Sufyan Muttaqin
Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Kepulauan Riau, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Dialektika Ijtihad, Inovasi, dan Kejujuran Akademik dalam Pembelajaran Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir: Studi Kualitatif di STIQ Kepri Sufyan Muttaqin
Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 2 April 2026: Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the dialectics of ijtihad, innovation, and academic honesty in the learning process of Qur’anic Studies and Tafsir at Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Kepulauan Riau. The study employed a descriptive qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, in depth interviews, and documentation involving three lecturers of Qur’anic Studies and Tafsir, three final semester students, and two academic leaders. The findings reveal that the practice of academic ijtihad develops through critical discussions, comparative tafsir studies, and contextual analytical assignments. Learning innovation is manifested through the utilization of digital technology, interactive thematic discussions, collaborative learning, and mini research-based learning. The implementation of academic honesty is carried out through the habituation of scientific citation, originality assessment of assignments, and academic integrity development. The findings indicate that ijtihad, innovation, and academic honesty have a dialectical relationship that mutually reinforces one another in shaping critical, adaptive, and integrity-based tafsir learning. This study contributes to the development of an epistemologically integrated learning model for Qur’anic Studies and Tafsir in Islamic higher education institutions.
Model Penafsiran Kontemporer: Kajian Epistemologis terhadap al-Tafsîr al-Wasîț li-al-Qur’ân al-Karîm Sufyan Muttaqin; Cecep Alba; Sansan Ziaul Haq
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 20 No 2 (2024): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Islamic Religious Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/20.2.03

Abstract

Tafsir di era kontemporer dituntut untuk mampu menyajikan petunjuk-petunjuk al-Qur’an secara dinamis dalam rangka menjawab tantangan zaman. Demi memenuhi kebutuhan itu, tak sedikit mufassir masa kini yang berupaya menyusun tafsir-tafsirnya dengan gaya, pendekatan, dan metode yang berbeda dengan tafsir-tafsir klasik. Al-Tafsi>r al-Wasi>t} li-al-Qur’a>n al-Kari>m karya Muh}ammad Sayyid T{ant}a>wi> adalah salah satu karya tafsir yang ditulis untuk memenuhi kebutuhan itu. Tulisan ini tidak sependapat dengan pandangan yang menilai tafsir kontemporer sebagai genre tafsir yang memiliki distinggsi epistemologis tersendiri, namun mendukung pendapat yang memahami tafsir kontemporer secara terbuka sebagai karya-karya tafsir yang ditulis di masa kini dengan beragam genre-nya. Menggunakan metode kualitatif dan pendekatan interpretatif, tulisan ini menunjukkan bahwa al-Tafsi>r al-Wasi>t} adalah salah satu tafsir kontemporer yang ditulis untuk merespon berbagai persoalan kehidupan saat ini. Epistemologi tafsir ini berpatok pada tiga prinsip utama, yaitu penyajian produk tafsir secara praktis; integrasi antara riwayat dan nalar; dan orientasi pada pemecahan permasalahan kontemporer. Meski bertumpu pada metodologi tafsir tradisional, tafsir ini relatif mampu menghadirkan penafsiran yang fleksibel terkait isu-isu kontemporer tertentu, tanpa menegasikan kaidah-kaidah yang disepakati bersama (al-qat}‘iyya>t).