Bambang Witjaksono
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Adiksi Game Gacha sebagai Inspirasi Karya Seni Grafis Kalyana Aqila Saputra; Bambang Witjaksono; Nadiyah Tunnikmah
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol. 6 No. 02 (2024): JULI 2024
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ijsd.v6i02.16633

Abstract

Berawal dari kegemaran bermain video games, yang kemudian menjadi sebuah pintu masuk ke dunia games bergenre gacha. Sebuah rasa cemas muncul saat kegemaran tersebut kemudian berdampak negatif ke berbagai faktor kehidupan sehari-hari seperti sosial, kesehatan, hingga finansial. Pengalaman tersebut kemudian dijadikan sebuah rumusan dalam penciptaan karya dengan teknik seni grafis yang bertujuan untuk menginformasikan kepada masyarakat luas terhadap bahanya dari games bergenre gacha ini. Metode penciotaan yang dikakukan dalam mewujudkan karya yaitu dengan pendekatan konsep kekaryaan Agar  pesan  lebih  mudah  tersampaikan, perwujudan karya menggunakan metode apropriasi atau plesetan dari media yang sering dikonsumsi masyarakat terutama para penghuni internet. Hasil penciptaan karya menunukan dengan praktek transaksi mikro berbasis peluang, games gacha dapat menyebabkan pemainnya haus akan dopamin yang menyebabkan adiksi. Karya yang diwujudkan merupakan kritik terhadap games gacha yang mengeksploitasi pemainnya  demi  keuntungan  moneter.  Kelima belas karya dicetak menggunakan teknik cetak saring yang dinilai adalah teknik yang paling mudah untuk menerjemahkan desain digital namun  tetap  mempertahankan  sentuhan  karya  tradisional.  Dalam  proses  pengerjaan karya ini juga menjadi suatu momen untuk mengevaluasi diri terhadap pilihan irasional yang telah dilakukan saat sedang dalam pengaruh game gacha, sehingga dapat dinilai menjadikan pengalaman negatif menjadi suatu yang produktif adalah sebuah capaian yang perlu diapresiasi. Kata kunci: Video games, transaksi, gacha, adiksi, cetak saring, seni grafis.