Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

EKSISTENSI GURU PROFESIONAL DALAM MENGAKOMODASI SEKOLAH Asnita; Rosdiana
Inspiratif Pendidikan Vol 12 No 2 (2023): JURNAL INSPIRATIF PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v12i2.45278

Abstract

The subject matter of this research is about how the existence of professional teachers in accommodating schools at SDIT Azzahrah Gowa, Samata Village, Somba Opu District, Gowa Regency. This research aims to 1) Knowing the performance of professional teachers at SDIT Azzahrah Gowa, 2) Describe professional teachers accommodating schools in SDIT Azzahrah Gowa, and 3) Find the principal's policy in forming professional teachers in SDIT Azzahrah Gowa. This type of research is a descriptive qualitative research that is contained in participant observation which produces data and information in the form of words or sentences that come from the object of observation, using a pedagogical and sociological approach that explains descriptively and has primary data sources and secondary data. Data collection methods are observation and interview methods. The data processing and analysis techniques use data reduction, data presentation, and data verification and use triangulation techniques as a submission of data validity both technique, time and source triangulation. The results of the interviews showed that 1) The existence of professional teachers in schools is very helpful in improving the quality of education, because the principal conducts training related to professional teachers in schools and teachers show complete administration in learning, 2) The application of professional teachers carried out by teachers in schools is by fulfilling the tools of teaching needs, attendance, making academic calendars, working meetings with other teachers, and proven by attending trainings to improve professional teachers in accommodating schools, 3) Reporting the existence of professional teachers in accommodating schools is evidenced by the improved performance of teachers in making lesson plans, timely attendance to school, good information systems, teacher leadership shows good examples, and conducts evaluations in a timely manner. The implication of the research is that teachers should be professional in carrying out their duties as educators in order to be able to make a good contribution in accommodating schools and it is hoped that this research can be an input and reference for further research
Penerapan Praktik Akuntansi Manajemen Pada UMKM di Kota Makassar Asnita; Ansyarif Khalid; Abdul Salam
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 7 No. 3 (2024): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia memiliki peran vital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Meskipun kontribusinya sangat signifikan, UMKM menghadapi berbagai tantangan dalam penerapan Praktik Akuntansi Manajemen (PAM). PAM mencakup pengukuran, analisis, dan pelaporan informasi keuangan serta non-keuangan, yang sangat penting untuk pengambilan keputusan dan pengelolaan sumber daya dalam meningkatkan nilai bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana PAM diterapkan di UMKM Kota Makassar, serta faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi praktik tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap beberapa UMKM di Kota Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PAM bervariasi tergantung pada skala bisnis, sumber daya yang tersedia, dan tingkat literasi keuangan pelaku usaha. Beberapa UMKM yang lebih maju telah mengadopsi teknologi akuntansi modern dan melibatkan konsultan eksternal untuk meningkatkan efisiensi, sementara yang lain masih bergantung pada metode konvensional seperti pencatatan manual. Meskipun ada kesadaran akan pentingnya PAM, implementasinya masih terbatas oleh kendala seperti kurangnya pengetahuan, biaya tinggi, dan akses terbatas terhadap teknologi. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan adopsi PAM di kalangan UMKM melalui pelatihan, bimbingan teknis, dan penguatan kebijakan pemerintah untuk mendukung literasi keuangan. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan UMKM di Kota Makassar dapat lebih berdaya saing dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian nasional.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA Materi Jenis-Jenis Pesawat Sederhana Dengan Menerapkan Metode Pembelajaran Kooperatif Teknik Jigsaw Asnita
Journal Civics And Social Studies Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Civicos Vol 2 No 2 Tahun 2018
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v2i2.290

