Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Agenda Setting of News Coverage on the Death of an Online Motorcycle Taxi Driver Caused by a Brimob Tactical Vehicle in Kompas.com and Liputan6.com Digital Media Khairani , Najmi Rizki; Himmah, Rif’atul
Edusight International Journal of Multidisciplinary Studies Vol. 2 No. 3 (2025): International Journal of Law Social Sciences and Management
Publisher : Yayasan Meira Visi Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69726/eijoms.v2i3.185

Abstract

This study aims to examine how two mainstream digital media outlets, Kompas.com and Liputan6.com, constructed the news agenda surrounding the death of an online motorcycle taxi (ojol) driver who was run over by a Brimob tactical vehicle during a demonstration riot in Jakarta in August 2025. The study employs the agenda-setting theory, using a qualitative approach and the content analysis method. Data were collected from online news articles published by both media outlets between August 28–31, 2025, that explicitly discussed the tragedy. The findings show that Kompas.com emphasized aspects of institutional responsibility and law enforcement accountability, while Liputan6.com focused more on humanitarian dimensions and social solidarity. These differences indicate that the process of media agenda formation is not neutral but is influenced by editorial orientation and audience characteristics. The study highlights the strategic role of the media in directing public attention toward issues of humanity and police violence in Indonesia
Analisis Framing Pemberitaan Misri Pada Kasus Kematian Brigadir Nurhadi Dalam Berita Di Media Online Tribunnews Dan detik.com Himmah, Rif’atul; Realita, Era; Khoirunnisa, Syfa
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v5i5.1012

Abstract

Kasus kematian Brigadir Nurhadi pada April 2025 di Gili Trawangan mendapat sorotan luas dari media daring nasional. Namun, pemberitaan media seperti Tribunnews.com dan Detik.com cenderung menonjolkan sosok perempuan bernama Misri, salah satu tersangka, dibandingkan fokus pada substansi kasus pembunuhan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing pemberitaan misri pada kasus kematian brigadir nurhadi dalam berita di media online tribunnews dan detik.com. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis dan metode analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki, dengan empat perangkat struktur analisis: sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Data primer diperoleh dari berita di Tribunnews.com dan Detik.com, sedangkan data sekunder berasal dari literatur akademik seperti buku, jurnal, penelitian terdahulu, tesis, dokumen, yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tribunnews.com dan Detik.com dalam membuat pemberitaan lebih memberi penonjolan pada Misri yang disebut-sebut sebagai salah satu tersangka kasus kematian Brigadir Nurhadi. Pada dua berita dari Tribunnews.com dan dua berita dari Detik.com lebih banyak mengekspose identitas dan latar belakang Misri dibanding membahas tentang kasus kematian Brigadir Nurhadi. Padahal dalam kasus tersebut, terduga penganiayaan yang berujung pembunuhan adalah Kompol Yogi dan Kompol Haris selaku atasan Brigadi Nurhadi. Kesimpulannya bahwasanya sorotan pemberitaan lebih diarahkan pada sosok Misri, yaitu tersangka perempuan, dibandingkan pada substansi peristiwa kriminal itu sendiri. Selain itu framing media dalam kasus pembunuhan Brigadir Nurhadi menunjukkan adanya bias gender yang kuat, di mana sosok Misri lebih di tonjolkan dari inti kasus sebagai tersangka perempuan.