Sugirah Nour Rahman
Universitas Negeri Makassar, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementation of Electronic-Based Decision Making in Sports Event Management of Bone Regency Youth and Sports Department M. Awaluddin; Hezron Alhim Dos Santos; Sugirah Nour Rahman; Maria Herlinda Dos Santos; Hasnah Hasnah
Journal La Bisecoman Vol. 5 No. 4 (2024): Journal La Bisecoman
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallabisecoman.v5i4.1387

Abstract

The implementation of Electronic-Based Decision Making (EBDM) in regarding to the management of the sports events particularly at Bone Regency Youth and Sports Department, can be seen as a breakthrough. In this paper, an evaluation of the various aspects under EBDM is undertaken from the perspective of the efficiency, accuracy and the degree of stakeholder engagement in the decision-making process. In this work, which uses interviews, observations, and document analysis, the empirical evidence of how EBDM has reduced decision time and increased the precision of decisions while eliminating traditional ‘time-consuming and error-prone’ methods is presented. Nevertheless, it has not been without problems some of which are staff resistance to new technologies and data safety issues. Some of the crucial recommendations that have been found in the study incldue the need for constant training, enhanced data handling, and successful implementation of stakeholder engagement in the case of EBDM. Despite these benefits of EBDM in enhancing the quality of decision made, the study sad that there exists the need to continue assessing various decisions to ensure they retain their quality and meet emerging risks. According to the research, EBDM, when implemented, has the potential to significantly enhance operational effectiveness but only when implemented in a way that adequately takes into consideration the need to address associated technological as well as workforce issues for the program to work in the long run.
Pendampingan Ibu Hamil melalui Media Edukasi untuk Pencegahan Stunting di Galesong Takalar Nurfaidah Uphe; Hadijah Alimuddin; Guruh Amir Putra; Nur Alam; Hezron Alhim Dos Santos; Sugirah Nour Rahman; Irene Ekklesia; Adriani; Muthmainnah
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 2 (2026): April, 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i2.656

Abstract

Stunting masih menjadi sebuah permasalahan kesehatan yang cukup tinggi di Indonesia, termasuk di Kecamatan Galesong Takalar, dengan prevalensi mencapai 28% pada tahun 2024. Kondisi ini menunjukkan pentingnya upaya pencegahan sejak masa kehamilan, gizi dan kesehatan ibu hamil sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan janin serta risiko stunting pada anak. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukasi yang mudah dipahami dan dapat menjangkau langsung masyarakat, khususnya ibu hamil. Kegiatan ini mempunyai tujuan yaitu guna menaikkan tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai gizi seimbang dan kesehatan kehamilan sebagai strategi pencegahan stunting. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan berbasis media video, leaflet, dan poster, serta penguatan melalui diskusi secara interaktif. Evaluasi dilaksanakan dengan memberikan pretest sebelum kegiatan serta posttest setelah kegiatan guna mengetahui pemahaman dari peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil, dengan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 60,2 pada pretest menjadi 84,5 pada posttest, atau mengalami peningkatan sebesar 24,3% setelah diberikan edukasi.. Selain itu, peserta juga menunjukkan perubahan sikap dalam perencanaan pola makan harian dan kepedulian terhadap kesehatan selama kehamilan. Dapat disimpulkan bahwa media edukasi sederhana namun informatif terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas ibu hamil untuk mencegah stunting. Kata Kunci : gizi ibu hamil; media Edukasi; stunting.