Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Transformasi UMKM Desa Panongan: Menggempur Pasar Lewat Revolusi 3P (Produk, Pengemasan, dan Pemasaran) Nasution, Atiqi Chollisni; Ucu Hotami; Febri Yusup; Luthfiatun Nurul; Faedah Nuryaningsih
Abdi Dharma Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Abdi Dharma (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : LP3kM Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/ad.v5i1.3623

Abstract

Desa Panongan memiliki potensi besar dalam sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berperan penting dalam perekonomian masyarakat setempat. Namun, UMKM di desa ini menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam daya saing produk, kualitas kemasan, dan strategi pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala utama yang dihadapi oleh UMKM di Panongan dan memberikan solusi melalui Revolusi 3P (Produk, Kemasan, dan Pemasaran). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam implementasi Revolusi 3P sebagai strategi transformasi UMKM di Desa Panongan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi yang berbasis pada inovasi produk, perbaikan desain kemasan, dan penerapan strategi pemasaran digital dapat secara signifikan meningkatkan daya saing UMKM. Inovasi produk yang memenuhi kebutuhan pasar serta desain kemasan yang menarik dan fungsional telah memberikan nilai tambah bagi produk UMKM. Selain itu, penerapan pemasaran digital membantu memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan keterlibatan konsumen. Transformasi ini tidak hanya berpotensi meningkatkan daya saing UMKM di tingkat lokal, tetapi juga membuka peluang untuk menjangkau pasar nasional dan internasional. Oleh karena itu, diperlukan dukungan penuh dari pemerintah dan sektor terkait untuk mempercepat proses transformasi UMKM ini. Dengan adanya kebijakan yang mendukung, diharapkan UMKM di Indonesia dapat berkembang pesat, menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan, dan berkontribusi pada perekonomian negara.
Enhancing the Creative Economy of MSMEs in Villages via Business Digitalization: KKN involvement Campaign in Serdang Wetan Village Nasution, Atiqi Chollisni; Rosita; Wulandari, Fithri; Alfiah; Amanda; Fauziah, Delia Isna; Sabrina, Meriana Khalifah; Kholifah, Nur; Rahayu, Pipih
Indonesian Journal of Community Services Cel Vol. 5 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Community Services Cel
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70110/ijcsc.v5i1.113

Abstract

Background: The Community Service Program (PKM) will be implemented through Student Community Service Program Course (KKN) in July-August 2025 in Serdang Wetan local, Legok District, Tangerang Regency, with the objective of enhancing the competitiveness of local MSMEs by strengthening the creative economy through the digitization of business. MSME partners predominantly face challenges like insufficient company legitimacy, limited product branding expertise, inadequate digital and financial literacy, and a lack of knowledge in electronic payment technology and digital promotional methods.Aims: Enhancing the creative economy of MSMEs in Serdang Wetan village via business digitalization.Methods: The PKM implementation method utilizes a "participatory and direct assistance" approach, which includes: (1) facilitation of Business Identification Number (NIB) acquisition; (2) activation of the QRIS payment system; (3) registration of business locations on Google Maps; (4) training in digital branding and promotional media design; and (5) basic financial literacy counseling, specifically concerning the calculation of Cost of Goods Sold (COGS) and essential cash flow management.Result: The examination's outcomes suggested that between the 25 MSME participants, 80% accomplished NIB, 72% enabled QRIS, and 76% registered on Google Maps. Furthermore, there has been a significant improvement in branding awareness and financial literacy, demonstrated by an average increase of 35% in pre-test and post-test scores, coupled with an enhancement in corporate digital visibility, as reflected by the growth in online customer engagement. The results demonstrate that the goals of PKM activities have been achieved, particularly in improving the readiness of village MSMEs to adopt digitalization and participate in the creative economy ecosystem. This program promotes the development of a sustainable and reproducible digital empowerment approach for MSMEs in communities with similar features.