Choirul Hidayah
Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembentukan Sikap Tanggung Jawab Anak Usia 4–5 Tahun Melalui Pembiasaan Kegiatan Rutin Di TK Al Hidayah Karangbendo Ula Maliana Sofa; Choirul Hidayah; Arif Muzayin Shofwan
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembentukan sikap tanggung jawab anak usia 4–5 tahun melalui pembiasaan kegiatan rutin di TK Al Hidayah Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi selama lima minggu terhadap 15 anak Kelompok A, satu guru kelas utama, satu asisten guru, dan kepala sekolah. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kegiatan rutin di TK Al Hidayah Karangbendo dilaksanakan secara konsisten setiap hari melalui berbaris sebelum masuk kelas, berdoa bersama, merapikan alat bermain, mengembalikan alat belajar, dan membuang sampah pada tempatnya; (2) pembiasaan kegiatan rutin yang dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan terbukti efektif membentuk sikap tanggung jawab anak, ditandai dengan peningkatan rata-rata dua kategori perkembangan per anak dari Belum Berkembang menuju Berkembang Sesuai Harapan atau Berkembang Sangat Baik dalam kurun waktu lima minggu; (3) faktor pendukung meliputi konsistensi guru, keteladanan pendidik, lingkungan yang kondusif, dan penguatan positif, sedangkan faktor penghambat meliputi perbedaan latar belakang keluarga, karakteristik anak, dan kurangnya sinergi antara sekolah dan orang tua. Temuan ini menegaskan bahwa metode pembiasaan kegiatan rutin merupakan strategi yang efektif dalam pembentukan karakter tanggung jawab pada anak usia dini.
Implementasi Metode Time Out Dalam Menumbuhkan Disiplin Anak Usia 4-5 Tahun Di Ra Perwanida Sumberjo Dita Tri Wulandari; Choirul Hidayah; Laela Lutfiana Rachmah
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.370

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya perilaku kurang disiplin pada anak usia 4–5 tahun di RA Perwanida Sumberjo, seperti tidak mengikuti instruksi guru, mengganggu teman saat kegiatan berlangsung, serta belum tertib dalam mengikuti aturan kelas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, guru menerapkan metode time out sebagai salah satu upaya dalam menumbuhkan sikap disiplin anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi metode time out dalam menumbuhkan sikap disiplin anak usia 4–5 tahun di RA Perwanida Sumberjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 27 April 2026 sampai 5 Mei 2026 di RA Perwanida Sumberjo. Subjek penelitian mencakup guru dan anak dari Kelompok A. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan anekdot. Analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perencanaan metode time out dilakukan dengan menyusun aturan kelas dan pembiasaan disiplin yang disampaikan secara berulang kepada anak sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Pelaksanaan metode time out dilakukan secara bertahap dengan memberikan peringatan terlebih dahulu kepada anak yang menunjukkan perilaku kurang disiplin, kemudian mengarahkan anak ke tempat time out selama beberapa menit untuk menenangkan diri. Setelah itu, guru memberikan arahan dan membimbing anak untuk kembali mengikuti kegiatan pembelajaran dengan tertib. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan harian terhadap perubahan perilaku anak selama kegiatan berlangsung. Penerapan metode time out menunjukkan adanya perubahan positif terhadap perilaku disiplin anak, seperti mulai mampu mengikuti instruksi guru, lebih tertib saat kegiatan berlangsung, serta mulai memahami aturan kelas. Dengan demikian, metode time out dapat membantu menumbuhkan sikap disiplin anak usia 4–5 tahun di RA Perwanida Sumberjo melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten dan komunikatif.