Lesmana Alim, Melvi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Pembuatan Rumah dengan Stick Es Krim Cahaya Sari, Dewi; Amalia, Rizki; Lesmana Alim, Melvi
Jurnal Pendidikan Terintegrasi Vol. 4 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Dharma Pertiwi Kabupaten Kampar. Untuk itu diperlukan suatu penerapan yang konkret untuk dapat menemukan cara tepat berkenaan dengan kemampuan motorik halus anak, yaitu pembuatan rumah dengan stick es krim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah melalui penerapan pembuatan rumah dengan stick es krim dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak usia 5-6 tahun di TK Dharma Pertiwi Kabupaten Kampar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang merupakan suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan, yang sengaja di munculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama dengan Jumlah anak sebanyak 15 orang anak yang terdiri dari 7 orang anak laki-laki dan 8 orang anak perempuan. Teknik pengumpulan data pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik persentase. Dari hasil penelitian tindakan kelas dan pembahasan seperti telah diuraikan diperoleh kesimpulan terhadap hasil penelitian ini yaitu dengan penerapan kegiatan membuat rumah dengan menggunakan stick es krim dapat meningkatkan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Dharma Pertiwi Kabupaten Kampar. Motorik halus anak usia 5-6 di TK Dharma Pertiwi Kabupaten Kampar melalui penerapan kegiatan membuat rumah dengan menggunakan stick es krim mengalami peningkatan setiap siklusnya. Pada pra siklus diperoleh nilai rata-rata 35,42% dengan kriteria BB (Belum Berkembang). Setelah dilakukan perbaikan pada siklus I diperoleh nilai sebesar 56,04% dengan MB (Mulai Berkembang) dan pada siklus II diperoleh nilai sebesar 78,75% dengan kriteria BSB (Berkembang Sangat Baik).
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSI DENGAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Ramadani, Silvi; Viora, Dwi; Syahrul Rizal, Muhammad; Lesmana Alim, Melvi; Asilestari, Putri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41399

Abstract

The study is intended to improve writing skills on the fourth grade of primary school (SDN) 007 bangkinang, using contextual teaching and learning (CTL) approaches. This type of research is a collaborative class action study. Research design using the models of kemmis and robin McTaggart that include: planning, action, observation, and reflection. The study is carried out in two cycles. The subject of this study is the fourth graders of 007 bangkinang who numbered 22 students. The instruments used were the test of writing and observation ability. The technical data analysis is the quantitative descriptive analysis technique. The results of the study on the improvement of the decomposition skills using a CTL approach in the fourth grade of 007 should be a 2024/2025 state student before applying the 20/2025 rating of the student's starting point of view before applying the CTL rating of the value of writing an essay of 65.66, on the I cycle increasing to 69.04 and on cycle ii increasing to 75.40. CTL approach application measures to the study are: 1) constructing a student's knowledge with a q and a, 2) conducting an incubation activity by making direct observations of the school environment, 3) developing a student's curiosity by asking, 4) creating a learning community by forming a study group, 5) presenting a model as a learning group, and 6) Conduct an assessment of the student writing results.