Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penanaman Karakter Anak Pedesaan Melalui Kajian Dan Seni Al-Quran: Perjalanan Mahasiswa KKN Di Desa Tanjung Dalam Asti Haryati; Muhammad Farhan Mahesa; Nungki Nungki; Meranti Injelia; Ersa Enzelita; Selfi Sintia; Junita Anggun Rosalinda; Destri Putri; Novia Mahlia Sari; Muhammad Andri; Edwin Ansori
MESTAKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v3i4.442

Abstract

This article reviews the experience of students from KKN Group 10 of UINFAS Bengkulu in instilling character in children in Tanjung Dalam Village through Quranic studies, learning Arabic through songs, and writing and coloring calligraphy. This program is designed to enhance academic skills while fostering religious, creative, and cultural character in children using developmental methods and the ABC (Activity-Based Curriculum) Method. The results show significant improvements in children's participation, teaching quality, academic skills, and creativity. Support from parents and the community also played a crucial role in the program's success. This program is expected to serve as a model for other villages to adopt in order to instill character in children through engaging and educational activities.
Intervensi Narrative Exposure Therapy untuk Mengurangi Trauma pada Anak Korban Gempa Bumi Asti Haryati; Juita Aprianti; Nisa Eftiana; Ratih Permata; Zekriwan Abarozy
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Narrative Exposure Therapy (NET) sebagai intervensi psikologis pada anak korban gempa bumi yang mengalami trauma. Subjek penelitian adalah seorang anak berusia 8 tahun yang rumahnya roboh akibat gempa dan menunjukkan gejala trauma berupa ketakutan berada di rumah sendirian, respons berlebihan terhadap getaran dan suara keras, kecemasan terhadap gempa susulan, serta gangguan tidur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi selama proses intervensi NET, yang meliputi pembentukan hubungan terapeutik, pembuatan linimasa kehidupan (life line), paparan naratif terhadap peristiwa traumatis, dan integrasi memori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah beberapa sesi NET, anak mengalami perubahan signifikan: berani berada di rumah sendirian, respons emosional terhadap suara keras dan getaran menurun, pola tidur membaik, dan mampu menceritakan pengalaman traumatis tanpa ketegangan berlebihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa NET efektif membantu anak memproses trauma pascabencana, menstabilkan emosi, dan meningkatkan regulasi diri. Temuan ini memberikan kontribusi pada pengembangan intervensi psikologis yang tepat bagi anak korban bencana alam.