Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Keberhasilan Terapi Kompresi Terhadap Perbaikan Ulkus Vena Tungkai Kronik Miguna, Landry; Jason, Daniel; Gunadi, Julia Windi; Sanjaya, Ardo; Gunawan, Decky
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i6.15106

Abstract

Ulkus vena tungkai masih merupakan masalah kesehatan yang serius karena kondisi ini masih sulit disembuhkan, seringkali menjadi kronik, dan menurunkan kualitas hidup penderitanya. Meskipun mekanisme kerja pastinya belum jelas, saat ini terapi kompresi masih menjadi pilihan utama terapi karena terbukti menurunkan angka rekurensi. Terapi kompresi memiliki variasi dalam jenis, durasi, dan tekanan yang dihasilkan. Literature review ini bertujuan untuk mengevaluasi lebih dalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan terapi kompresi terhadap perbaikan ulkus vena tungkai kronik. Metode dilakukan dengan pencarian artikel dari search engine Pubmed, Google Scholar dengan kata kunci 'venous ulcer', 'compression therapy', 'chronic leg ulcer', 'pressure of compression', 'stocking compression' dan kombinasinya yang dipublikasikan dalam 20 tahun terakhir. Faktor-faktor kompresi yang diteliti yaitu jenis kompresi, durasi kompresi, dan tekanan kompresi. Indikator perbaikan yang diteliti yaitu gejala dan kondisi klinis, angka rekurensi, dan perbaikan kualitas hidup. Hasil dari 7 artikel yang ditelaah menunjukan bahwa terapi kompresi aman dan efektif di dalam mencegah rekurensi ulkus tungkai, mengurangi keluhan, dan memperbaiki kualitas hidup. Tidak ada pengaruh  dari jenis dan durasi terapi kompresi terhadap keberhasilan. Derajat tekanan kompresi memengaruhi angka rekurensi, khususnya pada pengguna stoking kompresi.  Sebagai simpulan, keberhasilan terapi kompresi terhadap perbaikan ulkus vena tungkai kronik terutama dipengaruhi oleh tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani terapi yang memerlukan waktu jangka panjang.
Laporan Kasus : Unilateral Mastitis Tuberkulosis yang Menyerupai Abses Payudara pada Wanita 51 Tahun Rokihyati, Rokihyati; Jason, Daniel; Viviane, Agatha
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 4 (2025): Volume 9 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i4.22109

Abstract

Berikut kami deskripsikan sebuah kasus mastitis TB kiri pada seorang wanita Indonesia berusia 51 yang datang dengan keluhan nyeri disertai benjolan, kemerahan, serta rasa gatal pada payudara kiri selama 10 hari. Hasil ultrasonografi menunjukan kesan abses payudara. Histopatologi menunjukkan proses granulomatosa dengan nekrosis serta sel-sel epitheloid, sehingga diagnosis kerja berubah menjadi mastitis TB. Pasien menunjukkan perbaikan klinis setelah rutin pengobatan dan evaluasi terapi. Tanpa melupakan kemungkinan etiologi yang berasal dari keganasan, laporan kasus ini menunjukkan penting untuk mempertimbangkan kemungkinan tuberculosis payudara pada pasien tanpa gejala sistemik.