Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KUALITAS WEBSITE PEMERINTAH DAERAH DI KOTA PADANG Beta Pramutia Nazyul; Syamsir; Chessy Anha Natasya; Lutfiah Hafiszah; Nazhirah Luthfia Putri; Tharisa Salsabilla
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 1 No. 5 (2023): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/kultura.v1i5.503

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu agar dapat mengetahui bagaimana kualitas dari website Pemerintah Daerah di Kota Padang serta bagaimana penyediaan layanan website yang bersifat transparansi, bertangungjawab, efektif, serta efesien. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data ini adalah observasi. Sedangkan teknik pengumpulan data lainnya adalah dengan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Kualitas website sesuai dengan peraturan Kominfo dan prinsip good governance pada pemerintah daerah kota Padang masih rendah; (2) Faktor penyebab dari rendahnya kualitas website pemerintah kota padang yaitu minimnya ketersediaan informasi, tidak update, serta tidak maksimalnya evaluasi yang dilakukan pemerintah; (3) Saran atau upaya yang dapat dilakukan pemerintah kota Padang dalam mengatasi hambatan dan meningkatkan kualitas kepuasan pengguna terhadap situs web Padang.go.id.
KONFLIK VERTIKAL ANTARA PEDAGANG KAKI LIMA TAPLAU DENGAN PEMERINTAH KOTA PADANG Beta Pramutia Nazyul; Syamsir Syamsir; Chessy Anha Natasya; Lutfiah Hafiszah; Nazhirah Luthfia Putri; Tamara Angelina
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 1 No. 4 (2023): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/neraca.v1i4.348

Abstract

Adanya pedagang kaki lima (PKL) di taplau yang menjadi salah satu destinasi di kota Padang menimbulkan pro dan kontra. Sisi positifnya ialah dapat meningkatkan UMKM masyarakat namun disisi lain adanya PKL di taplau Padang ini menimbulkan kemacetan dan keresahan di kalangan pengunjung. Sehingga pemerintah Kota Padang menugaskan Satpol PP untuk menertibkan para PKL ini. Tujuan Penelitian ini ialah untuk mengetahui penyebab konflik antara para pedagang kaki lima (PKL) taplau dengan pemerintah Kota Padang dan bentuk penyelesaian yang diberikan oleh pemerintah Kota Padang. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data, peneliti melakukan obervasi langsung ke lapangan dan melakukan wawancara dengan lembaga terkait seperti LBH dan kepada PKL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah Kota Padang bersedia untuk memfasilitasi para PKL ini agar mereka dapat terus berjualan dengan menyediakan tempat untuk mereka berjualan sehingga destinasi wisata tidak terganggu.