This Author published in this journals
All Journal Batakarang
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI KENYAMANAN PEJALAN KAKI TERHADAP PEMANFAATAN TROTOAR (STUDI KASUS PADA JALAN EL TARI SEBA, KABUPATEN SABU RAIJUA): PEDESTRIAN COMFORT STUDY ON THE UTILIZATION OF SIDEWAYS (CASE STUDY ON EL TARI SEBA STREET, SABU RAIJUA DISTRICT) Lipril Boni Geti; Paul G. Tamelan; Ketut M. Kuswara
BATAKARANG Vol. 5 No. 2a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) persepsi para pejalan kaki tentang kenyamanan terhadap pemanfaatan jalur trotoar di Kabupaten Sabu Raijua, khususnya di jalan El Tari Seba, (2) kondisi fisik trotoar yang ada di jalan El Tari Seba. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Kualitatif dengan pendekatan metode studi kasus. Populasi dari penelitian adalah orang-orang yang melintas trotoar. Teknik pengumpulan data mengunakan metode Observasi, Angket (Kuesioner) dan metode Dokumentasin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kenyamanan pejalan kaki terhadap pemanfaatan trotoar sebagai activity area sebesar 53% termasuk dalam kategori tidak nyaman dan kondisi fisik trotoar ditinjau dari pengukuran pada lebar trotoar dan pendataan LHR di Jln. El Tari seba, tergolong dalam trotoar yang tidak memenuhi syarat. Dalam peraturan perencanaan jalan, standar minimum lebar trotoar adalah 1,5 meter, Sedangkan lebar trotoar yang ada pada jalan El Tari seba 1,2 meter. Hal yang mempengaruhi sehingga trotoar di buat 1,2 m ialah berdasarkan informasi dari pihak PU kabupaten Sabu Raijua disamping kiri dan kanan lahan sudah di penuhi dengan pertokoan dan perumahan penduduk dan tidak ada pelebaran trotoar lagi sedangkan pertumbuhan lalu lintas cukup tinggi, tujuannya untuk memperlebar jalan sehingga LHR lebih lancar. Berdasarkan pendataan LHR diperoleh 1518/12 jam, sehingga sesuai aturan dan ketentuan trotoar di jalan EL Tari Seba harus sediakan trotoar dimana volume kendaraan lebih dari 1000/12 jam.