Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Pembenah Tanah untuk Pertanian Padi Organik di Kabupaten Blora: Penelitian Waskitoaji, Wihatmoko; Yasir, Muh; Iksan, Zainuri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3593

Abstract

Blora Regency is one of the national rice production centers in Central Java Province. The history of rice farming in this region has been well established since the era of the Mataram Kingdom and continued through the period of Indonesian independence. During the New Order government, the use of chemical fertilizers was heavily promoted to increase agricultural productivity. However, it has recently been recognized that the continuous and long-term use of chemical fertilizers has led to soil fertility degradation and a decline in productivity. Over time, maintaining productivity has required increasing amounts of chemical fertilizers each year. Aware of this vicious cycle, farmer groups in Blora Regency have started to move away from chemical fertilizers and transition toward organic farming practices. To support soil restoration efforts and improve the productivity of organic rice fields, the National Research and Innovation Agency introduced a microbe-based soil ameliorant. As a result, the health of rice fields improved, as evidenced by rice yields reaching 9 tons per hectare without the use of chemical fertilizers. Through organic farming practices supported by microbe-based soil ameliorants, production costs were significantly reduced, while organic rice could be sold at a higher price. This has the potential to enhance the welfare of farmers in the region.
City Branding Kabupaten Bangka Selatan Sebagai Kota Nanas Melalui Optimalisasi Produktivitas Nanas Al Karim, Malik; Waskitoaji, Wihatmoko; Atika Maso, Rizq; Iksan, Zainuri; Prakoso, Ananda
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 12 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i12.3810

Abstract

Kabupaten Bangka Selatan memiliki potensi besar sebagai penghasil nanas, dengan varietas unggulan lokal yaitu Nanas Bikang. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan dan merumuskan strategi pengembangan Kabupaten Bangka Selatan sebagai Kota Nanas melalui pendekatan City branding dengan mengoptimalkan produktivitas komoditas. Penelitian menggunakan metode analisis deskriptif-eksploratif dengan mengacu pada enam indikator City branding menurut Anholt (2007), yaitu: Presence, Potential, Place, People, Pulse, dan Prerequisite. Data dikumpulkan dari sumber sekunder berupa dokumen kebijakan daerah, data statistik BPS, serta publikasi terkait produksi dan pemasaran nanas. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kabupaten Bangka Selatan telah memiliki landasan awal melalui penetapan logo dan ikon nanas, namun produktivitas dan pangsa pasar nanas masih perlu ditingkatkan secara signifikan. Berdasarkan analisis indikator, penelitian ini merekomendasikan dua langkah strategis: (1) penyusunan peraturan daerah yang menetapkan Kabupaten Bangka Selatan sebagai Kota Nanas, disertai dengan dokumen strategi City branding yang terukur berdasarkan enam indikator Anholt; dan (2) penguatan agrowisata terpadu dan terintegrasi dengan mengoptimalkan atraksi wisata berbasis nanas. Dengan implementasi rekomendasi ini, diharapkan Kabupaten Bangka Selatan dapat membangun identitas daerah yang kuat, meningkatkan nilai ekonomi komoditas nanas, serta memperkuat daya saing di tingkat regional dan nasional.