Kemampuan membaca merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki setiap individu, karena sebagian besar aktivitas yang kita lakukan setiap hari berhubungan dengan membaca. Selain itu dalam pendidikan, kemampuan membaca merupakan hal yang penting dalam menunjang tercapainya tujuan pembelajaran, karena membaca merupakan langkah awal peserta didik dalam belajar, menerima informasi sehingga mampu memahami apa yang dipelajarinya. Namun berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SD Negeri Rawu menunjukan kemampuan membaca permulaan yang beragam, beberapa peserta didik mengalami kesulitan mengeja kata, bentuk huruf yang mirip suka tertukar sehingga beberapa peserta didik masih mengeja dalam membaca, beberapa ada yang masih terbata-bata dalam membaca, dan sisanya sudah ada yang bisa membaca kalimat. Oleh karena itu pendidik dituntut untuk mampu merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran diferensiasi berbasis TaRL terhadap kemampuan membaca permulaan peserta didik kelas 2 SD Negeri Rawu, penelitian ini dilatar belakangi karena kesenjangan kemampuan membaca permulaan peserta didik akibat keberagaman tingkat capaian peserta didik dalam belajar. Sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran yang mampu menyesuaikan kebutuhan belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang diguanakan untuk menggali makna perilaku atau tindakan manusia, serta untuk memahami suatu fenomena tertentu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dengan beberapa siklus yang meliputi tahap perencanaan, implementasi, hasil, tantangan dan hambatan dalam penerapan pembelajaran diferensiasi berbasis TaRL. Hasil penelitian ini menunjukan adanya dampak positif dalam mengembangkan kemampuan membaca permulaan peserta didik secara signifikan, yang ditandai dengan peningkatan jumlah peserta didik dari level ke level. Pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik terbukti lebih efektif dibandingkan dengan pembelajaran yang bersifat klasikal. Dapat kita simpulkan bahwa pembelajaran diferensiasi dengan pendekatan pembelajaran TaRL efektif untuk mengatasi kesenjangan kemampuan membaca permulaan peserta didik.