Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Mahasiswa KKN Reguler Universitas Muhammadiyah Enrekang Di Desa Bontongan Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang Inarmiwati, Inarmiwati; Alda, Alda; Nasra, Jamaluddin; Nadiaturrahmah, Nadiaturrahmah; Asma, St.; Yasir, Muh; Muhajir, Muhajir
MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT Vol 6 No 1 (2024): MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT
Publisher : LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan wujud nyata dari tugas dosen dan mahasiswa dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni aspek pengabdian. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat desa Bontongan, maka terjadi sinergi antara perguruan tinggi dengan masyarakat sebagai wujud knowledge demokrasi. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan empati dan kepedulian mahasiswa, kontribusi melalui aktivitas langsung dalam membantu di tengah masyarakat dan sebagai sarana tidak langsung dalam promosi dan branding institusi. Pengabdian dilakukan melalui kegiatan: menyelenggarakan seminar tentang kewirausahaan yaitu pelatihan Digital Marketing dengan edukasi pemanfaatan sosial media sebagai sarana penjualan produk dan jasa, menyelenggarakan seminar tentang agroteknologi yaitu pelatihan pembuatan Hydroponik, Kompos dan Pestisida Nabati, pembenahan tempat umum, kerja bakti pada fasilitas umum seperti : perbaikan pipa air bersih dan pengeecoran kolam dan membantu masyarakat menanam padi, ikut berpartisipasi pada kegiatan masyarakat seperti turnamen olahraga, senam sehat dan pengajian rutin, menanam tanaman pelindung pada setiap pekarangan tempat umum dan acara keagamaan yaitu Gebyar Anak Shaleh. Hasil pengabdian bermanafaat bagi masyarakat khususnya masyarakat desa Bontongan sebagai tambahan informasi dalam mengelola dan mengembangkan usaha dan pertaniannya.
Penggunaan Pembenah Tanah untuk Pertanian Padi Organik di Kabupaten Blora: Penelitian Waskitoaji, Wihatmoko; Yasir, Muh; Iksan, Zainuri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3593

Abstract

Blora Regency is one of the national rice production centers in Central Java Province. The history of rice farming in this region has been well established since the era of the Mataram Kingdom and continued through the period of Indonesian independence. During the New Order government, the use of chemical fertilizers was heavily promoted to increase agricultural productivity. However, it has recently been recognized that the continuous and long-term use of chemical fertilizers has led to soil fertility degradation and a decline in productivity. Over time, maintaining productivity has required increasing amounts of chemical fertilizers each year. Aware of this vicious cycle, farmer groups in Blora Regency have started to move away from chemical fertilizers and transition toward organic farming practices. To support soil restoration efforts and improve the productivity of organic rice fields, the National Research and Innovation Agency introduced a microbe-based soil ameliorant. As a result, the health of rice fields improved, as evidenced by rice yields reaching 9 tons per hectare without the use of chemical fertilizers. Through organic farming practices supported by microbe-based soil ameliorants, production costs were significantly reduced, while organic rice could be sold at a higher price. This has the potential to enhance the welfare of farmers in the region.