Sulistiyah Sulistiyah
Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS. dr. Soepraoen

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Jus Wortel Terhadap Perubahan Tekanan Darah Tinggi Pada Ibu Menopause Di Posyandu Desa Tangkilsari Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang Clairine Limpad Rosa Siwi; Sulistiyah Sulistiyah; Rifzul Maulina
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.116

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi di mana tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Salah satu pendekatan non-farmakologi yang dapat digunakan untuk mengurangi tekanan darah tinggi adalah dengan mengkonsumsi wortel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak pemberian jus wortel terhadap perubahan tekanan darah pada wanita yang telah memasuki masa menopause. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperimental dengan pendekatan One Group Pre test – Post test design tanpa adanya kelompok kontrol dengan melibatkan 16 partisipan. Data univariat dianalisis dengan memperhitungkan distribusi dan persentase dari nilai rata-rata tekanan darah sebelum dan setelah pemberian jus wortel. Sedangkan, analisis data bivariat dilakukan menggunakan uji paired T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tekanan darah pada ibu menopause sebelum konsumsi jus wortel adalah 156,44 / 95,75 mmHg, yang kemudian mengalami penurunan menjadi 135 / 84,44 mmHg setelah konsumsi jus wortel. Berdasarkan uji paired T-test pada tekanan darah sistole didapatkan nilai p sebesar 0,000 dan tekanan darah diastole didapatkan nilai p sebesar 0,000, karena nilai p < 0,05 maka ada pengaruh perubahan tekanan darah sesudah diberikan jus wortel. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penelitian jus wortel dapat menurunkan tekanan darah. Untuk selanjutnya disarankan bagi posyandu lansia menggunakan jus wortel sebagai alternatif pengobatan non farmakologi.
Pengaruh Pemberian Jus Buah Bit Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri dengan Anemia Ringan di SMP Terpadu Ponorogo Luthfi Mutiara Fitri Mudhofir; Anik Sri Purwanti; Sulistiyah Sulistiyah
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.124

Abstract

Anemia defisiensi zat besi merupakan masalah kesehatan umum pada remaja putri, terutama di negara berkembang. Anemia dapat menyebabkan kelelahan, penurunan konsentrasi, dan bahkan komplikasi serius. Bit kaya akan zat besi dan nitrat, yang secara signifikan dapat meningkatkan kadar hemoglobin (Hb) pada mereka yang menderita anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah bit terhadap kadar hemoglobin remaja putri anemia ringan di SMP Terpadu Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, khususnya menggunakan metode pra-eksperimental dan prosedur pengambilan sampel kuota untuk memperoleh data observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis Univariat melalui Distribusi Frekuensi dan analisis Bivariat menggunakan uji berpasangan Wilcoxon Match. Wilcoxon Matched-Pairs Test dilakukan untuk mengetahui dampak pemberian jus buah bit pada remaja putri anemia ringan di SMP Terpadu Ponorogo. Pengujian tersebut menghasilkan nilai ρ sebesar 0,002, yang kurang dari atau sama dengan 0,05. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan besar dalam kadar hemoglobin sebelum dan sesudah intervensi jus bit. Pemberian jus buah bit memberikan dampak nyata terhadap kadar hemoglobin remaja putri anemia sedang di SMP Terpadu Ponorogo. Jus bit efektif mengobati anemia ringan pada remaja putri.