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya proses pembelajaran dan perolehan hasil belajar yang tidak seimbang antara aspek kognitif, afektif dan psikomotor di SD Negeri Tebet Barat 01 Kecamatan Tebet Jakarta Selatan. Subjek penelitian dilakukan di kelas V SD dengan jumlah siswa 30 orang yang terdiri dari 15 orang siswa laki-laki dan 15 orang siswa perempuan. Perbaikan di titik beratkan pada pemilihan model pembelajaran, agar model yang dipilih lebih mengutamakan keterlibatan siswa secara efektif di dalam memahami dan menerapkan konsep yang dipelajarinya, model yang dimaksud adalah model penerapan metode pembelajaran koperatif teknik jigsaw. Upaya guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa tentang konsep jenis-jenis pesawat sederhana melalui model koperatif teknik jigsaw diawali dengan menyusun perencanaan pembelajaran yang mengacu pada KTSP 2006, pelaksanaan pembelajaran melalui alur (a) Pengungkapan pengetahuan awal, (b) Eksplorasi, (c) Diskusi dan Penjelasan konsep dan (d) Pengembangan dan Aplikasi konsep. Dari data hasil analisis terhadap pengetahuan awal siswa, terbukti bahwa pemahaman terhadap konsep jenis-jenis pesawat sederhana siswa masih sangat minim. Dalam proses pembelajaran IPA, siswa mengalami perkembangan dalam aspek keterampilan mengamati, mengkomunikasikan, berdiskusi. Sikap ilmiah siswa pun mengalami peningkatan baik selama proses pembelajaran maupun setelah proses pembelajaran diantaranya; sikap bekerja sama, dan sikap ingin tahu. Aktivitas di luar jam pelajaran dari siklus I pertemuan 1, siklus I pertemuan 2, siklus II pertemuan 1 sampai siklus II pertemuan 2 semakin berkurang dan pembelajaran semakin efektif dan tentunya menyenangkan. Pada siklus I pertemuan 1 hasil belajar siswa meningkat dengan rata-rata nilai 63,50. Pada siklus I pertemuan 2 hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 70,83 dari siklus sebelumnya. Pada siklus II pertemuan 1 hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 81,00 dari siklus sebelumnya. Dan siklus II pertemuan 2 rata–rata nilai 87,40. Peningkatan hasil belajar ini sebagai bukti bahwa model koperatif teknik jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa tentang konsep jenis-jenis pesawat sederhana pada pembelajaran IPA di kelas V Sekolah Dasar dalam II siklus tindakan.
Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Kepuasan & Kepercayaan Stakeholders Asnita; Grace Indah Simanjuntak; Novita Srimida Barus; Syaiful Azuar; Wibi Tri Nugraha; Wilchan Robain
Jurnal Manajemen, Hukum dan Sosial Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Jurnal Manajemen, Hukum dan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmhs.v3i1.89

Abstract

Good Corporate Governance (GCG) adalah kerangka fundamental dalam pengelolaan perusahaan yang bertujuan memastikan transparansi, pertanggungjawaban, dan perlakuan yang adil. Di tengah perkembangan dunia bisnis yang semakin dinamis dan kompetitif, penerapan GCG berperan sebagai pilar utama dalam membangun lingkungan usaha yang berintegritas, beretika, dan berorientasi jangka panjang. Studi ini berfokus pada mengevaluasi dampak penerapan GCG terhadap tingkat kepercayaan dan kepuasan berbagai pemangku kepentingan perusahaan. Pemangku kepentingan dalam konteks ini meliputi tidak hanya investor, tetapi juga pekerja, konsumen, rekanan bisnis, komunitas sekitar, serta instansi pemerintah. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan tinjauan literatur, penelitian ini menganalisis berbagai kasus seperti BRI, Jiwasraya, Enron, dan Unilever, baik di dalam maupun luar negeri. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa konsistensi dalam menjalankan prinsip GCG mampu memperkuat kepercayaan masyarakat, meningkatkan loyalitas investor, serta memenuhi harapan stakeholder internal dan eksternal. Di sisi lain, ketidakpatuhan terhadap prinsip GCG dapat memicu hilangnya kepercayaan, kerugian material, hingga kebangkrutan bisnis. Dengan demikian, integrasi GCG ke dalam strategi perusahaan menjadi langkah krusial dalam memperkuat citra dan memastikan kelangsungan bisnis di masa depan. Kata Kunci: Good Corporate Governance, Stakeholders, Kepercayaan, Kepuasan
Analisis Studi Kelayakan Bisnis Pada UMKM Namiyah Gif Ditinjau Dari Aspek Pasar Dan Pemasaran, Aspek Sumber Daya Manusia, Aspek Manajemen Dan Aspek Teknis Dan Teknologi Ahmad Ali Imron; Asnita; Dwi Arni Syakila; Puji Afriyeni
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 6 (2025): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i6.368

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis studi kelayakan bisnis UMKM Namiyah Gift dilihat dari aspekaspek pasar dan pemasaran, sumber daya manusia, manajemen, serta teknis dan teknologi. UMKM Namiyah Gift, dalam konteks ini, memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan, namun apa yang diperlukan oleh bisnis ini adalah analisis kelayakan bisnis yang komprehensif untuk memastikan bahwa bisnis ini bisa berkesinambungan serta berhasil di tengah persaingan pasar yang ketat dan dinamika ekonomi yang tidak menentu. Dalam penyelidikan ini digunakan prosedur analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan dari wawancara mendalam dengan pemilik UMKM dan observasi langsung, serta dibaca dalam literatur ilmiah terkait.
Jump rope games as a medium for gross motor development in early childhood Asnita; Agusniatih, Andi; Awalunisah, Sita
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2025): Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/al-athfaal.v82.28657

