Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MIMBAR INTEGRITAS

ANALISIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM KAMPUNG KOPI LUWAK PADA KELOMPOK TANI OLEH BINAAN CSR PT. PHKT DI DESA PRANGAT BARU KECAMATAN MARANGKAYU Renata, Ria Elsa; Ali, Saraka M.; Winarti, Hepy Tri
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i2.6079

Abstract

Pemberdayaan petani memegang peranan sentral dalam strategi pemberantasan kemiskinan. Melalui pemberdayaan mampu mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui pelatihan intensif, pendampingan teknis, dan penyediaan input yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendekripsikan implemantasi pemberdayaan masyarakat melalui tiga tahapan yaitu, tahap penyadaran, tahap pengkapasitasan, dan tahap pendayaan dalam pelaksaan pemberdayaan masyarakat pada program kampung kopi luwak oleh Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PT. PHKT). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskritif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah obeservasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan Kesimpulan atau verivikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Proses pemberdayaan masyarakat kelompok tani kampung kopi luwak binaan CSR PT. Pertamina Hulu Kalimantan Timur dimulai dengan tahap penyadaran, di mana kebutuhan masyarakat diidentifikasi dan pendekatan dilakukan kepada para petani lokal. Tahap ini berjalan optimal dengan tingginya partisipasi dan antusiasme petani. Selanjutnya, pada tahap pengkapasitasan, dibentuk kelompok tani kampung kopi luwak dan dilakukan sosialisasi mengenai program berdasarkan hasil survei sebelumnya. Pada tahap pendayaan, kapasitas kelompok tani ditingkatkan melalui pendampingan, pendanaan, prasarana, dan pelatihan lanjutan untuk mengembangkan keterampilan mereka.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM PRO-BEBAYA DI LINGKUNGAN RUKUN TETANGGA (RT) 015 & 016 KELURAHAN SEMPAJA SELATAN Jorgi, Aldo Farhanda; Ridwan, Ridwan; Winarti, Hepy Tri
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i2.6095

Abstract

Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat yang disebut Pro-Bebaya adalah program Pemerintah Daerah untuk melaksanakan kegiatan pembangunan masyarakat di tingkat Kelurahan yang berbasis di wilayah RT. Penelitian ini bertujuan tentang (1) bagaimana partisipasi masyarakat dalam program Pro-Bebaya di lingkungan Rukun Tetangga, (2) mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam program Pro-Bebaya di lingkungan Rukun Tetangga (RT) 015 & 016 Kelurahan Sempaja Selatan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Sedangkan, teknik analisis data dalam penelitian yaitu menggunakan reduksi data, penyajian data serta verifikasi atau penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa bentuk Partisipasi Masyarakat yang ditemukan dalam Program Pro-Bebaya yaitu yang pertama partisipasi masyarakat dalam bentuk pikiran berupa ide/gagasan, pendapat, saran, kritik serta yang kedua partisipasi masyarakat dalam bentuk tenaga dengan mengajak berkontribusi dalam berbagai kegiatan yang telah direncanakan. Selain itu juga, terdapat hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam Program Pro-Bebaya di lingkungan RT yaitu faktor usia usia yang dikarenakan dominasi warga lanjut usia di lingkungan RT, faktor dukungan pemerintah yang saling membutuhkan dengan warga untuk memenuhi kebutuhan masing-masing serta terciptanya saluran komunikasi yang baik dan melibatkan masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan program.