Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERENCANAAN MASTER PLAN SUMBER MATA AIR UMBUL MUDAL DESA PACALAN SEBAGAI OBJEK WISATA AIR Rully; Febrione Putri Rakhmanty; Dedi Iskandar
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v4i2.3355

Abstract

Desa Pacalan merupakan sebuah desa yang terletak di kecamatan Plaosan kabupaten Magetan, provinsi Jawa Timur. Dahulunya desa Pacalan adalah tanah “perdikan” Keraton Jogjakarta yang terletak di lereng Gunung Lawu. Desa ini memiliki sumberdaya alam dan budaya yang memiliki potensi untuk diolah, dimanfaatkan, dan dikembangkan sebagai daya tarik wisata. Salah satunya kawasan sumber mata air “Umbul Mudal” yang merupakan sumber mata air melimpah sebagai sumber pemenuhan kebutuhan kehidupan masyarakat sekitar yang harus dilestarikan keberadaannya. Sumber mata Air Umbul Mudal merupakan salah satu sumber daya alam yang berpotensi besar untuk kehidupan masyarakat desa Pacalan jika dikelola dan dimanfaatkan secara baik dan benar. Dalam strategi pengembangan pariwisata, langkah awal dalam upaya perencanaan kegiatan berbasis masyarakat adalah penyusunan master plan objek wisata sumber mata air Umbul Mudal sebagai tahap kedua atau pengembangan keberlanjutan setelah master plan utama desa Pacalan itu sendiri. Master plan Umbul Mudal ini dirancang dan direncanakan dengan konsep wisata air yang berkelanjutan sehingga dapat memberikan manfaat secara terus menerus kepada peningkatan kualitas hidup masyarakat desa Pacalan.
HOTEL, CONVENTION AND EXHIBITION YANG AKOMODATIF BERPENDEKATAN ARSITEKTUR FUTURISTIK DI SEMARANG Irfan Fadilah; Dedi Iskandar
Journal of Architecture Cultural and Tourism Studies Vol 4 No 1 (2026): MEI 2026
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jacts.v4i1.5479

Abstract

Kota Semarang sebagai ibu kota Provinsi Jawa Tengah memiliki peran penting sebagai pusat perdagangan, jasa, dan pariwisata di Pulau Jawa. Dengan jumlah penduduk hampir dua juta jiwa serta kawasan metropolitan Kedungsepur yang mencapai enam juta jiwa, Semarang menjadi salah satu kota dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat. Tingginya kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara memperkuat potensi pengembangan sektor Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE). Namun, fasilitas eksibisi di Semarang masih terbatas, umumnya memanfaatkan ballroom hotel atau pusat perbelanjaan yang kapasitas dan fasilitasnya kurang memadai. Berdasarkan RTRW Kota Semarang 2011–2031 serta RPJMD 2021–2026, terdapat rencana pengembangan kawasan perdagangan dan jasa, termasuk fasilitas pameran dan konvensi. Oleh karena itu, diperlukan pembangunan Semarang Expo and Convention Center dengan pendekatan desain arsitektur futuristik yang mampu mewadahi berbagai kegiatan berskala lokal hingga internasional. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan daya tarik pariwisata, memperluas lapangan kerja, serta menjadikan Semarang sejajar dengan kota metropolitan lain di Indonesia.