Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Ruang Edukasi Politik Masyarakat: Wawasan dari Capres-Cawapres dalam Program Kampanye Pemilihan Presiden 2024 Prakoso, Bayujati; Fatharani, Rachela Belinda; Illahi, Fajar Kurnia; Himmah, Rif’atul; Realita, Era
JURNAL LANSKAP POLITIK Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unwahas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jlp.2024.2.2.11400

Abstract

Social media has become one of the primary media for political campaign activities, especially in the 2024 presidential election. This research tries to analyze how audience see the election dynamics and campaign programs of the candidates. Qualitative approach by utilizing Netlytic and ATLAS.ti version 9 was used to analyze the comments on YouTube. Researchers collecting some of comments from dialogue-based campaigns content on both platforms. The result shows that the audience respond positively to this kind of campaign content. Some of the keywords that appeared in the comments are leadership, intelligent, inspirational, public, education, etc. So, it can be said that audience positive response is a sign of success from the dialogue-based campaign that expected to make the public understand the programs of the candidates, as well as delivering the aspirations and problems they faced. On the other hand, in terms of the quantity of audience comments, 'Desak Anies' as a campaign activity/program is in the highest order, namely 29,902 comments, then in second place, 'Tabrak, Prof!' as many as 713 comments, then, in third place 'Slepet Imin' reached 416 comments, and finally 'Rembuk Ganjar' reached 68 comments. Apart from campaign programs, audience is free to comment on their sosial media about dynamics of the presidential election during the campaign period.Keywords: Audience Comments, Campaign Program, 2024 Presidential Election, Indonesia.
Analisis Framing Pemberitaan Misri Pada Kasus Kematian Brigadir Nurhadi Dalam Berita Di Media Online Tribunnews Dan detik.com Himmah, Rif’atul; Realita, Era; Khoirunnisa, Syfa
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v5i5.1012

Abstract

Kasus kematian Brigadir Nurhadi pada April 2025 di Gili Trawangan mendapat sorotan luas dari media daring nasional. Namun, pemberitaan media seperti Tribunnews.com dan Detik.com cenderung menonjolkan sosok perempuan bernama Misri, salah satu tersangka, dibandingkan fokus pada substansi kasus pembunuhan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing pemberitaan misri pada kasus kematian brigadir nurhadi dalam berita di media online tribunnews dan detik.com. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis dan metode analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki, dengan empat perangkat struktur analisis: sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Data primer diperoleh dari berita di Tribunnews.com dan Detik.com, sedangkan data sekunder berasal dari literatur akademik seperti buku, jurnal, penelitian terdahulu, tesis, dokumen, yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tribunnews.com dan Detik.com dalam membuat pemberitaan lebih memberi penonjolan pada Misri yang disebut-sebut sebagai salah satu tersangka kasus kematian Brigadir Nurhadi. Pada dua berita dari Tribunnews.com dan dua berita dari Detik.com lebih banyak mengekspose identitas dan latar belakang Misri dibanding membahas tentang kasus kematian Brigadir Nurhadi. Padahal dalam kasus tersebut, terduga penganiayaan yang berujung pembunuhan adalah Kompol Yogi dan Kompol Haris selaku atasan Brigadi Nurhadi. Kesimpulannya bahwasanya sorotan pemberitaan lebih diarahkan pada sosok Misri, yaitu tersangka perempuan, dibandingkan pada substansi peristiwa kriminal itu sendiri. Selain itu framing media dalam kasus pembunuhan Brigadir Nurhadi menunjukkan adanya bias gender yang kuat, di mana sosok Misri lebih di tonjolkan dari inti kasus sebagai tersangka perempuan.
INTERNALISASI BUDAYA DEMOKRASI SEJAK DINI MELALUI METODE SOSIALISASI INTERAKTIF DI SD NEGERI CANDISARI, KABUPATEN MAGELANG Nurhidayah, Siti; Prakosa, Farid Aji; Realita, Era; Khoerunisa, Syfa
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 12, No 5 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v12i5.10807

Abstract

Krisis demokrasi sering kali berakar pada lemahnya internalisasi budaya kewarganegaraan sejak masa formatif di tingkat sekolah dasar. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan antara pemahaman teoritis dan praktik nyata nilai-nilai demokrasi pada siswa di SD Negeri Candisari, Kabupaten Magelang. Intervensi difokuskan pada 51 siswa kelas 5 dan 6 dengan menggunakan metode Sosialisasi Interaktif Berbasis Simulasi Demokratis. Pendekatan ini secara khusus mengedepankan teknik role play pemilihan ketua kelas dan simulasi diskusi kelompok untuk mentransformasikan konsep abstrak menjadi tindakan sosial yang konkret.Hasil pengabdian menunjukkan tren positif pada indikator kognitif maupun etika publik. Secara kuantitatif, pemahaman kognitif siswa mengenai demokrasi meningkat sebesar 3,8%, sementara skor sikap dan etika publik naik sebesar 2,1%. Peningkatan paling signifikan ditemukan pada siswa kelas 5 dengan kenaikan skor mencapai 0,43 poin. Secara kualitatif, intervensi ini berhasil mereduksi perilaku dominan dan menumbuhkan budaya saling menghargai melalui praktik langsung. Kesimpulannya, model pembelajaran yang lebih simulatif dengan teknik role play terbukti jauh lebih efektif dalam menanamkan habitus demokratis dibandingkan metode ceramah konvensional. Program ini menyarankan pihak sekolah untuk mengadopsi pembelajaran simulatif secara rutin guna menjamin keberlanjutan nilai-nilai demokrasi dalam interaksi harian siswa.