Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KUALITAS RUANG TERBUKA PUBLIK MENGGUNAKAN GOOD PUBLIC SPACE INDEX, STUDI KASUS: COMMUNITY CENTRE PAMULANG Fasikhi Fasikhi; Sri Pare Eni; M. Maria Sudarwani
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol. 4 No. 2 (2023): JAD
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v4i2.8578

Abstract

Abstrak Kota Tangerang Selatan dan memiliki akses yang lengkap dari dan ke Ibu Kota Jakarta dengan sistim transportasi menggunakan berbagai moda, dan memiliki fasilitas kota yang lengkap serta kepadatan penduduk yang tinggi. Mengetahui kualitas ruang public sebagai fasilitas pemeritah kota setempat sebagai upaya penyediaan salah satu ruang terbuka bagi masyarakat padat penduduk di wilayah Pamulang, sehingga dapat diperoleh gambaran yang jelas kondisi dan fakta di lapangan mengenai kualitas ruang terbuka ini sesuai GPSI merupakan tujuan dari penelitian yag dimaksud. Desain penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif dan kuantitatif dengan desain studi kasus dimana unit analisa yang diteliti adalah salah satu ruang terbuka bernama Community Centre di Pamulang Kota Tangerang Selatan. Pengumpulan data dilakukan dengan survei menggunakan melalui pertanyaan tertutup dan diperkuat oleh pertanyaan terbuka, pengamatan langsung dan wawancara kepada pengelola, pengunjung, dan warga sekitar. Data kemudian dianalisa menggunakan GPSI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ruang public memiliki kualitas kurang baik dengan skor 0.52
Ornamen Atap sebagai Penanda Identitas Lokal pada Gedung Serbaguna Sangatta dengan Pendekatan Critical Regionalism Meydistra Lolotoding Pasang; Sally Septania Napitupulu; M. Maria Sudarwani
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, April 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i4.1997

Abstract

Gedung Serbaguna (GSG) Sangatta merupakan bangunan publik di Kabupaten Kutai Timur yang menerapkan ornamen atap bermotif Dayak Kenyah sebagai upaya merepresentasikan identitas lokal dalam arsitektur modern. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sejauh mana ornamen atap pada GSG Sangatta berfungsi sebagai penanda identitas lokal Dayak Kenyah melalui pendekatan Critical Regionalism Kenneth Frampton. Metode yang digunakan adalah kualitatif evaluatif dengan triangulasi data dari observasi lapangan, dokumentasi visual, kuesioner yang diberikan kepada 15 responden (tokoh adat, praktisi arsitektur, dan pengguna bangunan), serta wawancara mendalam bersama tokoh adat Dayak Kenyah mengenai arti kultural ornamen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif figur manusia, pucuk paku, dan burung enggang yang ditempatkan pada puncak dan tepi atap berhasil dikenali sebagai penanda identitas Dayak Kenyah oleh seluruh responden. Evaluasi terhadap enam prinsip Critical Regionalism menunjukkan tingkat kesesuaian sebesar 85,2%, dengan capaian tertinggi pada aspek sense of place dan critique of civilization. Namun, penggunaan material plat besi sebagai pengganti kayu ulin menciptakan kelemahan kritis pada aspek taktilitas (38,7%), sehingga ornamen atap belum sepenuhnya memperkuat identitas lokal secara autentik sebagaimana dituntut prinsip Critical Regionalism Frampton.