Abstract

Background: Early childhood education (ages 3–6 years) is known as a golden developmental period that requires appropriate stimulation to optimize all developmental domains, including gross motor skills. Observations conducted at TK Mololisan Rano Balaesang Tanjung revealed that children’s gross motor abilities had not yet developed as expected, as indicated by weak balance, strength, and agility due to limited physical activity. One potentially effective solution is the use of traditional physical play, such as jump-rope games, which stimulate gross motor performance. Objective: This study aims to examine the influence of jump-rope play activities on the gross motor skills of children in Group A. Method: This research employed a quantitative descriptive design. The study involved 10 children (3 boys and 7 girls) who participated in the program for three weeks. Data were collected through observation, documentation, and interviews, then analyzed using descriptive statistics and inferential testing with a t-test. Results: The findings indicate that jump-rope play had a significant effect on improving children’s gross motor abilities, particularly in the aspects of balance, agility, and coordination. Conclusion: Jump-rope activities may serve as an enjoyable learning medium that effectively supports the development of gross motor skills in early childhood.
The Role of Multitalented Teachers in Optimizing Students' Interests, Talents, and Learning Achievements at SMAN 1 Pringgarata Ahmad Ali Jazali; Asnita; Aini Lestari; Farhuriah; Dinde Najwa Aira Salsabila; Edy Herianto
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v9i1.1916

Abstract

This study aims to identify the role of multitalented teachers in increasing the interest, talent, and learning achievement of students at SMAN 1 Pringgarata. As educators who have expertise in various fields, multitalented teachers are expected to create a more engaging learning atmosphere and provide opportunities for students to develop their potential optimally. The method used in this study is a qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews, observations, and documentation studies. The results of the study show that multitalented teachers can make a significant contribution in developing students' interests and talents through innovative learning approaches, the use of various media, and the provision of motivation and guidance that suits the needs of students. In addition, the diversity of teacher skills also plays a role in creating a learning environment that supports the achievement of students' academic achievements. This research suggests the importance of developing multi-talented competencies in teachers to support better quality education in schools.
TRANSFORMASI PENDIDIKAN MELALUI SEKOLAH DIGITALDAN PROGRAM LITERASI SEKOLAH: STUDI KASUS SMP NEGERI 2 MATARAM Asnita; Aulia Laela Rahmah; Mohamad Mustari
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6615

Abstract

Artikel ini mengulas pelaksanaan sekolah digital serta peningkatan program literasi di SMP Negeri 2 Mataram, berdasarkan wawancara dengan pihak pengelola sekolah. Pembahasan ini menyoroti langkah awal dalam digitalisasi proses belajar mengajar, aturan penggunaan alat digital, pemanfaatan teknologi oleh pengajar, dukungan infrastruktur, serta cara pelaksanaan program literasi yang terpadu dalam aktivitas intrakurikuler dan ekstrakurikuler. Temuan menunjukkan bahwa SMP Negeri 2 Mataram memiliki dedikasi yang tinggi dalam mendorong pendidikan yang berlandaskan teknologi dan literasi, meskipun masih terdapat berbagai tantangan seperti kurangnya perangkat, variasi dalam kemampuan digital para guru, dan belum holistiknya sistem penilaian dalam pembelajaran digital. Program literasi yang dilaksanakan secara berkelanjutan terbukti efektif dalam meningkatkan budaya membaca dan prestasi akademik siswa. Dengan peningkatan kompetensi pengajar dan fasilitas yang lebih baik, sekolah ini memiliki potensi untuk menjadi contoh dalam pengembangan sekolah digital serta literasi.
Pelatihan Pelayanan Pasien Dalam Bahasa Inggris Bagi Calon Tenaga Kesehatan Di Akademi Keperawatan Rumah Sakit Marthin Indey Jayapura: - Rahayu, Budi; Yembise, Yohana; Asnita
J-Abdimas Cenderawasih Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jabdimascenderawasih.v3i2.5021

Abstract

This community service program aims to provide training to prospective healthcare workers at the Marthin Indey Hospital Nursing Academy (AKPER RSMI) in Jayapura in serving and managing English-speaking patients. Another objective of this community service program is to increase the motivation of AKPER RSMI students, as prospective healthcare workers, to learn English. This community service program took the form of training. The training included watching videos on working abroad as a nurse, lectures, discussions, and simulations. The training proceeded smoothly as planned. Participants received materials in the  lectures, then discussed the materials, and practiced them in simulations. In the final evaluation, participants felt they had benefited from the training and hoped to receive more similar training.