Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KELAYAKAN FINANSIAL USAHATANI JAMUR TIRAM DI KECAMATAN CANGKRINGAN KABUPATEN SLEMAN nur khasanah
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 5, No 2 (2022): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v5i2.2189

Abstract

Jamur tiram dikenal sebagai jamur yang banyak dimintai dikalangan masyarakat, karena disamping rasanya yang lezat, jamur tiram mengandung vitamin dan gizi yang bermanfaat. Hal inilah yang menjadikan jamur tiram menjadi daya tarik masyarakat. Penelitian ini memiliki tujuan: (1) Menghitung besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan yang diperoleh petani jamur tiram di Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman; (2) Menghitung dan menganalisis kelayakan finansial usahatani jamur tiram di Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman. Metode analisis yang di gunakan yaitu R/C Ratio, produktivitas modal, produktivitas tenaga kerja. Lokasi dipilih secara sengaja (purposive) yaitu di Kecamatan Cangkringan. Hasil Penelitian menunjukan bahwa pendapatan rata-rata per luas lahan petani jamur tiram adalah Rp 30.749.273. Nilai RC Ratio sebesar 2,17, nilai produktivitas modal sebesar 11,54 % dan nilai produktivitas tenaga kerja sebesar Rp 785.328,3 HKO, sehingga dapat disimpulkan bahwa usahatani jamur tiram layak untuk dijalankan.
PENGARUH KOMBINASI PUPUK ORGANIK GRANUL DENGAN PUPUK NPK TERHADAP P-POTENSIAL, P-TERSEDIA, KADAR P DAN HASIL TANAMAN PADI SAWAH (Oryza sativa L.) PADA FLUVAQUENTIC EPIAQUEPTS Prestiani, Priestiani; Muharani, Laily; Khasanah, Nur
Jurnal Pertanian Presisi (Journal of Precision Agriculture) Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jpp.2024.v8i1.9512

Abstract

Fluvaquentic Epiaquepts merupakan salah satu sub-group dari ordo Inceptisols yang mempunyai luas sekitar 70.52 juta ha di Indonesia, tetapi mempunyai masalah P tidak tersedia bagi tanaman dan kadar bahan organik relatif rendah. Padahal unsur P pada tanaman padi dibutuhkan dalam jumlah yang besar. Mengatasi hal tersebut diperlukan pemupukan berimbang antara pupuk organik dan anorganik untuk meningkatkan hasil padi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi pemberian POPG dan pupuk NPK terhadap P-potensial, P-tersedia, Serapan P dan hasil tanaman padi sawah (Oryza sativa L.) pada Fluvaquentic Epiaquepts. Percobaan disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal dengan sepuluh perlakuan dan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh kombinasi POPG dengan pupuk NPK terhadap P-potensial, P-tersedia, kadar P serta hasil tanaman padi sawah. Pada perlakuan kombinasi dosis 500 kg POPG ha-1 + 200 kg NPK ha-1 memberikan hasil yang efisien dari perlakuan lainnya.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI SAYURAN DAUN DI KECAMATAN MERAWANG KABUPATEN BANGKA Muharani, Laily; Khasanah, Nur
MEDIAGRO Vol 20, No 1 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i1.10043

