Anisa Anisa
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Karakteristik Guru Profesional dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Pendidikan Dasar Afriani Azzahra; Sakilah Sakilah; Anisa Anisa; Nabila Zaskia; Hani Kurnia; Zumi Nur Faiza
Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Vol. 3, No. 2 : Madrasah (July - December 2026)
Publisher : PT. Global Pustaka Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/mad.v3i2.291

Abstract

Teaching is a profession that requires specialized expertise and authority in education, instruction, and training, and therefore cannot be performed by individuals without the necessary professional qualifications. According to Law of the Republic of Indonesia No. 14 of 2005 concerning Teachers and Lecturers, professional educators are required to possess four core competencies: pedagogical, personal, social, and professional competencies. This article aims to examine the nature of teacher professionalism, analyze the strategic role of teachers in the instructional process, and explore the importance of discipline, responsibility, and moral integrity in upholding the professional code of ethics, particularly within the context of primary education. This study employs a theoretical review method by drawing upon relevant scholarly literature and previous research findings. The review concludes that the four teacher competencies are interdependent and cannot be separated. A balanced integration of instructional competencies (pedagogical and professional) with personal qualities (personal and social competencies) constitutes the fundamental basis for fostering high-quality learning processes and enhancing the overall quality of national education in Indonesia.
PENGUATAN UMKM MELALUI DIGITALISASI KEUANGAN DAN OPTIMALISASI MEDIA PROMOSI DI DESA KEPENUHAN HILIR Anisa Anisa; Deni Fitra; M Jihad Sabilillah Alfath; Najwa Indah Nafisah; Nur Jamilah Sari; Rafikah Marhani Hsb; Rahmat Ken Mangku Drajad; Rijan Ananta; Roma Patresia Wida Lumban Raja; Suritauladan Suritauladan; Tiya Monica; Yelsi Noviana Sari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 10 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i10.3952-3962

Abstract

Sebagian besar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kepenuhan Hilir, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu masih melakukan pencatatan keuangan secara manual atau bahkan tidak mencatat sama sekali, sepenuhnya mengandalkan transaksi tunai, serta belum memiliki media promosi visual berupa spanduk sebagai identitas usaha. Kondisi ini menyulitkan pelaku usaha memantau arus kas, memperluas metode pembayaran, dan memperkenalkan usahanya kepada calon konsumen. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan sebagai bagian dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau bertema “Penguatan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal”, bertujuan memperkuat tata kelola UMKM secara menyeluruh melalui tiga intervensi, yaitu digitalisasi pencatatan keuangan, penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), dan pembuatan spanduk promosi. Kegiatan menyasar pelaku UMKM di Desa Kepenuhan Hilir dan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif-edukatif yang mencakup observasi, sosialisasi, pelatihan aplikasi pencatatan keuangan digital, pendampingan pembuatan QRIS, serta perancangan dan pemasangan spanduk promosi, sepanjang masa KKN 20 Juli hingga 31 Agustus 2026. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra UMKM mengenai pentingnya pencatatan keuangan yang tertib, bertambahnya metode pembayaran nontunai melalui QRIS, serta tersedianya identitas visual usaha yang lebih profesional melalui spanduk promosi. Perubahan sosial yang diharapkan dalam jangka panjang adalah terbentuknya tata kelola UMKM yang lebih tertib dari sisi keuangan sekaligus lebih dikenal dari sisi pemasaran. Kegiatan ini merekomendasikan pendampingan berkelanjutan dari pemerintah desa maupun lembaga terkait agar hasil digitalisasi dan penguatan promosi tidak terhenti setelah masa KKN berakhir