Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Application of Acceptance-Based Behavioral Therapy (ABBT) in Trauma Recovery for Victims of Sexual Abuse Alfiah Tri Aulia; Mutiara Dwi Wahyuni; Ummu Asy-syifah Amalia; Adelia Nururrahmah; Hezron Alhim Dos Santos
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 6 (2025): October
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v2i6.2536

Abstract

Cases of sexual abuse against women and children in Maros Regency remain high and have a serious impact on the mental health of victims, such as anxiety, depression, and post-traumatic stress disorder (PTSD). The Office of Women's Empowerment and Child Protection (DP3A) has so far only focused on data collection, so it does not yet have a sustainable trauma recovery intervention method. This community service program implements Acceptance-Based Behavioral Therapy (ABBT) as an alternative solution. ABBT emphasizes acceptance, mindfulness training, and behavioral activation to improve the psychological flexibility and well-being of victims. The program implementation includes initial assessment using the Depression Anxiety Stress Scale-21 (DASS-21), training for DP3A facilitators, victim assistance, and the use of the EmbraceU digital application as a supporting medium. The results of the activity show an increase in the capacity of facilitators in understanding and applying ABBT, as well as an improvement in the psychological condition of victims, marked by a decrease in symptoms of stress, anxiety, and depression. Victims also began to show courage in socializing and motivation to return to school. This program strengthens the institutional capacity of DP3A in trauma recovery services and provides an effective and sustainable intervention model for the protection of women and children.
Enhancing Community Knowledge on the Utilization of Family Medicinal Plants (TOGA) for Disease Prevention Fitratul Aqidah; Jihan Pratiwi Ika Antasari; Ria Ramadhani Wahid; Muh Yudha Joe Satriani; Wahid Wahid; Hezron Alhim Dos Santos
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2025): August
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v2i5.2534

Abstract

Rural communities often face challenges in maintaining health due to limited access to healthcare services and low awareness of healthy lifestyles. One potential solution is the utilization of Family Medicinal Plants (TOGA) as an accessible, community-based disease prevention strategy. This community engagement activity was implemented through the Griya SIPAKABERU Environmental Health Program, aiming to improve community knowledge and skills in identifying, processing, and utilizing TOGA. The methods included interactive education sessions through lectures, group discussions, and hands-on practice on plant types, health benefits, and processing techniques. Evaluation was conducted using pre- and post-tests with 13 respondents, including housewives and village health cadres. Results indicated a significant improvement in average scores from 54.84 to 91.23, representing a 55% increase. Participants also expressed strong enthusiasm for cultivating TOGA in their home gardens as a form of self-care and preventive health practice. The program effectively enhanced community awareness and understanding of TOGA utilization while promoting health independence based on local resources. Sustained support from village authorities and cross-sector collaboration is essential to ensure the long-term impact of the program on rural health and community well-being.
Penguatan Gizi Tingkat Rumah Tangga untuk Pencegahan Stunting melalui Diversifikasi Pangan Hasil Laut: Program Pengabdian di Takalar sugirah Nour Rahman; Samsiana; Ikbal Syukroni; Hezron Alhim Dos Santos; Nurfaidah; Fitri; Cindy Fatika Sari; Sendi Pernanda; Auliyah Rofiatul Adawiyah; Aqilah Hana Muthiah; Nandita Putri; Jihan Pratiwi Ika Antasari; Anindia Sifa Hijri; Wulan Tri Arfida
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i3.658

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan utama di Kabupaten Takalar dengan prevalensi yang relatif tinggi pada balita. Desa Kampung Beru sebagai wilayah pesisir memiliki potensi hasil laut yang melimpah, namun pemanfaatannya sebagai sumber pangan bergizi bagi keluarga nelayan masih belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga nelayan dalam pencegahan stunting melalui diversifikasi pangan berbasis hasil laut. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan mitra, sosialisasi, edukasi tentang stunting dan gizi keluarga, pelatihan pengolahan pangan hasil laut, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kampung Beru, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar dengan melibatkan 20 ibu rumah tangga nelayan sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada seluruh indikator. Rata-rata skor kemampuan deteksi dini stunting meningkat dari 46,0 menjadi 83,0, keterampilan pembuatan MP-ASI dari 37,0 menjadi 85,0, keterampilan pengawetan dan pengolahan pangan dari 45,5 menjadi 82,0, serta kemampuan inovasi diversifikasi olahan pangan dari 41,5 menjadi 87,0. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan hasil laut sebagai pangan bergizi, sehingga berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan keluarga dan pencegahan stunting. Model pemberdayaan ini berpotensi diterapkan pada wilayah pesisir lain dengan karakteristik yang serupa Kata Kunci : Stunting; Gizi; Diversifikasi; Pangan; Keluarga
Pendampingan Ibu Hamil melalui Media Edukasi untuk Pencegahan Stunting di Galesong Takalar Nurfaidah Uphe; Hadijah Alimuddin; Guruh Amir Putra; Nur Alam; Hezron Alhim Dos Santos; Sugirah Nour Rahman; Irene Ekklesia; Adriani; Muthmainnah
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 2 (2026): April, 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i2.656

Abstract

Stunting masih menjadi sebuah permasalahan kesehatan yang cukup tinggi di Indonesia, termasuk di Kecamatan Galesong Takalar, dengan prevalensi mencapai 28% pada tahun 2024. Kondisi ini menunjukkan pentingnya upaya pencegahan sejak masa kehamilan, gizi dan kesehatan ibu hamil sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan janin serta risiko stunting pada anak. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukasi yang mudah dipahami dan dapat menjangkau langsung masyarakat, khususnya ibu hamil. Kegiatan ini mempunyai tujuan yaitu guna menaikkan tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai gizi seimbang dan kesehatan kehamilan sebagai strategi pencegahan stunting. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan berbasis media video, leaflet, dan poster, serta penguatan melalui diskusi secara interaktif. Evaluasi dilaksanakan dengan memberikan pretest sebelum kegiatan serta posttest setelah kegiatan guna mengetahui pemahaman dari peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil, dengan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 60,2 pada pretest menjadi 84,5 pada posttest, atau mengalami peningkatan sebesar 24,3% setelah diberikan edukasi.. Selain itu, peserta juga menunjukkan perubahan sikap dalam perencanaan pola makan harian dan kepedulian terhadap kesehatan selama kehamilan. Dapat disimpulkan bahwa media edukasi sederhana namun informatif terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas ibu hamil untuk mencegah stunting. Kata Kunci : gizi ibu hamil; media Edukasi; stunting.