 342 edible plants and ornamental plant seeds invested in the community were successfully planted in the Asy-Syifaa Mosque, Kendari City landscape. The achievement of increasing the level of community empowerment shows a significant increase in understanding regarding the importance of creating vegetation in the yard landscape to reduce the risk of disasters due to rising LST through vegetation, which has been understood 100% by target partners. The results of monitoring and evaluating the growth of edible plants and ornamental plants as landscape-forming elements were able to grow well in the Asy-Syifaa Mosque area.
Kuantifikasi Thermal Comfort Zone di Area Perkotaan Tropis Menggunakan Pendekatan Data Penginderaan Jauh: Tinjauan Pustaka Bibliometrik Nurgiantoro
Jurnal Penginderaan Jauh Indonesia Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/jpji.v4i2.8215

Abstract

Eskalasi pengembangan wilayah perkotaan tropis telah memperburuk fenomena Urban Heat Island (UHI). Kondisi ini berdampak negatif pada kesehatan, produktivitas, dan konsumsi energi. Artikel ini merupakan tinjauan pustaka jenis bibliometrik tentang pemanfaatan penginderaan jauh untuk mengukur zona kenyamanan termal. Topik ini telah berkembang dari pengukuran anomali suhu secara fisik menjadi penilaian dengan pendekatan indeks kenyamanan termal. Hadirnya satelit seperti Landsat dan MODIS serta kerangka kerja Local Climate Zone (LCZ) menjadikan pengukuran dan penilaiannya semakin mencerminkan kondisi aktual. Meskipun demikian, tantangan terkait korelasi antara LST dari data satelit dan zona kenyamanan termal masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Selain itu, ada keraguan tentang keakuratan indeks yang dikembangkan di iklim subtropis untuk diterapkan di wilayah tropis. Validasi model dengan pengukuran di lapangan juga masih perlu dikembangkan, terutama di wilayah yang kekurangan data. Untuk menjembatani kesenjangan tersebut, penelitian masa depan perlu mengintegrasikan faktor non-fisik seperti psikologi dan budaya serta memanfaatkan fusi data dan teknologi seperti machine learning, digital twins, dan artificial realities untuk mendukung perencanaan kota yang adaptif dan layak huni.