Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peninjauan dan Pengukuran Eksisting Bangunan Gereja HKBP Ressort Perumnas Klender Sudarno P Tampubolon; Grace Putri Dianty; Candra Christianti Purnomo; Sally Septania Napitupulu
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 4 No. 1 (2022): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v4i1.3804

Abstract

Planning/ design of a mature structure is very important in constructing a building. This is one of the goals of the Faculty of Engineering Community Service (PKM) held at the HKBP Resort Church of Perumnas Klender. The activities carried out are measuring and depicting existing church buildings that have stood, where these images can be used by the Church for the development and improvement of the Church in the future. The method used in this PKM is to conduct a field survey to be able to prepare measurements of the church building, then take measurements and draw the initial sketch of the church building on the first and second floors as a whole, until at the end of the activity a 2-dimensional drawing of the church building is carried out according to the measurements that have been made. in the field. This PKM activity produces two-floor dimensional plan builds analyzed by architectural and civil perspectives. Keywords: measurement and drawing; church building, Klender housing estate.
Ornamen Atap sebagai Penanda Identitas Lokal pada Gedung Serbaguna Sangatta dengan Pendekatan Critical Regionalism Meydistra Lolotoding Pasang; Sally Septania Napitupulu; M. Maria Sudarwani
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, April 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i4.1997

Abstract

Gedung Serbaguna (GSG) Sangatta merupakan bangunan publik di Kabupaten Kutai Timur yang menerapkan ornamen atap bermotif Dayak Kenyah sebagai upaya merepresentasikan identitas lokal dalam arsitektur modern. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sejauh mana ornamen atap pada GSG Sangatta berfungsi sebagai penanda identitas lokal Dayak Kenyah melalui pendekatan Critical Regionalism Kenneth Frampton. Metode yang digunakan adalah kualitatif evaluatif dengan triangulasi data dari observasi lapangan, dokumentasi visual, kuesioner yang diberikan kepada 15 responden (tokoh adat, praktisi arsitektur, dan pengguna bangunan), serta wawancara mendalam bersama tokoh adat Dayak Kenyah mengenai arti kultural ornamen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif figur manusia, pucuk paku, dan burung enggang yang ditempatkan pada puncak dan tepi atap berhasil dikenali sebagai penanda identitas Dayak Kenyah oleh seluruh responden. Evaluasi terhadap enam prinsip Critical Regionalism menunjukkan tingkat kesesuaian sebesar 85,2%, dengan capaian tertinggi pada aspek sense of place dan critique of civilization. Namun, penggunaan material plat besi sebagai pengganti kayu ulin menciptakan kelemahan kritis pada aspek taktilitas (38,7%), sehingga ornamen atap belum sepenuhnya memperkuat identitas lokal secara autentik sebagaimana dituntut prinsip Critical Regionalism Frampton.