Tiwi Rizkiyani
Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PRAKTEK ETIS DALAM PENYELENGGARAAN PELAYANAN PUBLIK: SEBUAH TINJAUAN Yeni Widyastuti; Sierfi Rahayu; Tiwi Rizkiyani
JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies) Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JIPAGS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jipags.v8i1.22543

Abstract

Reformasi birokrasi mengharapkan perubahan yang berkaitan dengan mindset, sikap dan perilaku dalam pelayanan publik serta kepedulian birokrasi kepada kebutuhan publik. Tujuannya agar penyelenggara pelayanan mampu untuk memberikan kepastian, meningkatkan kualitas dan kinerja pelayanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Penekanan dalam konteks reformasi birokrasi salah satunya adalah sosok aparatur birokrasi yang memiliki sikap dan perilaku yang ramah, sopan serta memberikan pelayanan dengan tulus, yang mengedepankan kepentingan warga negara dan pemangku kepentingan. Aparatur birokrasi masih mencerminkan perilaku yang tidak mengarah kebada kinerja (inefektif dan inefisien). Posisi senioritas yang susah mendapatkan perspektif baru akan menghambat kerjasama, koordinasi maupun kolaborasi. Muncul pelanggaran norma-norma etika dan perilaku yang tercermin ketika aparatur berhadapan dengan masyarakat sehingga perlu dilakukan strategi membangun kepercayaan publik (civil engagement dan public trust). Di Indonesia, tuntunan berperilaku ini terdapat dalam nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai Dasar Negara dan way of life bangsa Indonesia. Artikel ini bertujuan menganalisis respon penyelenggara pelayanan publik berlandaskan nilai-nilai etis yang bersumber dari Pancasila untuk meningkatkan kepercayaan publik.
ANALISIS SWOT BADAN NARKOTIKA NASIONAL KOTA JAKARTA UTARA DALAM UPAYA PENCEGAHAN PEMBERANTASAN PENYALAHGUNAAN DAN PEREDARAN GELAP NARKOBA (P4GN) DI KAMPUNG MUARA BAHARI KECAMATAN TANJUNG PRIOK Siti Puspita Sari; Suwaib Amiruddin; Tiwi Rizkiyani
JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies) Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JIPAGS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jipags.v10i1.33586

Abstract

Narkoba masih menjadi isu global yang serius dan kompleks, setiap tahunnya terdapat 600.000 kematian di dunia akibat penyalahgunaan narkoba (WHO, 2024). Di Kota Jakarta Utara, Kampung Muara Bahari Kecamatan Tanjung Priok menjadi satu-satunya wilayah yang terlabel sebagai kampung narkoba sekaligus “kantong” peredaran narkoba. Sebagai respon, strategi P4GN dilaksanakan oleh BNNK Jakarta Utara sebagai leading sector. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi pelbagai kendala, seperti masih maraknya kasus narkoba; kegiatan pengelolaan informasi dan edukasi belum optimal; keterbatasan SDM; serta belum tersedianya fasilitas teknologi penyadapan komunikasi. Tujuan penelitian ini adalah memberikan alternatif strategi bagi BNNK Jakarta Utara dalam upaya P4GN di Kampung Muara Bahari Kecamatan Tanjung Priok dengan menggunakan model manajemen strategi Hunger dan Wheelen (2003) pada tahap pengamatan lingkungan (analisis eksternal dan internal) dengan metode analisis SWOT. Teknik pengumpulan data meliputi penyebaran kuesioner, observasi non partisipasi, dan studi dokumentasi. Data dianalisis melalui uji validitas dan reliabilitas sebagai uji instrumen, serta analisis SWOT melalui IFAS dan EFAS. Hasil menunjukkan strategi yang tepat adalah strategi agresif (growth strategy) berbasis Strength–Opportunity (SO), berfokus pada pemanfaatan secara optimal atas kekuatan internal organisasi untuk merespons peluang eksternal yang ada.