Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER PADA ANAK PERSPEKTIF ISMAIL RAJI AL FARUQI Edward Gland Tetelepta; Murdianto Murdianto; Liza Husnita; Devin Mahendika; Idris Idris
At-Ta'dib Vol. 18 No. 2 (2023): At-Ta'dib Journal of Pesantren Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/attadib.v18i2.10575

Abstract

Tawhid is a very important factor in Islam. The thoughts of Ismail Raji Al-Faruqi regarding the principles of the family and also the character of children must of course get a very big influence from Tawhid. Because tawhid is the basic foundation of Islam that must be strong. Tawhid is the core of Islamic teachings that must be the principle and foundation of life. Tawhid, which acts as a principle, has an essence that can underlie every activity of these Muslims. Tawhid means belief and also testimony that there is no God other than Allah. And this is what must be instilled in children so that they have true Islamic characteristics and do not have the thought of shirk by worshiping and taking blessings apart from Allah. Tawhid must be translated into the character of children where the family becomes one of the media that helps to translate this. Moral education and also character development in children must be based on tawhid in accordance with Islamic teachings.
Penguatan Karakter Keislaman melalui Pembelajaran PAI dalam Kurikulum Merdeka: Kajian Literatur Sagir Muhammad Amin; Sitti Nadirah; Idris Idris
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2281

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Kurikulum Merdeka memiliki peran strategis dalam penguatan karakter keislaman peserta didik. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan, strategi, dan tantangan dalam implementasi pembelajaran PAI yang berorientasi pada pembentukan karakter keislaman. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber akademik terkait implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI dalam Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran berdiferensiasi, pembelajaran berbasis proyek, dan penguatan profil Pelajar Pancasila dengan nilai-nilai keislaman. Pendekatan ini memungkinkan peserta didik untuk menginternalisasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari secara lebih kontekstual dan bermakna. Namun, tantangan seperti kesiapan pendidik, keterbatasan sumber daya, serta perlunya integrasi yang lebih kuat antara konsep keislaman dan prinsip Kurikulum Merdeka masih perlu diatasi. Kajian ini merekomendasikan peningkatan kompetensi guru, pengembangan media pembelajaran yang inovatif, serta penguatan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung pembelajaran PAI yang efektif.