Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Effectiveness of the Direct Instruction Learning Model on the Ability of Badminton Basic Techniques at SMA Abd. Halim; Apriyanto; Sayida Khoiratun Nisak; Titik Haryanti; Muhammad Rifai
International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Vol. 3 No. 2 (2024): July-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijere.v3i2.1047

Abstract

This study aims to investigate the impact of the direct instruction learning (DI) model on the acquisition of fundamental badminton skills in a secondary education context. Specifically, it seeks to determine whether DI enhances students' understanding and proficiency in badminton techniques at the secondary education level. This study aimed to ascertain the impact of the direct instruction (DI) learning model on the acquisition of basic badminton skills among students in class XI IPA 3 at SMAN 6 Jakarta. The research method employed was that of an experiment with a pretest-posttest design. The sample was selected using purposive sampling, with a total of 33 individuals included. Data collection techniques employed observation of non-badminton basic skills, with an increase based on pretest and posttest data of 46.24%. Parametric analysis was conducted, which demonstrated a significant value of 0.000 in the sign test for the research instrument's basic skills test grids. The data analysis utilized an alpha level of 0.05, indicating that the DI learning model affects learning outcomes.
Digitalisasi Digitalisasi Literasi Pelatih Olahraga di Pendidikan Tinggi dalam Mendukung Gaya Hidup Aktif, Kebiasaan Latihan, dan Peningkatan Performa Lari pada Pelari Komunitas Ibu Kota Jakarta Hendri Mulyadi; M. Torero Rigel Centeury; Muhammad Rifai
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.653

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah paradigma pembinaan olahraga, termasuk dalam proses pendidikan calon pelatih olahraga di perguruan tinggi. Literasi digital menjadi kompetensi penting yang memungkinkan pelatih memanfaatkan teknologi untuk merancang program latihan berbasis data, memantau perkembangan atlet, serta mendorong terbentuknya gaya hidup aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digitalisasi literasi pelatih olahraga di pendidikan tinggi dalam mendukung gaya hidup aktif, kebiasaan latihan, dan peningkatan performa lari pada pelari komunitas di Ibu Kota Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional. Sebanyak 210 pelari komunitas dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari beberapa komunitas lari di Jakarta. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat literasi digital pelatih yang dirasakan oleh peserta, gaya hidup aktif, kebiasaan latihan, serta performa lari, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji korelasi, dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi literasi pelatih olahraga berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan gaya hidup aktif dan kualitas kebiasaan latihan peserta. Selain itu, gaya hidup aktif dan kebiasaan latihan secara simultan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan performa lari. Literasi digital pelatih juga berperan sebagai faktor pendukung dalam optimalisasi proses pembinaan melalui pemanfaatan aplikasi kebugaran, wearable technology, platform analisis latihan, serta media pembelajaran digital. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan literasi digital dalam pendidikan tinggi merupakan kebutuhan mutlak untuk menghasilkan pelatih olahraga yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus mampu meningkatkan kualitas pembinaan olahraga berbasis bukti. Oleh karena itu, integrasi kompetensi digital ke dalam kurikulum pendidikan kepelatihan olahraga menjadi strategi yang penting untuk mendukung peningkatan performa atlet maupun masyarakat olahraga secara berkelanjutan.
Digitalisasi Digitalisasi Literasi Pelatih Olahraga di Pendidikan Tinggi dalam Mendukung Gaya Hidup Aktif, Kebiasaan Latihan, dan Peningkatan Performa Lari pada Pelari Komunitas Ibu Kota Jakarta Hendri Mulyadi; M. Torero Rigel Centeury; Muhammad Rifai
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.653

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah paradigma pembinaan olahraga, termasuk dalam proses pendidikan calon pelatih olahraga di perguruan tinggi. Literasi digital menjadi kompetensi penting yang memungkinkan pelatih memanfaatkan teknologi untuk merancang program latihan berbasis data, memantau perkembangan atlet, serta mendorong terbentuknya gaya hidup aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digitalisasi literasi pelatih olahraga di pendidikan tinggi dalam mendukung gaya hidup aktif, kebiasaan latihan, dan peningkatan performa lari pada pelari komunitas di Ibu Kota Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional. Sebanyak 210 pelari komunitas dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari beberapa komunitas lari di Jakarta. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat literasi digital pelatih yang dirasakan oleh peserta, gaya hidup aktif, kebiasaan latihan, serta performa lari, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji korelasi, dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi literasi pelatih olahraga berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan gaya hidup aktif dan kualitas kebiasaan latihan peserta. Selain itu, gaya hidup aktif dan kebiasaan latihan secara simultan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan performa lari. Literasi digital pelatih juga berperan sebagai faktor pendukung dalam optimalisasi proses pembinaan melalui pemanfaatan aplikasi kebugaran, wearable technology, platform analisis latihan, serta media pembelajaran digital. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan literasi digital dalam pendidikan tinggi merupakan kebutuhan mutlak untuk menghasilkan pelatih olahraga yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus mampu meningkatkan kualitas pembinaan olahraga berbasis bukti. Oleh karena itu, integrasi kompetensi digital ke dalam kurikulum pendidikan kepelatihan olahraga menjadi strategi yang penting untuk mendukung peningkatan performa atlet maupun masyarakat olahraga secara berkelanjutan.