p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal KOMUNIKATA57
Wulan Dwi Pratiwi
Universitas Bina Sarana Informatika

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSEP DIRI DALAM MEMBENTUK PERSONAL BRANDING SINDY NOVELA Selvi Sofiawati; Wulan Dwi Pratiwi
KOMUNIKATA57 Vol 5 No 1 (2024): KOMUNIKATA57
Publisher : FISIP IBI-K57 Prodi Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/kom57.v5i1.1268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep diri dalam membentuk personal branding Sindy Novela sebagai Putri Indonesia perwakilan dari Kota Jambi tahun 2023. Teori yang digunakan untuk yaitu konsep diri dari Hurlock dan elemen pembentukan konsep diri dari Montoya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, wawancara dan observasi menjdi Teknik dalam pengumpulan data. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti, terdapat beberapa kesimpulan bahwa pada kepribadian dan gambaran tentang diri Sindy Novela (real self) sama dengan gambaran yang Sindy harapkan (ideal self). Konsep diri ini menjadi acuan dalam membentuk personal branding yang berhasil Sindy bangun, sehingga Dia dapat merefleksikan dirinya secara positif dimata publik, dengan predikat atau gelar sebagai Puteri Indonesia.
INTERAKSI SIMBOLIK ANTARA MAKNA, SIMBOL, DAN SOLIDARITAS PADA FANDOM ARMY JAKARTA Selvi Sofiawati; Selvy Maria Widuhung; Wulan Dwi Pratiwi
KOMUNIKATA57 Vol. 7 No. 1 (2026): KOMUNIKATA57
Publisher : FISIP IBI-K57 Prodi Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/kom57.v7i1.2078

Abstract

Fenomena fandom K-pop menunjukkan bahwa komunitas penggemar tidak hanya berfungsi sebagai konsumen budaya populer, tetapi juga sebagai ruang sosial tempat identitas dan solidaritas kelompok dibangun. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana simbol-simbol fandom dimaknai oleh anggota komunitas ARMY di Jakarta serta bagaimana simbol tersebut membentuk hubungan sosial dalam komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif interaksionisme simbolik dari Herbert Blumer dan George Herbert Mead. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan anggota ARMY di Jakarta yang aktif dalam kegiatan fandom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol fandom, seperti slogan, warna identitas, merchandise, gaya berpakaian, dan penggunaan bahasa Korea, dimaknai sebagai bentuk identitas dan keterikatan emosional terhadap BTS. Simbol-simbol tersebut memperkuat interaksi sosial, membangun pemahaman identitas bersama, serta memperkuat solidaritas kelompok. Penelitian ini menegaskan relevansi interaksionisme simbolik dalam memahami pembentukan identitas kolektif dalam komunitas penggemar digital.