Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

A Literature Approach: Dynamics of Strategic Management in Increasing the Effectiveness of Public Service Setiawati, Erlina; Fitriana, Herna Fita; Ayatulloh; Maliki, B.I
Cendekia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 17 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Center of Language and Cultural Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30957/cendekia.v17i2.881

Abstract

Abstrak Organisasi yang bergerak dalam bidang pelayanan publik tentu memiliki tantangan yang dinamis, perubahan terus terjadi seiring perkembangan zaman dan perilaku customer. Pelayanan public perlu memberikan kualitas yang sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat, sehingga masyarakat tersebut bisa memberikan feedback yang baik dan menjadi loyal. Tantangan yang sangat kompleks tentu menjadi hal utama yang perlu mendapatlkan solusi terbaik sehingga pelayanan yang diberikan bisa mencapai tingkat kepuasan pelanggan yang lebih baik. Manajemen strategis dalam konteks layanan publik menjadi semakin penting dalam menghadapi tuntutan yang kompleks dan dinamis. Focus utama artikel ini membahas tentang dinamika manajemen strategis dapat meningkatkan efektivitas layanan publik, dengan menggunakan pendekatan literatur untuk menggambarkan hubungan antara faktor-faktor kunci dalam manajemen strategis dan hasil layanan publik yang lebih baik. Tujuan analisis ini untuk mengetahui 1) Peran kepemimpinan terhadap efektifitas layanan public, 2) Tantangan utama pelayanan public dalam mengimplementasikan manajemen strategis, 3) strategi pengambilan keputusan yang adaptif untuk meningkatkan efektifitas layanna publik, 4) peran kemitraan yang produktif dengan pemangku kepentingan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif khususnya library method, berdasarkan hasil penelitian terdahulu yang relevan dalam lima tahun terakhir dan buku-buku up to date (5 tahun terakhir). Hasil analisis temuan utama menunjukkan bahwa manajemen strategis yang baik dapat mengarah pada peningkatan kualitas layanan, efisiensi operasional, dan kepuasan pemangku kepentingan. Implikasi dari temuan ini untuk praktik manajemen publik adalah pentingnya mengintegrasikan pendekatan manajemen strategis yang dinamis dan adaptif dalam merespons perubahan lingkungan yang cepat. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami lebih dalam bagaimana faktor-faktor ini saling berinteraksi dan bagaimana implementasi praktik-praktik terbaik dapat mengoptimalkan efektivitas layanan publik secara keseluruhan.
Exploring the Chasm: Vision-mission Gap and Organizational performance at PT. Telkom from an Educational Perspective Setiawati, Erlina; Fita Fitriana, Herna; Ayatulloh; Munawaroh
Cendekia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 18 No. 1 (2024): April
Publisher : Center of Language and Cultural Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the gap between vision and mission and organizational performance at PT. Telkom through a literature review approach. A vision and mission is a strategic foundation that defines the long-term direction and goals of an organization. However, there is often a mismatch between the vision-mission statement and its implementation, which often becomes the main obstacle in achieving optimal performance. The research results show that internal communication, leadership, organizational culture and performance measurement systems have a significant influence on the success of implementing the vision and mission. The gaps that occur can affect employee satisfaction, customer loyalty and organizational competitiveness. Recommendations that can be given through this article are the importance of routine vision and mission evaluation, involving employees in strategy formulation and implementing a performance measurement system that is in line with strategic goals. Thus, this research provides relevant insights for practitioners and academics to understand and overcome challenges related to the vision-mission gap in large organizations such as PT. Telkom.
Tarekat Haddadiyah di Nusantara Abad Ke-17: Transmisi Intelektual, Jaringan Spiritualitas, dan Dinamika Lokalitas dalam Perspektif Tasawuf Yasir, Yasirul Musyaffa; Jazilah, M Syukron; Gina Husniati Zahra; Ayatulloh
Hikamia: Jurnal Pemikiran Tasawuf dan Peradaban Islam Vol. 6 No. 1 (2026): Hikamia: Jurnal Pemikiran Tasawuf dan Peradaban Islam
Publisher : Ma'had Aly Idrisiyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58572/hkm.v6i1.202

Abstract

This article investigates the evolution of the Haddadiyah Sufi order in 20th-century Indonesia by examining its intellectual transmission, spiritual networks, and local adaptations. Rooted in the teachings of Imam al-Habib Abdullah bin Alawi al-Haddad of Hadramaut, the Haddadiyah order represents a form of amali (practical) Sufism that harmonizes ritual practices, spiritual ethics, and inclusive religious engagement. Employing a qualitative approach based on textual analysis and historical interpretation, this study reveals how the Haddadiyah tradition was disseminated through non-formal religious circles and the dynamic roles of Ba‘Alawi scholars. The findings highlight the order’s success in embedding its spiritual practices into local cultures while maintaining theological authenticity. Furthermore, the use of digital platforms and women-led majelis illustrates its adaptability to contemporary demands. The Haddadiyah model promotes values such as love, sincerity, humility, and social empathy, positioning Sufism not merely as a mystical path but as a transformative force in shaping moderate Islamic civilization. Keywords: Ba‘Alawi, dhikr, Hadramaut, moderation, Sufism Abstrak Artikel ini menelaah perkembangan Tarekat Hadadiyah di Indonesia pada abad ke-20 dengan menitikberatkan pada transmisi intelektual, jaringan spiritual, serta proses adaptasinya terhadap konteks lokal. Bersumber dari ajaran Imam al-Habib Abdullah bin Alawi al-Haddad di Hadramaut, Hadadiyah mencerminkan model tasawuf amali yang memadukan ritual dzikir, etika spiritual, dan keterlibatan keagamaan yang inklusif. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dan analisis historis-konseptual, penelitian ini mengungkap bahwa penyebaran Hadadiyah berlangsung melalui struktur keagamaan nonformal dan peran aktif ulama dari jaringan Ba‘Alawi. Temuan menunjukkan bahwa tarekat ini berhasil berakulturasi dengan budaya lokal tanpa kehilangan keotentikan ajaran. Selain itu, pemanfaatan media digital serta partisipasi perempuan dalam majelis taklim memperlihatkan daya adaptif Hadadiyah terhadap zaman modern. Nilai-nilai seperti cinta, kejujuran, tawadhu‘, dan kepedulian sosial menjadi inti ajaran, menjadikan tasawuf Hadadiyah tidak hanya sebagai jalan spiritual personal, tetapi juga sebagai kekuatan transformasi peradaban Islam moderat yang inklusif.