Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : REKA KARSA

Potensi dan Kendala Penerapan Teknologi 3D printing dalam Penyediaan Hunian Layak dan Terjangkau di Indonesia Haerdy, Ratu Sonya Mentari; Nurzannah, Indah Fazrin
Reka Karsa: Jurnal Arsitektur Vol 11, No 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v11i3.9982

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi dan metode membangun dalam arsitektur terus berkembang hingga saat ini. Hal tersebut merupakan tantangan bagi seorang perancang untuk selalu berinovasi dengan memanfaatkan teknologi tersebut. Teknologi fabrikasi digital secara 3D printing sudah dimanfaatkan oleh beberapa negara di dunia dalam memproduksi hunian dalam waktu singkat dengan biaya yang efisien. Pemenuhan kebutuhan perumahan masyarakat hingga saat ini masih menjadi prioritas pemerintah, sehingga diharapkan dengan adanya inovasi dan metode membagun cepat yang lebih mutakhir dapat dijadikan sebagai alternatif solusi atas permasalahan yang dihadapi. Oleh karena itu, kajian mengenai teknologi fabrikasi menjadi urgensi saat ini untuk menggali berbagai potensi jika diterapkan di Indonesia, khususnya dalam lingkup penyediaan rumah layak dan terjangkau berbasis pada teknologi fabrikasi digital. Hasil dari berbagai kajian literatur menunjukkan bahwa teknologi 3D printing dalam produksi hunian di Indonesia masih memiliki sejumlah kendala diantaranya adalah kapasitas sumber daya manusia, ketersediaan material dan alat, dan keterbatasan penelitian mengenai aplikasi nyata teknologi 3D printing di Indonesia dan dunia.Kata kunci: 3D printing, fabrikasi digital, hunian terjangkau  AbstractThe development of technology and construction methods in the field of architecture is still growing today. Always innovating by using technology is a challenge for a designer. 3D printing digital fabrication technology has been used by several countries in the world to produce housing in a short time at an efficient cost. The fulfillment of the housing needs of the community has been a priority. The existence of digital fabrication methods can be used as an alternative solution in order to face the problems. Therefore, the study of fabrication technology is urgent at this time to explore the various potentials when applied in Indonesia, especially in the scope of the provision of decent and affordable housing on the basis of digital fabrication technology. The results of various literature reviews show that the 3D printing technology in housing production in Indonesia still has a number of obstacles, including the capacity of human resources, the availability of materials and tools, and the limited research on the real application of 3D printing technology in Indonesia and the world.Keywords: 3D printing, digital fabrication, housing affordability
Penerapan Tema Arsitektur High Tech Pada Rancangan Sentra Pemuda Bojongsoang, Kabupaten Bandung Prakoso, Dito Dwi Nasar; Subekti, Bambang; Haerdy, Ratu Sonya Mentari
Reka Karsa: Jurnal Arsitektur Vol 13, No 2
Publisher : Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v13i2.14358

Abstract

ABSTRAK Kajian ini membahas perancangan Sentra Pemuda Bojongsoang di Kabupaten Bandung, yang bertujuan mewadahi aktivitas generasi muda yang produktif serta menjadi wadah ekspresi yang kontemporer, efektif, dan ramah lingkungan dengan tampilan ikonik. Populasi usia produktif di Kabupaten Bandung semakin meningkat dan kebutuhan mendesak akan wadah pengembangan potensi serta relasi bagi komunitas muda, terutama di bidang seni, olahraga, dan sosial sangat dibutuhkan. Dengan adanya bangunan Sentra Pemuda diharapkan mampu memfasilitasi kebutuhan dengan baik. Kajian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif, mengintegrasikan konsep Arsitektur High Tech—yang menonjolkan struktur dan estetika futuristik—dengan prinsip Sustainable Design, yang fokus pada efisiensi energi, pemanfaatan material daur ulang seperti peti kemas, dan sumber daya terbarukan. Kebaruan yang dihasilkan adalah integrasi kedua konsep ini pada tipologi Sentra Pemuda, menciptakan efisiensi konstruksi, hemat biaya, minim limbah, serta ruang inspiratif. Hasilnya, bangunan Sentra Pemuda ini menjadi contoh desain yang kontemporer, efektif, ramah lingkungan, dan ikonik, berkontribusi pada pelestarian lingkungan.Kata kunci: bojongsoang, high tech, sentra pemuda, sustainable design  ABSTRACT This study discusses the design of the Bojongsoang Youth Center in Bandung Regency, which aims to accommodate the activities of the productive young generation and become a contemporary, effective, and environmentally friendly place of expression with an iconic appearance. The productive age population in Bandung Regency is increasing and the urgent need for a place to develop potential and relationships for the young community, especially in the fields of art, sports, and social is urgently needed. The existence of the Youth Center building is expected to be able to facilitate these needs well. This study uses a qualitative descriptive analysis method, integrating the concept of High Tech Architecture—which emphasizes futuristic structures and aesthetics—with the principles of Sustainable Design, which focus on energy efficiency, the use of recycled materials such as containers, and renewable resources. The resulting novelty is the integration of these two concepts in the Youth Center typology, creating construction efficiency, cost savings, minimal waste, and an inspiring space. As a result, the Youth Center building is an example of contemporary, effective, environmentally friendly, and iconic design, contributing to environmental conservation.Keywords: bojongsoang, high tech, sustainable design, youth center