Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Electronic Word of Mouth (E-Wom) dan Citra Merek terhadap Minat Beli Produk Online Shop Didit Darmawan; Rizky Aprilia Adinda Putri; Medina Abrila Mardatila
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku konsumen dalam berbelanja bertransformasi berkat teknologi dan informasi yang berkembang, terutama lewat platform onlineshop. Faktor utama yang memengaruhi keputusan konsumen yaitu Electronic Word of Mouth (E-WOM) serta citra merek. Studi pembahasan literatur ini ditujukan guna memahami secara mendalam pengaruh E-WOM serta citra merek terhadap minat beli produk pada platform belanja online. Analisis terlaksana dengan pendekatan deskriptif-kualitatif untuk menggali makna subjektif, pengalaman nyata, serta interpretasi konsumen dalam menilai ulasan online dan reputasi merek dikumpulkan dari beberapa jurnal serta artikel ilmiah yang relevan. Temuan studi mendapati bahwasanya E-WOM yang positif membangun rasa percaya dan mendorong konsumen untuk mempertimbangkan pembelian, sementara E-WOM negatif mampu menurunkan citra merek serta melemahkan minat beli. Di lain sisi, citra merek yang baik berperan penting dalam memperkuat keyakinan konsumen, bahkan mampu menetralkan dampak dari ulasan yang kurang menguntungkan. Temuan tersebut mempertegas pentingnya mengelola reputasi digital serta komunikasi interaktif dengan konsumen agar pelaku usaha dapat memperkuat citra merek sekaligus memanfaatkan E-WOM sebagai strategi pemasaran. Dengan demikian, kombinasi ulasan positif dan kuatnya citra merek menjadi kunci guna meningkatkan minat beli konsumen di era e-commerce yang kompetitif.
STRATEGI KREATIF PEMASARAN JAJANAN KILOAN BERBASIS MEDIA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN OMZET UMKM DI PERUMAHAN DELTA SARI INDAH Medina Abrila Mardatila
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.10301

Abstract

Micro, small, and medium enterprise (MSME) actors in the kilogram-snack sector within the Delta Sari Indah Housing Complex remain dependent on traditional marketing methods, leaving the potential of social media as a promotional channel largely underutilized. This situation has resulted in limited market reach and stagnant business revenue. This community service program was designed to enhance the capacity of MSME actors in adopting creative promotion strategies based on digital platforms through an intensive mentoring scheme. The implementation stages included partner needs mapping, visual content production workshops, business digital account creation, upload management guidance, and achievement evaluation. The results obtained showed significant progress, including improved skills among partners in producing communicative and visually engaging photo and video content, a surge in the number of followers and audience engagement levels on digital platforms, as well as growth in order volume following the implementation of these strategies. This program affirms that innovative utilization of social media can serve as an effective and sustainable instrument in boosting the sales performance of kilogram-snack MSMEs. ABSTRAK Para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di bidang jajanan kiloan kawasan Perumahan Delta Sari Indah masih bergantung pada cara-cara pemasaran tradisional, sehingga potensi media sosial sebagai kanal promosi belum dimanfaatkan secara maksimal. Kondisi ini berimbas pada terbatasnya jangkauan pasar dan stagnasi pendapatan usaha. Program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk mendorong peningkatan kapasitas para pelaku UMKM dalam mengadopsi strategi promosi kreatif berbasis platform digital melalui skema pendampingan intensif. Tahapan pelaksanaan mencakup pemetaan kebutuhan mitra, workshop produksi konten visual, pembentukan akun bisnis digital, bimbingan pengelolaan unggahan, hingga tahap evaluasi capaian. Hasil yang diperoleh menunjukkan perkembangan yang signifikan, antara lain meningkatnya keterampilan mitra dalam memproduksi konten foto maupun video yang komunikatif dan menarik, lonjakan jumlah pengikut serta tingkat keterlibatan audiens pada platform digital, serta pertumbuhan volume pesanan pasca-implementasi strategi tersebut. Program ini menegaskan bahwa pemanfaatan media sosial secara inovatif mampu menjadi instrumen yang efektif sekaligus berkelanjutan dalam mendongkrak kinerja penjualan UMKM jajanan kiloan.