Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Implementasi Akuntansi Wakaf Pada Lembaga Wakaf Yayasan Darul Wakaf Al-Hady Mhd. Rafly Al Habibbullah; Abi Waqqosh; Tri Dessy Fadillah
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 5 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i5.11796

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui implementasi akuntansi wakaf di Yayasan Darul Wakaf Al-Hady. Dengan fokus pada bagaimana lembaga ini mencatat, mengelola, dan melaporkan aset wakaf, penelitian ini akan mengevaluasi kepatuhan terhadap standar akuntansi, efektivitas pengelolaan aset, dan transparansi pelaporan keuangan. Dalam penelitian ini penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, dan kemudian data dianalisis melalui reduksi data dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lembaga Wakaf Yayasan Darul Wakaf Al-Hady belum memenuhi standar PSAK 112 secara keseluruhan. Namun, dalam hal pengakuan dan pengukuran aset wakaf telah memenuhi, tetapi masih memiliki kekurangan dalam penyajian laporan keuangan. Laporan keuangan yang ada belum sesuai dengan ketentuan PSAK 112, terutama dalam laporan neraca, aktivitas, arus kas, dan pengungkapan. Secara keseluruhan, lembaga ini belum sepenuhnya mematuhi PSAK 112 karena masih terdapat banyak kendala seperti kemampuan nadzhir yang belum memenuhi dalam Menyusun laporan keuangan sesuai PSAK 112. Perlu dilakukan perbaikan dalam penyajian dan pengungkapan laporan keuangan untuk mencapai kepatuhan penuh terhadap standar tersebut.
PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF PADA UMKM DALAM PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH (STUDI KASUS TOKO OLEH-OLEH MEKAR SNACK BINJAI) Geri Cahya Wardana Butar-Butar; Abi Waqqosh
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 7 No. 6 (2024): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i6.14482

Abstract

ABSTRAK Pemberdayaan ekonomi kreatif dalam UMKM menjadi strategi penting dalam meningkatkan daya saing usaha kecil, terutama dalam perspektif ekonomi syariah yang menekankan prinsip keadilan, kejujuran, dan keberkahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Toko Oleh-Oleh Mekar Snack Binjai mengembangkan usahanya melalui inovasi produk, strategi pemasaran digital, dan penerapan prinsip ekonomi syariah dalam transaksi bisnisnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara dengan pemilik usaha, observasi langsung, serta analisis dokumentasi terkait strategi pemasaran dan pengelolaan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi kreatif pada UMKM ini dilakukan dengan menghadirkan inovasi dalam bentuk varian produk baru, desain kemasan yang menarik, serta pemanfaatan media sosial dan platform e-commerce untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Selain itu, penerapan prinsip ekonomi syariah terlihat dalam praktik bisnis yang adil, transparan, dan tidak mengambil keuntungan secara berlebihan, sehingga menciptakan keberkahan dalam usaha. Tantangan utama yang dihadapi mencakup fluktuasi harga bahan baku dan persaingan dengan produk sejenis, namun peluang untuk terus berkembang masih terbuka lebar dengan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap produk halal serta dukungan dari pemerintah dalam pemberdayaan UMKM. Dengan terus berinovasi dan mempertahankan nilai-nilai syariah dalam bisnis, UMKM ini diharapkan dapat menjadi contoh sukses dalam membangun usaha yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi banyak pihak
Efektivitas Strategi Digital Marketing dalam Meningkatkan Penjualan Paket Umroh PT Masitoh Travel Qolbi Medan Putri Mesyha Khairani; Abi Waqqosh
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 4 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i2.7146

Abstract

This research aims to determine the effectiveness of digital marketing strategies in increasing sales of PT Masitoh Travel Qolbi Medan Umrah packages. The research used is qualitative. Qualitative research is a research process based on a methodology that investigates a social phenomenon and social problem, namely by creating a complex picture, including words, detailed reports from the respondent's views. The research method used is the case study method, namely research carried out by looking directly at the field. Case study is a method that explains the type of research regarding a particular object over a period of time, or a phenomenon that is determined in a place that is not necessarily the same as other research areas. The results of this research show that PT Masitoh Travel Qolbi Medan has implemented digital marketing in its Umrah marketing, but the application of digital marketing at PT Masitoh Travel Qolbi Medan in Umrah marketing is by utilizing TikToks, and social media such as Instagram, Facebook as the main support (supporting system) so that can reach a wider market, it is still considered less effective compared to marketing through the influence of the owner. With the owner's background as a religious teacher or lecturer, marketing through the owner's influence is considered more effective because many of the congregation who know PT Masitoh Travel Qolbi Medan, carry out Umrah pilgrimage trips and register at PT Masitoh Travel Qolbi Medan are the congregation who took part in the study from the PT Owner Masitoh Travel Qolbi Medan.
Pengaruh Sertifikasi Halal terhadap Peningkatan Jumlah Penjualan Produk UMKM (Studi Kasus Kota Binjai) Berliana Dwi Nagita Manik; Elida Elfi Barus; Abi Waqqosh
el-Jizya: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 12 No. 1 (2024): el-Jizya : Jurnal Ekonomi Islam
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/ej.v12i1.11021

