Artikel ini membahas tentang kurikulum terbaru yang dibuat oleh kemendikbud yaitu kurikulum merdeka, setelah banyak pergantian kurikulum utamanya setelah pandemi covid-19 kurikulum merdeka ini tentunya terdapat banyak problematika atau permasalahan dalam mengimplementasikannya di setiap lemaga pendidikan. Peneliti sendiri memfokuskan penelitian di SMKN 4 Malang dan hanya meneliti bidang mata pelajaran Pendidikan Agama Islam & Budi Pekerti (PAI-BP), metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif yang akan menggali informasi dengan wawancara mendalam dari narasumber pelaku kurikulum merdeka belajar baik dari guru atau siswa untuk mengetahui permasalahan apa saja yang didapatkan selama mengimplementasikan kurikulum merdeka dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMKN 4 Malang, serta mendeskripsikan dengan jelas apa saja yang menjadi permasalahan dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka tersebut. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif peneliti bisa mengetahui permasalahan dari implementasi kurikukum merdeka ini terbagi menjadi permasalahan dari siswa & guru, permasalahan dari siswa yaitu belum terbiasa dengan kurikulum merdeka yang sebelumnya siswa terbiasa mempelajari materi dengan model kurikulum 2013, sedangkan permasalahan dari pendidik yaitu 1) Kurangnya kreatifitas guru dalam menyusun strategi pembelajaran, 2) Pemilihan metode pembelajaran PAIBP, 3) Pengondisian kelas.