Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

POLA DISTRIBUSI DAN DAMPAK PUPUK BERSUBSIDI TERHADAP PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH DI  NAGARI SAOK LAWEH KECAMATAN KUBUNG  KABUPATEN SOLOK Helisya Putri; Mahmud; Mardianto
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i2.6174

Abstract

Pupuk bersubsidi berperan penting dalam peningkatan produktivitas pertanian, namun distribusinya di lapangan masih menemui kendala. Penelitian ini menganalisis pola distribusi pupuk bersubsidi serta pengaruhnya terhadap pendapatan petani padi sawah di Nagari Saok Laweh, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. Dengan metode studi kasus dan teknik proportional random sampling, data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil menunjukkan efektivitas distribusi pupuk bersubsidi hanya mencapai 43,86%, di bawah ambang 60%, sehingga tergolong kurang efektif. Meski demikian, subsidi pupuk berpengaruh positif terhadap pendapatan petani dengan rata-rata Rp19.333.614 per hektar. Nilai R² sebesar 96,2% menunjukkan variabel bebas mampu menjelaskan sebagian besar variasi pendapatan. Uji F (78,337 > 2,24) menegaskan bahwa H₁ diterima, sedangkan hasil uji t pada variabel luas lahan, produksi, bibit, pestisida, tenaga kerja, NPK, UREA, waktu, dan tempat tidak menunjukkan pengaruh signifikan negatif terhadap pendapatan petani padi di Nagari Saok Laweh.
SOSIALISASI DAN EDUKASI PENERAPAN PUPUK ORGANIK DAN PESTISIDA NABATI DI NAGARI ARIPAN KABUPATEN SOLOK Dewi Jayagma ilham; Nurhaita; Chrisnawati; Aulia Mayuliana; Friza Elinda; Renfiyeni; Mahmud; John Hendri; Muharama Yora; Edi Fernando
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v5i1.614

Abstract

Nagari Aripan di Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, memiliki karakteristik tanah sub-optimal dengan tekstur dominan liat, bobot isi tinggi, porositas rendah, serta kandungan bahan organik yang kurang memadai. Kondisi ini diperburuk oleh praktik budidaya masyarakat yang masih bergantung pada pupuk kimia dan pestisida sintetis, sehingga berpotensi menurunkan kualitas tanah, menekan aktivitas biologi tanah, dan meningkatkan risiko pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani mengenai manfaat serta teknik penerapan pupuk organik dan pestisida nabati sebagai alternatif input yang lebih ramah lingkungan. Metode yang digunakan mencakup penyampaian materi, diskusi interaktif, serta praktik langsung pembuatan kompos dari limbah organik. Selain itu, peserta diperkenalkan pada berbagai tanaman lokal seperti daun pepaya, paitan, dan babadotan yang berpotensi sebagai bahan pestisida nabati. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat terkait fungsi pupuk organik, dampak negatif penggunaan pupuk kimia jangka panjang, serta pentingnya pestisida nabati dalam pengendalian hama yang lebih aman. Peserta mampu membuat kompos dengan komposisi yang tepat dan memahami cara aplikasi pestisida nabati. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran serta mendorong adopsi teknologi organik menuju sistem pertanian yang lebih sehat, berkelanjutan, dan sesuai dengan potensi lokal Nagari Aripan.