Abstract

This research aims to determine the effect of halal certification on increasing the number of sales of Micro, Small and Medium Enterprises products in Binjai City. This research is field research using a quantitative approach. The population is all consumers and producers of micro, small and medium enterprises. The sample was selected using random sampling with a total of 100 respondents. The method used in this research is Quantitative with Simple Linear Regression using Two Variables. The research used is field research, primary data from questionnaires and secondary data from documentation. The population in this study was 100 people and the sample was determined using the Slovin method, namely 100 samples.In this research the author used quantitative research and analyzed it with SPSS 22. Based on the research results, the t test (partial) showed that the training program had a significant effect on increasing income. The calculated t value is 7.353 < t table (7.353 > 0.1660). Based on the regression results, it can be seen that the Needs variable has a calculated t value of 1,839 with a sig of 0.069. This means t count < t table (1,839 > 1,660). The second hypothesis states that the collateral factor has no significant effect on people's interest in borrowing money from loan sharks. Based on the regression results, it can be seen that the collateral variable has a calculated t value of 6.634 with a sig of 0.000. This means t count > t table (6.634 > 1.660). all independent variables (X1 and The R2 test results show that variable X (Independent) has an influence of 31.5% on variable Y (dependent), while the remaining 68.5% is influenced by other variables
Strategi Pemasaran Minuman Boba di Desa Sei Rotan Ditinjau dari Etika Bisnis Islam Muhammad Abrar Kasmin Hutagalung; Bagus Riski; Abi Waqqosh; Dea Ananda
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i1.1958

Abstract

Minuman boba telah menjadi salah satu tren konsumsi yang berkembang pesat di Indonesia, termasuk di wilayah pedesaan seperti Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Pertumbuhan pasar bubble tea di Indonesia diproyeksikan mencapai compound annual growth rate (CAGR) sebesar 8,4% pada periode 2026–2032, sehingga mendorong meningkatnya persaingan antar pelaku usaha. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaian strategi pemasaran yang diterapkan dengan prinsip-prinsip etika bisnis Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemasaran minuman boba serta mengevaluasi penerapannya berdasarkan perspektif etika bisnis Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam terhadap pemilik usaha, karyawan, dan konsumen, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan meliputi pemasaran digital melalui media sosial, penetapan harga yang terjangkau, pemilihan lokasi yang strategis, serta inovasi produk melalui variasi rasa. Namun, masih ditemukan beberapa aspek yang belum sepenuhnya sesuai dengan etika bisnis Islam, terutama terkait transparansi informasi produk, konsistensi promosi, dan kepastian kehalalan bahan baku. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi strategi pemasaran dengan prinsip etika bisnis Islam dapat meningkatkan kepercayaan konsumen, memperkuat daya saing UMKM, serta mendukung keberlanjutan usaha. Temuan ini diharapkan menjadi referensi bagi pelaku usaha, akademisi, dan pemerintah dalam mengembangkan strategi pemasaran yang efektif dan sesuai dengan prinsip syariah.   Boba beverages have become one of the fastest-growing consumer trends in Indonesia, including rural areas such as Sei Rotan Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency, North Sumatra. Indonesia's bubble tea market is projected to achieve a compound annual growth rate (CAGR) of 8.4% during the 2026–2032 period, leading to increasingly intense competition among business operators. This phenomenon raises concerns regarding whether the marketing strategies adopted by boba businesses are consistent with the principles of Islamic business ethics. This study aims to analyze the marketing strategies of boba beverage businesses and evaluate their implementation from the perspective of Islamic business ethics. A qualitative case study approach was employed. Data were collected through field observations, in-depth interviews with business owners, employees, and consumers, as well as documentation. The data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the marketing strategies include digital marketing through social media, affordable pricing, strategic location selection, and product innovation through diverse flavor variants. Nevertheless, several practices remain inconsistent with Islamic business ethics, particularly regarding product information transparency, promotional consistency, and assurance of halal raw materials. The study demonstrates that integrating marketing strategies with Islamic business ethics can enhance consumer trust, strengthen the competitiveness of micro, small, and medium enterprises (MSMEs), and support business sustainability. These findings are expected to serve as a reference for business practitioners, academics, and policymakers in developing effective marketing strategies that are consistent with Sharia principles.