Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kegiatan Bagi-Bagi Takjil untuk Meningkatkan Semangat Puasa Masyarakat Kedung Cowek Surabaya Utara Dorra Salsabila Agusti; Evi Putri Rahmadani; Atina Nabila Ahmad; Dewi Masyito; Siti Darni; Medina Abrila Mardatila; Rizky Aprilia Andinda Putri; Intan Dwi Anggreini; Rahayu Mardikaningsih; Fayola Issalillah
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: Masyarakat pesisir menghadapi tantangan sosial ekonomi yang dapat memengaruhi semangat kolektif dan kepedulian sosial, terutama selama bulan Ramadan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya ini bertujuan memberdayakan masyarakat Kedung Cowek melalui keterlibatan aktif warga dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pembagian takjil. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode Asset-Based Community Development (ABCD) yang mengoptimalkan aset lokal, sumber daya manusia, jaringan sosial, dan fasilitas yang dimiliki masyarakat. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa program pembagian takjil berhasil meningkatkan semangat masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa serta mendorong partisipasi aktif warga melalui interaksi yang baik antara mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya, relawan, dan masyarakat setempat. Program ini tidak hanya memberikan manfaat dalam pemenuhan kebutuhan berbuka puasa, tetapi juga memperkuat kapasitas sosial, kepedulian, dan solidaritas warga. Dengan demikian, kegiatan berbagi takjil berbasis partisipasi yang dikawal oleh mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya menjadi salah satu bentuk pengabdian yang efektif dalam memperkuat pemberdayaan dan kebersamaan di lingkungan masyarakat pesisir.
PENGUATAN LAYANAN POSYANDU MELALUI PEMBERIAN SUPLEMENTASI DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN DASAR DI DESA PEPELEGI Evi Putri Rahmadani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/berkarya.v5i2.2371

Abstract

Community-based primary healthcare services through Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) are a strategic effort to improve public health, particularly among mothers, children, and the elderly. This community service aims to strengthen Posyandu services through supplementation and basic health examinations to enhance early risk detection and overall health status in Pepelegi Village. The interventions include vitamin A supplementation, deworming medication for children under five, and iron tablets, along with simple health checks such as blood pressure, weight, and height measurements. The method used is Asset-Based Community Development (ABCD), which optimizes local resources including posyandu cadres, village midwives, officials, and family participation. The implementation involves active community engagement. The results show that regular supplementation helps improve hemoglobin levels and increases awareness of routine health check-ups. In addition, this activity supports the optimization of Posyandu functions as promotive and preventive services. Therefore, integrated and simple interventions can positively improve community health quality at the village level.
PENINGKATAN KEPUASAN MASYARAKAT MELALUI PENDAMPINGAN LAYANAN PEMBUATAN KARTU TANDA PENDUDUK BERBASIS ONLINE DI KECAMATAN TAMBAKSARI Sirojuddin Abror; Muchammad Catur Rizky; Didit Darmawan; Rahayu Mardikaningsih; Ach. Nur Irchamul Kholqil Lazuardy; Achmad Ghoni Ken Diyu; Risma A'limathus Zuriah; Najwa Dhakiro Rochmah; Evi Putri Rahmadani; Nur Lailatul Hidayah
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2225

Abstract

Low digital literacy and the public’s limited understanding of service procedures remain obstacles to the use of online services for obtaining an Identity Card (KTP). This community service initiative aims to improve the public’s knowledge, skills, and self-reliance in using online KTP services in Tambaksari Subdistrict, Surabaya. The method used was Participatory Action Research (PAR), which included the following stages: needs assessment, material development, outreach, demonstrations, hands-on practice, mentoring, and activity evaluation. Participants in the activity were community members who met the requirements for KTP ownership, specifically residents aged 17 and older. The results of the activity showed an increase in the community’s understanding of administrative requirements, online KTP application procedures, and the independent use of digital services.   Rendahnya literasi digital serta terbatasnya pemahaman masyarakat terhadap prosedur layanan masih menjadi kendala dalam pemanfaatan layanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) berbasis online. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat dalam menggunakan layanan pembuatan KTP berbasis online di Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi kegiatan. Peserta kegiatan merupakan masyarakat yang telah memenuhi persyaratan kepemilikan KTP, khususnya warga berusia 17 tahun ke atas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai persyaratan administrasi, prosedur pengajuan KTP secara daring, serta penggunaan layanan digital secara mandiri.
STRATEGI PENINGKATAN KESEJAHTERAAN: DISTRIBUSI BANTUAN SEMBAKO BAGI WARGA KURANG MAMPU DI KECAMATAN TAMAN Arif Rachman Putra; Rommy Hardyansah; Didit Darmawan; Rafadi Khan khayru; Moch. Avif Chilmi Yahya; Evi Putri Rahmadani; Intan Dwi Anggreini; Anggraini Novita Sari; Adinda Oktavia; Riska Auliatus Solichah
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2231

Abstract

Community Service Program (KKN) is an implementation of the Tri Dharma of Higher Education that provides opportunities for students to apply knowledge and skills to the community. This community service activity was carried out in Taman District, Sidoarjo Regency, through the distribution of basic food aid as a strategy to improve welfare and foster social awareness for underprivileged residents. The distribution of basic food aid was given to registered residents after Friday prayers. The implementation method included observation and planning stages, activity implementation, monitoring, and final evaluation. The target of the activity focused on underprivileged families as recipients of logistical assistance. This program had a positive impact in the form of ensuring the effectiveness of food aid distribution, establishing closer social relationships between residents, and reducing the burden of daily basic needs for those in need.   Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan peluang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan serta keterampilan kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, melalui distribusi bantuan sembako sebagai strategi peningkatan kesejahteraan dan penumbuhan kepedulian sosial terhadap warga kurang mampu. Pembagian sembako diberikan kepada warga yang telah terdata setelah pelaksanaan salat Jumat. Metode pelaksanaan meliputi tahap observasi dan perencanaan, pelaksanaan kegiatan, monitoring, serta evaluasi akhir. Sasaran kegiatan difokuskan pada keluarga kurang mampu sebagai penerima bantuan logistik. Program ini memberikan dampak positif berupa terjaminnya efektivitas penyaluran bantuan pangan, terjalinnya hubungan sosial yang lebih erat antarwarga, serta berkurangnya beban kebutuhan pokok harian bagi masyarakat yang membutuhkan.