Firli Adri Ridhotama
Universitas Jember

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SWOT Analysis in Optimizing Human Capital in Fastco Recycle Household Waste Management in Genteng District Elok Rosyidah; Firli Adri Ridhotama; Isti Fadah; Ni Made Widnyani; Dilla Cattleyana
Neo Journal of economy and social humanities Vol 4 No 4 (2025): Neo Journal of Economy and Social Humanities
Publisher : International Publisher (YAPENBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56403/nejesh.v4i4.366

Abstract

This study aims to analyze the optimizationhuman capitalin household waste management through a SWOT analysis approach at Fastco Recycle Genteng, Banyuwangi Regency. The focus of the research is to identify the strengths, weaknesses, opportunities, and threats that affect the sustainability of the community-based waste management system. The approach used is descriptive qualitative with data collection through in-depth interviews, direct observation, and documentation studies of Fastco Recycle members, participating communities, and local stakeholders. The research instruments include interview guidelines, observation sheets, and a SWOT matrix (IFAS and EFAS) to analyze internal and external factors of the organization. The results show that Fastco Recycle Genteng has strong human capital with transformational leadership characteristics, a strong environmental commitment, and active collaboration with the community and academics. However, limitations in funding, formal training, and digital marketing skills remain obstacles. The SWOT analysis places Fastco Recycle in Quadrant I (Aggressive Strategy) with dominant internal strengths (X=+2.4) and significant external opportunities (Y=+1.3). These findings indicate that strengthening human capital through capacity building, innovation, and cross-sector collaboration are key to supporting a circular economy and realizing the vision of societyzero wastein Genteng District.
Menjembatani Stabilitas Dan Perubahan: Pendekatan Sintesis Antara Teori Institusional Dan Revolusioner Terhadap Budaya Organisasi Indonesia Devi Hardianti Rukmana; Firli Adri Ridhotama; Yohanes Gunawan Wibowo; Achmad Hasan Hafidzi
Jurnal Sains Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol. 15 No. 2 (2025): Edisi Bulan Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya organisasi merupakan elemen fundamental yang menentukan arah, identitas, dan keberlanjutan organisasi. Banyak organisasi menghadapi dilema antara mempertahankan legitimasi sosial melalui kepatuhan terhadap norma yang melembaga dan kebutuhan beradaptasi terhadap dinamika lingkungan yang cepat berubah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model konseptual yang menjelaskan bagaimana organisasi di Indonesia menyeimbangkan antara stabilitas institusional dan perubahan revolusioner dalam membentuk budaya organisasi yang adaptif dan berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif berbasis Systematic Literature Review (SLR) dengan paradigma interpretatif–konstruktivis. Prosedur penelitian mengacu pada pedoman PRISMA dan protokol (Kitchenham & Charters, 2007) melalui tahapan identifikasi, seleksi, dan sintesis tematik terhadap artikel akademik terindeks Scopus dan Google Scholar periode 2000–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi Indonesia berkembang melalui dialektika antara nilai-nilai institusional seperti hierarki, spiritualitas, dan loyalitas dengan dorongan revolusioner berupa inovasi, refleksi kritis, dan transformasi digital. Sintesis keduanya menghasilkan model konseptual yang menegaskan bahwa stabilitas dan perubahan bukanlah dua kutub yang bertentangan, melainkan dua kekuatan yang saling menopang dalam menjaga legitimasi, identitas, dan keberlanjutan organisasi. Dengan demikian, budaya organisasi Indonesia dapat dipahami sebagai sistem makna yang terus direkonstruksi melalui interaksi simbolik, kerja reflektif, dan wacana sosial yang dinamis.