Prathiwi, Caecilia Dewi Ratna
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Management of herpangina: a viral infection in infants Prathiwi, Caecilia Dewi Ratna; Bramanti, Indra
Majalah Kedokteran Gigi Indonesia Vol 9, No 2 (2023): August
Publisher : Faculty of Dentistry, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/majkedgiind.79883

Abstract

Herpangina is a self-limiting disease caused by coxsackievirus. The manifestation consists of acute febrile with small ulcerative or vesicular lesions on the tonsillar, soft palate, uvula and buccal mucosa. The disease mostly affects children. The aim of this case report is to discuss the oral symptoms of herpangina based on current literature for dental and health practitioners. In our case, a 15-month-old baby girl presented with high fever reaching 40.2 °C for 2 days with no seizures, cold and cough. Intra oral examination showed several well-defined whitish round lesions on the soft palate and one on the upper left lip. The patient was prescribed 3ml of methisoprinol 250 mg 3 times a day, 4 ml of paracetamol 125 mg every 6 hours, hyaluronic acid spray 3 times a day, and 1ml of vitamin C 40 mg taken once a day. The patient showed no sign of bacterial infection. Lesion disappeared after 7 days of treatment. Upon follow-up visit after 2 weeks, the lesion had completely disappeared. Dentists should be able to recognize and manage herpangina cases in infants.
Pengaruh Garam Krayan terhadap Bakteri Cairan Sulkus Gingiva Anak dengan Gingivitis Ringan (Kajian pada Streptococcus alpha) Prathiwi, Caecilia Dewi Ratna; Utomo, Rinaldi Budi; Wardhani, Putri Kusuma
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 10 No. 1 (2023): February
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v10i1.4566

Abstract

Latar belakang: gingivitis adalah Penyakit periodontal paling sering terjadi pada anak-anak. Streptococcus alpha (S. alpha) adalah bakteri yang paling sering ditemukan pada gingivitis anak. Pertumbuhan bakteri patogen dalam rongga mulut dapat dicegah dengan Antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh larutan garam Krayan pada bakteri yang ditemukan pada cairan sulkus gingiva terutama S.alpha.Metode: penelitian ini adalah ekperimental laboratorium. Streptococcus alpha diperoleh dari isolasi dari cairan sulkus gingiva anak dengan gingivitis ringan. Garam Krayan diperoleh dari pegunungan Krayan di Kalimantan Utara. Konsentrasi larutan yang digunakan adalah 20%, 25%, 30%, 35% dan 40%. Hambatan pertumbuhan garam Krayan terhadap S. alpha dihitung dengan menggunakan zona hambatan pada agar Mueller Hinton yang ditambahkan agar darah domba. Uji statistik penelitian ini menggunakan uji One Way Anova.Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan garam Krayan 20% memiliki diameter zona hambat 12.380 ± .22550mm, konsentrasi 25% 13,568 ± .11122, konsentrasi 30% 14,578 ± .12337, konsentrasi 35% 19,400 ± .12550 dan konsentrasi 40% 21,130 ± .04743mm. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan di seluruh kelompok perlakuan.Kesimpulan: garam Krayan memiliki pengaruh daya hambat terhadap pertumbuhan S. alpha. Semakin besar konsentrasi larutan garam semakin besar pula hambatan yang dihasilkan.