Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pandemi COVID-19, Debt to Equity Ratio (DER), dan Cash Holding terhadap Return on Assets (ROA) Perusahaan Farmasi yang Terdaftar di BEI Periode 2019–2023 Fheronica Celia Senduk; Lawren Julio Rumokoy; Ferdy Roring
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ktshyt38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pandemi COVID-19, Debt to Equity Ratio (DER), dan Cash Holding terhadap Return on Assets (ROA) pada perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019–2023. Pandemi COVID-19 menyebabkan perubahan signifikan pada permintaan produk kesehatan sehingga memengaruhi kinerja keuangan perusahaan farmasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan farmasi yang terdaftar di BEI selama periode penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan variabel pandemi sebagai variabel dummy, serta dilakukan uji asumsi klasik dan robustness test menggunakan robust standard errors. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan pandemi, DER, dan Cash Holding berpengaruh signifikan terhadap ROA perusahaan farmasi. Secara parsial, pandemi berpengaruh signifikan terhadap ROA, Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh signifikan terhadap ROA, dan Cash Holding juga berpengaruh signifikan terhadap ROA. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa pengelolaan struktur modal dan kas yang efektif sangat penting dalam menjaga profitabilitas perusahaan, khususnya pada kondisi ketidakpastian seperti pandemi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan teori manajemen keuangan serta menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan, investor, dan regulator dalam pengambilan keputusan.
Analisis Pengaruh State Ownership, Capital Adequancy Ratio, Non Performing Loan, Dan Loan To Deposit Ratio Terhadap Return On Assets Pada Bank Di Bursa Efek Indonesia Erika Kawinda; Lawren Julio Rumokoy; Jacky S. B. Sumarauw
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 1 No. 5 (2023): IJEMA - Mei 2024
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari State Ownership, CAR, NPL, dan LDR Terhadap ROA pada Bank yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Kajian ini mencakup 4 bank BUMN dan 4 bank Swasta Nasional  dengan laporan keuangan lengkap yang dipublikasikan dari 2018 hingga 2022. Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif. Analisis bahan penelitian dan pengujian hipotesis, yaitu menggunakan statistik deskriptif dan uji normalitas untuk setiap hubungan keuangan pada dua kelompok perbankan. Berdasarkan hasil analisis penelitian dan pembahasan diketahui bahwa: State Ownership, dan Capital Adequacy Ratio berpengaruh positif terhadap Return On Assets. Sedangkan Non-Performing Loan  berpengaruh negatif terhadap Return On Assets dan Loan to Deposit Ratio tidak berpengaruh terhadap Return On Assets
PERAN MODERASI DIVERSITAS GENDER DALAM HUBUNGAN TATA KELOLA DAN KINERJA KEUANGAN BANK DI INDONESIA (2020–2024) Sriwahyuni Wagiman; Joy Elly Tulung; Lawren Julio Rumokoy
JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi). Vol 13 No 1 (2026): JMBI UNSRAT Volume 13 Nomor 1
Publisher : Magister Manajemen Program Pasca Sarjana Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jmbi.v13i1.67098

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena fluktuasi profitabilitas sektor perbankan Indonesia pasca-pandemi, di mana rata-rata Return on Assets (ROA) menurun dari 1,72% (2020) menjadi 1,26% (2023). Kondisi ini memicu urgensi untuk mengevaluasi efektivitas mekanisme Good Corporate Governance (GCG) dan menguji peran strategis diversitas gender (DG) sebagai variabel yang memoderasi hubungan antara tata kelola dan kinerja keuangan. Penelitian kuantitatif ini menggunakan data panel sekunder dari 38 bank umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan periode observasi 2020–2024. Analisis regresi data panel Random Effect Model (REM) dan Moderated Regression Analysis (MRA) digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa Dewan Komisaris Independen dan Ukuran Perusahaan berpengaruh signifikan positif terhadap ROA, sedangkan Dewan Direksi, Komite Audit, dan Kepemilikan Institusional tidak signifikan.