Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Literasi Keuangan Untuk Penguatan Kapasitas Ekonomi Masyarakat Desa Tanjung Bunga Konawe Utara Roslindah Daeng Siang; La Ode Muh. Yasir Haya; Firman; Akhmad Mansyur; Azis, Nurdiana; Bobby Afyudi; Budiyanto; Ali Fasa
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.260

Abstract

Provinsi Sulawesi Tenggara, yang menurut Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLIK) 2022 hanya mencapai 31.95%, termasuk salah satu yang terendah di Indonesia. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan yang signifikan, terutama di wilayah pesisir dan komunitas UMKM mikro seperti yang ada di Konawe Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan produk keuangan legal, termasuk tabungan, KUR (Kredit Usaha Rakyat), asuransi mikro, dan koperasi resmi, yang penting untuk mendorong masyarakat pesisir agar lebih mengenal dan memanfaatkan layanan keuangan formal. Kegiatan utama meliputi edukasi, pelatihan, dan pendampingan literasi keuangan yang bertujuan untuk membantu masyarakat mengelola pendapatan dengan lebih baik, meningkatkan kesadaran menabung, serta menghindari pinjaman ilegal. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman literasi keuangan masyarakat. Peserta dapat memahami konsep dasar pengelolaan keuangan, seperti pencatatan, perencanaan, dan pengambilan keputusan keuangan yang bijak. Mereka juga mampu menyusun anggaran rumah tangga dan usaha dengan lebih terstruktur, serta mengenal produk keuangan yang legal, yang pada akhirnya mendorong mereka untuk mulai mengakses layanan keuangan tersebut.. Kegiatan pengabdian ini telah memberikan dampak positif terhadap ketahanan ekonomi masyarakat dan keberlanjutan usaha lokal di Desa Tanjung Bunga, dengan harapan dapat memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat pesisir, pertanian, dan UMKM di Konawe Utara.
Transfer Teknologi Sero Jaring Berbasis Partisipasi untuk Peningkatan Hasil Tangkapan Bibit Ikan Budidaya dan Domestikasi Nelayan Tradisional Desa Wawobungi, Konawe Abdul Muis Balubi; Syamsul Kamri; Ruslaini; Abdul Hamid; Bobby Afyudi; La Ode Muhammad Aslan; La Ode Aslin; Indrayani; Hasnia Arami; Asis Bujang; Arman Pariakan; Muhammad Manshur Taufiq
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15528

Abstract

This community service program aimed to enhance the capacity of traditional fishers in Wawobungi Village, Lalonggasumeeto Subdistrict, Konawe Regency, to construct, install, and operate sero jaring, a passive tidal-based fishing gear used to provide fish seed for aquaculture and domestication. The activity was conducted from April to July 2023 through a participatory technology transfer approach based on local assets. The program included site surveys, mapping of fish migration routes, designing a five-part sero structure, construction training, gear installation, and monitoring of catch composition. The results showed that sero jaring was able to capture multispecies commodities, including trevally, rabbitfish, grouper, Napoleon wrasse, squid, cuttlefish, sea catfish, scad, flying fish, and halfbeak. The highest catch frequencies were found in squid, trevally, and streaked spinefoot, indicating the potential of sero as a source of natural fish seed and coastal food resources. This activity demonstrated the strengthening of an assistance model that integrates fish migration route mapping, appropriate technology design, participatory monitoring, and downstream development toward floating net cages and integrated aquaculture. This program contributes to strengthening fishers’ economic capacity, reducing operational costs, improving ecological knowledge, and formulating a coastal fisheries empowerment model that can be contextually replicated. Keywords: Setnet; traditional fishers; small-scale fisheries; aquaculture fish seed; domestication; Wawobungi.