Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Effect of Productivity, Unemployment, Inflation, and Government Spending on Income Inequality in East Java Dimas Wahyu Rozaki; Afiatno, Bambang Eko
East Java Economic Journal Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53572/ejavec.v8i2.147

Abstract

Income inequality is an obstacle for Indonesia to try to escapethe middle income trap. Income inequality in the country shows an upward trend, due to low labor productivity, rising unemployment, and inflation. This study aims to examines the effectof labor productivity, unemployment, inflation, and government spending on health and education in districts/cities of East Java province from 2018 to 2023. The results of theoretical testing using the Sys-GMM analysis model explain that labor productivityshows a relationship with the same direction, as well as significant to the Gini index variable, as a measure of income inequality. The number of low-educated workers and dominated by informal sector workers is a strong reason for this phenomenon. The formation of the regional inflation control team proved to be very effective. This can be seen from the absence of a significant effect of inflation on income inequality. The unemployment rate and income inequality shows a relationship with the same direction and significant. Local government efforts through education spending have a significant effect on income inequality, but the positive relationship between the two indicates that education spending targeting primary and secondary non-vocational education takes a long time to affect income inequality. Health spending has a significant effect on lowering income inequality. Regional health insurance programs and worker health monitoring are quite effective in improving the quality of health of the whole society.
STRATEGI MENGATASI OVERTHINKING DAN FINANCIAL ANXIETY MELALUI PENGUATAN REGULASI EMOSI BERBASIS PRINSIP SYARIAH Syasya Khoirin Nisa'; Dimas Wahyu Rozaki
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan keuangan merupakan salah satu sumber utama tekanan psikologis yang memicu overthinking dan anxiety, khususnya pada mahasiswa dan masyarakat umum usia produktif. Kondisi ini sering kali diperburuk oleh keterbatasan kemampuan regulasi emosi serta minimnya pemanfaatan nilai-nilai spiritual sebagai strategi pengendalian diri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan kemampuan regulasi emosi peserta dalam mengatasi overthinking dan anxiety keuangan melalui pendekatan berbasis prinsip syariah. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif–partisipatif dengan desain pra dan pasca intervensi yang dilaksanakan dalam bentuk webinar interaktif. Peserta kegiatan terdiri atas mahasiswa dan masyarakat umum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai regulasi emosi, penurunan kecenderungan overthinking dan kecemasan keuangan, serta meningkatnya penerimaan prinsip syariah seperti tawakkal, qana’ah, dan pengendalian konsumsi sebagai strategi pengelolaan emosi. Selain itu, tingkat partisipasi peserta dalam diskusi dan refleksi tergolong tinggi, yang menandakan relevansi kegiatan dengan kebutuhan masyarakat sasaran. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif dalam memberikan solusi non-klinis yang kontekstual dan aplikatif terhadap permasalahan kecemasan keuangan, serta berkontribusi pada pembentukan pola pikir ekonomi yang lebih tenang, rasional, dan beretika.
Peran Zakat Terhadap Ketimpangan Pendapatan: Analisis Data Panel Tingkat Kabupaten/Kota di Jawa Timur Wahyu Rozaki, Dimas
SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah Vol 8 No 1 (2026): SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah
Publisher : STEI Kanjeng Sepuh Gresik Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59636/saujana.v8i1.452

Abstract

Ketimpangan pendapatan masih menjadi permasalahan utama pembangunan ekonomi daerah, termasuk di Provinsi Jawa Timur yang memiliki disparitas ekonomi antar kabupaten/kota yang cukup tinggi. Dalam perspektif ekonomi Islam, zakat dipandang sebagai instrumen redistribusi yang berpotensi menurunkan ketimpangan pendapatan melalui mekanisme transfer kekayaan dari kelompok berpendapatan tinggi kepada kelompok berpendapatan rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran zakat terhadap ketimpangan pendapatan pada tingkat kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah regresi data panel dengan mengkombinasikan data lintas wilayah dan runtut waktu. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah ketimpangan pendapatan yang diproksikan dengan koefisien Gini, sedangkan variabel independen utama adalah zakat, serta memasukkan sejumlah variabel kontrol ekonomi. Hasil estimasi menunjukkan bahwa secara simultan, semua variabel bebas memiliki pengaruh signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Selanjutnya zakat memiliki peran dalam memengaruhi tingkat ketimpangan pendapatan antar kabupaten/kota. Temuan ini mengindikasikan bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen ibadah, tetapi juga memiliki dimensi sosial-ekonomi yang relevan dalam mendukung pemerataan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, optimalisasi pengelolaan zakat di tingkat daerah menjadi penting sebagai bagian dari upaya pengurangan ketimpangan pendapatan dan pembangunan ekonomi yang inklusif.