Abstract

Pemenuhan akan kebutuhan sayuran yang berkualitas bagi masyarakat tentunya tidak mudah dan harus dilakukan dengan upaya maksimal, hal ini terjadi dikarenakan terdapat tantangan yang dihadapi oleh sektor pertanian yaitu krisis iklim, peningkatan jumlah penduduk, kepadatan penduduk, keterbatasan lahan pertanian, laju urbanisasi yang tinggi, perekonomian yang melemah, fluktuasi harga pangan dan hortikultura. Sedangkan permasalahan yang dihadapi petani dalam pengembangan usahatani meliputi aspek lahan, sarana dan prasarana produksi, sistem kelembagaan, tenaga kerja, modal. Oleh karena itu, diperlukan strategi alternatif yang dapat memberikan solusi pilihan dalam upaya pengembangan usahatani sayuran daun di Kecamatan Merawang, Kepulauan Bangka Belitung yang memiliki karakteristik berbeda dari provinsi lainnya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari grand strategi pengembangan usahatani sayuran daun khususnya kangkung dan bayam di Kecamatan Merawang, Kepulauan Bangka Belitung.Analisis yang digunakan untuk menjawab hipotesis penelitian ini adalah analisis SWOT (Strenght, Weaknesses, Opportunities, Treats) . Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis SWOT terletak di kuandran I yang terdapat 6 (enam) langkah strategi yang dapat dipertimbangkan oleh petani untuk mengembangkan usahatani sayuran daun di Kecamatan Merawang yatu 1) Meningkatkan manajemen usahatani untuk memanfaatkan peluang pasar yang tersedia, (2) Memanfaatkan akses berencana untuk meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadahi, (3) Memanfaatkan peningkatan permintaan sayur untuk mendapatkan harga tawar yang tinggi, (4) Meningkatkan produksi sayuran dengan memanfaatkan ketersediaan lahan kosong, (5) Memanafaatkan pengalaman petani untuk memenuhi permintaan sayuran, dan (6 ) Meningkatkan intensitas dan kualitas penyuluhan untuk memanfaatkan peluang pasar.Kata kunci : budidaya, sayuran daun, strategi pengembangan
PEMANFAATAN PEKARANGAN SEKOLAH DASAR SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PERTANIAN HORTIKULTURA PRODUKTIF Khasanah, Nur; Muharani, Laily; Priestiani, Priestiani; Varentinus, Steven; Madiza, M Rezi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Polmanbabel Vol. 4 No. 02 (2024): DULANG : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/dulang.v4i02.349

Abstract

The schoolyard is one of the places that can be used as a learning media for elementary school students. Students can learn outside the classroom to support creativity and increase knowledge related to the environment. The utilization of the yard can be realized through vegetable gardening activities as a form of students and teachers in utilizing the potential of natural resources and the environment. The utilization of the schoolyard through training on the introduction and planting of horticultural plants can be used as an educational tool in shaping student character, so that students will know and care about the environment. The character of students can be formed and influenced by the learning they acquire at school because students spend most of their time at school. The utilization of the elementary school yard as a medium for horticultural agricultural learning is carried out by introducing conventional agriculture by utilizing natural resources and the schoolyard to be used as a learning facility. So that students have additional knowledge about horticultural plant cultivation, students can read opportunities in utilizing the surrounding environment or home yards to be used as a place for plant cultivation, and Schools can utilize the yard as a learning medium. The methods used in this PkM are lecture, participatory, and demonstration methods. The results of the PkM showed an increase in understanding and knowledge of the field of agriculture from 19.59% to 80.41%. So it can be concluded that the PkM activities provide benefits for students and schools.
Pengaruh Amelioran Terak Baja dan Bokashi Sekam Padi terhadap Sifat Kimia, Fisika, dan Biologi Tanah Priestiani, Priestiani; Muharani, Laily; Khasanah, Nur; Tumatul Aini, Dewi
Jurnal Inovasi Teknologi Terapan Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Inovasi Teknologi Terapan
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/jitt.v3i1.339

Abstract

Andisol contains ingredients amorphous and non-crystalline clay that causes Andisol have high P-retention. Steel slag and bokashi of rice husk are expected not only to decrease P-retention but also to improve the chemical, physical and biological properties. This experiment was aimed to the interaction, relationship and combination steel slag with bokashi of rice husk to the chemical, physical and biological properties in Andisol. This study used a randomized block design factorial with two factors. The first factor was steel slag and the second factor was rice husk bokashi each consists of 4 levels is 0%, 2,5%, 5,0% and 7,5% ), so total of treatment were 4 x 4 = 16 combinations of treatments and 48 experimental plots. The results of this research showed that the interaction between steel slag with bokashi rice husks to decreased in soil bulk density, but there was no interaction effect on the P-available and total bacterial population. Provision of steel slag effect on P-available, but did not affect the total bacterial population. Bokashi Award rice husk did not affect the P-available and total bacterial population. There was the best treatment combination between steel slag 2.5% to 2.5% bokashi of rice husks decrease soil bulk density of 0.81 g cm-3 to 0.62 g cm-3.